Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2019 17:08
Tanggapi Pendemo, Waka DPRD Riau Janji Akan Sampaikan Tuntutan Hingga ke Pusat

Jum’at, 24 Mei 2019 17:05
Cegah Barang Haram Masuk, Dermaga BSL Bengkalis Bakal Dipasang X-Ray

Jum’at, 24 Mei 2019 16:35
Terkesan Sengaja Dibiarkan Terbengkalai,
Warga Meskom, Bengkalis Pertanyakan Lampu Jalan Setahun Tak Nyala


Jum’at, 24 Mei 2019 16:21
Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 15:44
Perbup Sudah Diteken Bupati,
Pemkab Rohul Alokasikan Rp25 Miliar untuk THR ASN dan 45 Anggota DPRD


Jum’at, 24 Mei 2019 15:40
‎Begini Cara Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian Membina Warga Binaan di Bulan Suci Ramadhan

Jum’at, 24 Mei 2019 15:38
Guru, Wali Murid dan Pelajar SMAN 2 Bengkalis Santuni Anak Yatim dan Anak Kurang Mampu Belasan Juta Rupiah

Jum’at, 24 Mei 2019 15:34
Partisipasi Pemilih Pemilu di Bengkalis 80 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 15:31
Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan

Jum’at, 24 Mei 2019 15:29
Gedung Baru SDN 019 Air Hitam,Kuansing Diresmikan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Propam Polda Riau memeriksa lima anggota Satreskrim Polres Kuansing terkait kematian warga Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah. Ia tewas dengan banyak luka lebam di wajahnya pasca ditangkap polisi.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - 5 Anggota Satreskrim Polres Kuansing, sejak Jum'at lalu sudah menjalani pemeriksaan terkait kematian Andri Arisko, warga Desa Jake Kecamatan Kuatan Tengah, Kuansing.

Demikian disampaikan Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustafah, Sik saat meggelar jumpa pers dengan sejumlah wartawan di Mapolres Kuansing, Ahad (21/4/2019) siang.

"Sejak Jum'at lalu, telah dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polda Riau, terhadap 5 Personil reskrim. Pemeriksaan ini murni ditangani pihak Polda, maka untuk keterangan penyidikan ini tak bisa kita jelaskan," ungkapnya.

Selain 5 personil reskrim yang diperiksa Propam, pemeriksaan juga dilakukan terhadap 8 Anggota Shabara yang ikut mem-back up usai personel reskrim melakukan penangkapan terhadap korban Andri Arisko.

"Total personel diperiksa ini 13 orang, yang 8 orang personel anggota Shabara. Mereka ini dihubungi pihak reskrim minta bantuan setelah dilakukan penangkapan," jelas M. Mustofah.

Pemeriksaan terhadap 13 orang personel ini, kata M. Mustofah tetap dilakukan di Polres Kuansing, bahkan penyidikan menurutnya, sampai dijalani hingga pagi sejak malam harinya.

Menurut Muhammad Mustofah, jika nanti personelnya ini terbukti melakukan pelanggaran kode etik penangkapan dan disiplin tugas maka akan diberikan sanksi seberat-beratnya.

"Kalau terbukti kita akan berikan sanksi tegas, bahkan sampai pemecatan. Kita tidak main-main untuk kasus ini, maka Propam Polda langsung diturunkan," kata M. Mustofah.

Sementara itu, terhadap pihak keluarga. pihak Polres kata M. Mustofah, sudah menjalin komunikasi terkait tragedi ini, bahkan sejak prosesi pemakaman Polres turut andil memberikan bantuan dan dukungan.

"Nanti malam di rumah duka akan mendoa, pihak keluarga telah kita hubungi, kita akan datang. Bahkan untuk anak korban kita akan membantu," jelas M. Mustofah.

Untuk diketahui, melalui pemberitaan sebelumnya, Andri Arisko warga Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing ditangkap di kebun plasma KKPA divisi Jake oleh anggota resrkrim Polres Kuansing, Jumat (19/42019) sore. Andri ditangkap karena ada laporan warga. Sementara Pelapor ini diketahui sudah kabur sejak peristiwa ini.

Banyak yang heran dan kaget atas kematian Andri, karena meninggal dengan cara tak wajar. Sebab pada muka Andri ditemukan banyak luka memar, diduga mengalami tindak kekerasan oleh oknum polisi yang menjemputnya.** (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com