Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

Kamis, 18 April 2019 18:59
Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya

Kamis, 18 April 2019 17:29
Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar

Kamis, 18 April 2019 17:03
Bupati Minta Warga Tunggu Hasil Resmi KPU

Kamis, 18 April 2019 16:39
‎Bupati Rohul Minta Disparbud Kelola Objek Wisata Air Panas di Desa Air Panas

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2019 07:49
Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut

Beredar berita kasus dugaan perselingkuhan seorang anggota DPRD Kuansing penyelidikannya distop, namun Kapolres Kauansing membantah. Berlanjut.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofah, Sik mengatakan kasus dugaan perselingkuhan Dz oknum Anggota DPRD Kuansing dengan J masih terus didalami untuk dilakukan penyidikan.

Muhammad Mustofah, membenarkan hal ini kepada riauterkini.comAhad (14/4/2019) siang kemarin, ketika dikonfirmasi via WhatsApp.

"Masih kita dalami dan cari bukti baru untuk penyidikannya," ujar Muhammad Mustofah, membalas pesan WhatsApp.

Kemudian, ketika wartawan menanyakan apakah benar tentang isu kasus dugaan perselingkuhan Dz ini dihentikan, Muhammad Mustofah, membantah itu tidak benar.

"Tidak benar," jawab Muhammad Mustofah singkat.

Sebelumnya, melalui salah satu pemberitaan media online, bahwa kasus ini dinyatakan telah dihentikan, bahkan media itu mencatut konfirmasi dari pihak kepolisian Polres Kuansing.

Namun, Kapolres sendiri saat dihubungi menyatakan itu tidak benar. Sehingga apa yang diberitakan media online itu adalah hoax serta terkesan ingin melakukan pembelaan terhadap terlapor Dz.

Kemudian, wartawan juga mencoba menghubungi pihak keluarga pelapor menanyakan tentang penghentian kasus ini, apakah ia mengetahuinya, bahkan ia terkejut saat wartawan menanyakan itu. Dengan nada sangat marah ia minta media tidak asal tulis.

"Kurang ajar oknum wartawan medianya, jangan asal tulis. Saya sudah lama cukup sabar, jangan menambah luka lagi pada keluarga kami. Kalau tujuannya ingin membela Dz, bukan disini tempatnya. Saya ingatkan jangan terlalu ikut campur. Wartawan itu kerjanya memang menulis tapi lihat-lihat juga, jangan asal tulis," ucap Eko dengan nada geram.

Dikatakan Eko, dirinya tidak akan tinggal diam mengenai persoalan ini dan ia terus memantau perkembangan kasus ini. Jika tidak selesai di Polres, ia akan menempuh ke tingkat yang lebih jauh. Untuk itu ia berharap kasus ini agar secepatnya bisa diselesaikan.

Dia juga berharap agar pihak kepolisian bisa berlaku profesional dalam menangani kasus ini untuk mengusutnya, dirinya meyakini pihak kepolisian tidak akan sembarangan dalam menangani kasus ini, sebab sudah viral sampai ke media nasional.

"Saya percaya pihak kepolisian tidak akan sembarangan menghentikannya, karena mereka adalah orang-orang profesional dan memahami masalah hukum dalam mengungkap kasus. Dan saya tegaskan kembali kepada pihak-pihak yang bukan urusanya jangan terlalu mencampuri masalah ini," tegas Eko.** (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda
- Dihadapan Ratusan Pencaker di Duri, Kadisnakertrans Bengkalis Berharap Peserta Serius
- Dua Dilumpuhkan Dengan Timah Panas, Lima Perampok di Rohul Diringkus
- Termasuk Pelajar, Polisi Ringkus Pengedar Ganja dan Sabu Puluhan Paket di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com