Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 16 Juni 2019 13:48
Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan


Ahad, 16 Juni 2019 11:13
Guru MDA Penderita Kanker Usus Dirujuk Dinkes Kampar ke Jakarta

Ahad, 16 Juni 2019 11:05
Nasib 5 Komisioner KPU Kuansing Menunggu Pleno DKPP RI

Ahad, 16 Juni 2019 11:00
Silaturahmi dengan Gubernur Riau, Apkasindo Keluhkan Harga Sawit

Ahad, 16 Juni 2019 04:26
Ops K2YD, Polsek Mandau Amankan Sejumlah Motor Balap Liar di Duri

Sabtu, 15 Juni 2019 21:53
Event Bakar Tongkang, Rohil Kedatangan Bule Perancis

Sabtu, 15 Juni 2019 20:44
Perduli Masyarakat, Polisi Bengkalis Bersih-bersih Rumah Ibadah dan Bantu Sembako

Sabtu, 15 Juni 2019 17:31
Mantap, Perpusdes Jangkang, Bengkalis Wakili Riau Lomba Tingkat Nasional

Sabtu, 15 Juni 2019 15:48
Pemkab Inhil Gelar Malam Resepsi Syukuran Milad ke-54 Tahun 2019

Sabtu, 15 Juni 2019 15:46
BLSDA Riau-Pemkab Kampar Teken MoU RPP Wisata Alam

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2019 07:49
Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut

Beredar berita kasus dugaan perselingkuhan seorang anggota DPRD Kuansing penyelidikannya distop, namun Kapolres Kauansing membantah. Berlanjut.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofah, Sik mengatakan kasus dugaan perselingkuhan Dz oknum Anggota DPRD Kuansing dengan J masih terus didalami untuk dilakukan penyidikan.

Muhammad Mustofah, membenarkan hal ini kepada riauterkini.comAhad (14/4/2019) siang kemarin, ketika dikonfirmasi via WhatsApp.

"Masih kita dalami dan cari bukti baru untuk penyidikannya," ujar Muhammad Mustofah, membalas pesan WhatsApp.

Kemudian, ketika wartawan menanyakan apakah benar tentang isu kasus dugaan perselingkuhan Dz ini dihentikan, Muhammad Mustofah, membantah itu tidak benar.

"Tidak benar," jawab Muhammad Mustofah singkat.

Sebelumnya, melalui salah satu pemberitaan media online, bahwa kasus ini dinyatakan telah dihentikan, bahkan media itu mencatut konfirmasi dari pihak kepolisian Polres Kuansing.

Namun, Kapolres sendiri saat dihubungi menyatakan itu tidak benar. Sehingga apa yang diberitakan media online itu adalah hoax serta terkesan ingin melakukan pembelaan terhadap terlapor Dz.

Kemudian, wartawan juga mencoba menghubungi pihak keluarga pelapor menanyakan tentang penghentian kasus ini, apakah ia mengetahuinya, bahkan ia terkejut saat wartawan menanyakan itu. Dengan nada sangat marah ia minta media tidak asal tulis.

"Kurang ajar oknum wartawan medianya, jangan asal tulis. Saya sudah lama cukup sabar, jangan menambah luka lagi pada keluarga kami. Kalau tujuannya ingin membela Dz, bukan disini tempatnya. Saya ingatkan jangan terlalu ikut campur. Wartawan itu kerjanya memang menulis tapi lihat-lihat juga, jangan asal tulis," ucap Eko dengan nada geram.

Dikatakan Eko, dirinya tidak akan tinggal diam mengenai persoalan ini dan ia terus memantau perkembangan kasus ini. Jika tidak selesai di Polres, ia akan menempuh ke tingkat yang lebih jauh. Untuk itu ia berharap kasus ini agar secepatnya bisa diselesaikan.

Dia juga berharap agar pihak kepolisian bisa berlaku profesional dalam menangani kasus ini untuk mengusutnya, dirinya meyakini pihak kepolisian tidak akan sembarangan dalam menangani kasus ini, sebab sudah viral sampai ke media nasional.

"Saya percaya pihak kepolisian tidak akan sembarangan menghentikannya, karena mereka adalah orang-orang profesional dan memahami masalah hukum dalam mengungkap kasus. Dan saya tegaskan kembali kepada pihak-pihak yang bukan urusanya jangan terlalu mencampuri masalah ini," tegas Eko.** (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Nasib 5 Komisioner KPU Kuansing Menunggu Pleno DKPP RI
- Ops K2YD, Polsek Mandau Amankan Sejumlah Motor Balap Liar di Duri
- Termasuk Seorang ASN Dishub Bengkalis,
Polisi Tangkap Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkotika

- Polres Kuansing Amankan 20 Paket Sabu di Sako Pangean
- Gerebek Rumah di Delima Pekanbaru, Polisi Ringkus Kurir Sabu dan Ekstasi Jaringan Malaysia
- Sepekan Menghilang, Remaja Asal KHS Kuansing Terus Dicari
- Bareskrim Polri Gelar Perkara Dugaan Korupsi Pipa PDAM Indragiri Hilir
- Lebaran Diduga 'Bisnis' Sabu, Dua Pemuda di Bengkalis Diringkus Polisi
- Polda Riau Bantah Wakil Bupati Bengkalis Muhammad Berstatus Tersangka
-
- Simpan Sabu di Tempat Beras, Pria di Duri Ini Ditangkap Polisi
- Kurang dari 24 Jam, 11 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Digulung Resnarkoba Polres Kampar
- Diduga Mencoba Bunuh Diri, Pria di Pekanbaru ini Ditemukan Berlumuran Muntah di Kamar Hotel
- Aksi Kejar-Kerjaran Warnai Penangkapan Pemilik Sabu 2 Kg di Pelalawan
- Diduga Cabuli ABG, Kades Pedekik Segera Jalani Sidang di PN Bengkalis
- Kapolda Riau Puas Operasi Ketupat Muara Takus 2019 Berjalan Kondusif
- Diduga Korban Tabrak Lari, Jenazah Pria Mr X Terlantar di RSUD Duri
- Hendak Transaksi, Buruh Pengedar Shabu di BS, Bengkalis Diamankan Polisi
- Diduga Rem Blong, Truck Box Bermuatan Air Kemasan Terguling di Kuansing
- 'Panen' Besar, Polres Pelalawan Amankan 2 Kg Sabu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com