Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 April 2019 16:23
Baru Dua Kecamatan di Pelalawan Tuntas Gelar Rapat Pleno Pemilu

Selasa, 23 April 2019 16:19
‎Penetapan dan Penegasan Batas Desa di Kabupaten Rohul Baru di Tiga Kecamatan

Selasa, 23 April 2019 15:31
12.562 Pelajar SD Sederajat Bengkalis Ikuti USBN

Selasa, 23 April 2019 15:27
‎Pasca Pemilu 2019, Pansus DPRD Rohul Kembali Tancap Gas Bahas Tiga Ranperda

Selasa, 23 April 2019 14:09
Hari Kedua, Pelaksanaan UN Tingkat SMP di Pelalawan Lancar

Selasa, 23 April 2019 12:59
Berlangsung Lancar, Ketua DPRD Kuansing Apreasi Penyelenggara Pemilu 2019

Selasa, 23 April 2019 11:57
Dijadikan Lokasi Mesum Remaja, Pengamanan Kantor UPT Capilduk Mandau Harus Dibenahi

Selasa, 23 April 2019 11:51
Jabatan Dirut BRK Berakhir Hari ini, Kebijakan Diambil Alih 3 Direktur

Selasa, 23 April 2019 09:18
Mur dan Baut Jembatan Siak IV yang Dicuri Sudah Dipasang Lagi

Selasa, 23 April 2019 09:13
Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2019 13:01
Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna

Mobil box PT Sampoerna berisi rokok seharga Rp1.5 miliar dirampok. Otak pelaku masih diburu Polda Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Perkara tindak pidana curas yang terjadi di Rokan Hulu pada pertengahan Maret 2019 lalu terus mendapatkan perhatian Polda Riau. Dimana sebelumnya, Polda Riau berhasil ringkus dua tersangka selaku eksekutor dalam perkara tersebut.

Kanit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau, Julius Sitanggang menjelaskan dari keterangan dua tersangka yakni Jefriando dan Fuad yang ditangkap di Medan, kelompok ini beranggotakan 10 orang perlaku. "Otak curas ini adalah Amri (DPO). Kita masih buru dengan sisa pelaku lainnya," katanya.

Dikatakannya, komplotan ini merupakan jaringan Medan yang memang spesialis curas yang bisa dikatakan jaringan antar provinsi. Sementara, perkembangan terakhir sebelumnya tiga orang pelaku lain juga turut di ringkus oleh Polda Aceh.

"Tiga orang sudah lebih dulu diamankan Polda Aceh. Sedangkan dua orang yang berhasil kita tangkap adalah residivis kasus yang sama yang baru bebas 2 tahun lalu," tuturnya.

Dengan demikian, maka total pelaku masih ada lima orang lagi yang masih menjadi buronan petugas.

Jaringan ini juga termasuk jaringan yang bengis. Sebab, saat melakukan operasi komplotan ini kerap menggunakan senjata api. Seperti yang dilakukan dua eksekutor yang ditangkap oleh Polda Riau tersebut. Dimana setelah menghadang mereka masuk ke dalam truk dan mengancam sopir truk menggunakan senjata api. Sopir truk lalu diikat dan dibuang ke perkebunan sawit.

Kemudian komplotan ini lantas membawa kabur truk milik PT Sampoerna tersebut. Dimana dari pengembangan truk sebagai barang bukti ditemukan di perbatasan Kampar dan Rohul dengan kondisi box sudah lebih dulu dijual.

"Dari pemeriksaan, masing-masibg pelaku diupah Rp25 juta. Sementara mereka mengaku tidak mengetahui barang dijual kemana hanya dikatakan muatan di bongkar dan dipindahkan ke mobil lain," singkatnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar
- Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
- Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis

- Pelaku Penusukan dan Pengeroyokan Terhadap Anggota Polda Riau Ternyata Geng Motor
- Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara Dibagi-bagi
- Tewas Diduga Akibat Dianiaya Oknum Polisi, Empat Anak Warga Jake, Kuansing Kini Yatim
- Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com