Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Juli 2019 20:52
Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 20:50
Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

Kamis, 18 Juli 2019 18:20
Baru Bercerai, Duda di Duri Ditemukan Jadi Mayat

Kamis, 18 Juli 2019 18:00
Gara-gara Berniat Ambil BB, DPO Narkoba Ini Ditangkap Jaksa di Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 17:13
Panen Ikan di Lubuk Larangan Desa Sungai Salak, Bupati dan Sekda Rohul tak dapat Ikan

Kamis, 18 Juli 2019 16:58
Merasa Tertipu, Nasabah PT RFB Akan Lapor ke Polisi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Propam Polda Riau memeriksa lima anggota Satreskrim Polres Kuansing terkait kematian warga Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah. Ia tewas dengan banyak luka lebam di wajahnya pasca ditangkap polisi.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - 5 Anggota Satreskrim Polres Kuansing, sejak Jum'at lalu sudah menjalani pemeriksaan terkait kematian Andri Arisko, warga Desa Jake Kecamatan Kuatan Tengah, Kuansing.

Demikian disampaikan Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustafah, Sik saat meggelar jumpa pers dengan sejumlah wartawan di Mapolres Kuansing, Ahad (21/4/2019) siang.

"Sejak Jum'at lalu, telah dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polda Riau, terhadap 5 Personil reskrim. Pemeriksaan ini murni ditangani pihak Polda, maka untuk keterangan penyidikan ini tak bisa kita jelaskan," ungkapnya.

Selain 5 personil reskrim yang diperiksa Propam, pemeriksaan juga dilakukan terhadap 8 Anggota Shabara yang ikut mem-back up usai personel reskrim melakukan penangkapan terhadap korban Andri Arisko.

"Total personel diperiksa ini 13 orang, yang 8 orang personel anggota Shabara. Mereka ini dihubungi pihak reskrim minta bantuan setelah dilakukan penangkapan," jelas M. Mustofah.

Pemeriksaan terhadap 13 orang personel ini, kata M. Mustofah tetap dilakukan di Polres Kuansing, bahkan penyidikan menurutnya, sampai dijalani hingga pagi sejak malam harinya.

Menurut Muhammad Mustofah, jika nanti personelnya ini terbukti melakukan pelanggaran kode etik penangkapan dan disiplin tugas maka akan diberikan sanksi seberat-beratnya.

"Kalau terbukti kita akan berikan sanksi tegas, bahkan sampai pemecatan. Kita tidak main-main untuk kasus ini, maka Propam Polda langsung diturunkan," kata M. Mustofah.

Sementara itu, terhadap pihak keluarga. pihak Polres kata M. Mustofah, sudah menjalin komunikasi terkait tragedi ini, bahkan sejak prosesi pemakaman Polres turut andil memberikan bantuan dan dukungan.

"Nanti malam di rumah duka akan mendoa, pihak keluarga telah kita hubungi, kita akan datang. Bahkan untuk anak korban kita akan membantu," jelas M. Mustofah.

Untuk diketahui, melalui pemberitaan sebelumnya, Andri Arisko warga Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing ditangkap di kebun plasma KKPA divisi Jake oleh anggota resrkrim Polres Kuansing, Jumat (19/42019) sore. Andri ditangkap karena ada laporan warga. Sementara Pelapor ini diketahui sudah kabur sejak peristiwa ini.

Banyak yang heran dan kaget atas kematian Andri, karena meninggal dengan cara tak wajar. Sebab pada muka Andri ditemukan banyak luka memar, diduga mengalami tindak kekerasan oleh oknum polisi yang menjemputnya.** (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD
- Merasa Tertipu, Nasabah PT RFB Akan Lapor ke Polisi
- Seorqng PNS, Polda Riau Amankan 30 Pengunjung Tempat Hiburan di Pekanbaru
- Kapolda Riau Lepas 100 Personil BKO ke Polda Papua
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil
- Nyawa Diujung Tanduk, Bandar Narkoba 98 Kg Berharap Belas Kasihan Hakim
- Datang ke Pekanbaru jadi Begal Bersamurai, Pria ini Ternyata Residivis Penyelundupan BBM


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com