Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Agustus 2019 22:41
Gesa Pemekaran Desa Bumi Asri dan Bina Sempian,
Bupati Meranti Datangi Kemenko Kemaritiman RI


Selasa, 20 Agustus 2019 21:35
Asap Semakin Menyengat di Kampar, 1.501 Orang Terpapar ISPA Sejak Agustus 2019

Selasa, 20 Agustus 2019 21:30
RPK APP Sinar Mas Bantu Padamkan Kebakaran di Hutan Serapung, Pelalawan

Selasa, 20 Agustus 2019 18:56
Menteri Arief Yaya Genapkan Hadiah Pacu Jalur Juara 1 Jadi 100 Juta

Selasa, 20 Agustus 2019 18:22
RSUD Indrasari Inhu Tak Miliki SCF Jadi Kendala BPJS Kesehatan Lunasi Claim

Selasa, 20 Agustus 2019 18:11
Mendarat di Kuansing, Menteri Arief Yaya Disambut Wabup Kuansing

Selasa, 20 Agustus 2019 17:26
Tingkatkan Kesejahteraan, Dinsos Bengkalis akan Salurkan Bantuan 36 KUBE Produktif

Selasa, 20 Agustus 2019 16:40
Dari ‎RAT 2019, KONI Rohul Akan Sinergikan Program Kegiatan dengan Pengurus Cabor

Selasa, 20 Agustus 2019 16:33
Isi Air Baku Waduk Wonosari Bengkalis, Blok Kanal Perkebunan Sawit PT. MAS 'Dijebol'

Selasa, 20 Agustus 2019 16:29
Tim Satgas Karlahut Rohul Padamkan Api di Rambah Tengah Barat‎, Polisi Usut Pelaku

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2019 15:23
Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis


Satu dari empat tersangka anggota geng motor Lanang-lanang Nekat (L2N) yang melakukan pengeroyokan dan penikaman terhadap tiga personel Dit Samapta Polda Riau serta pengrusakan di RS Syafira ternyata berstatus mantan narapidana alias residivis.

Riauterkini-PEKANBARU-Satu dari empat tersangka anggota geng motor Lanang-lanang Nekat (L2N) yang melakukan pengeroyokan dan penikaman terhadap tiga personel Dit Samapta Polda Riau serta pengrusakan di RS Syafira ternyata berstatus mantan narapidana alias residivis. Dia adalah Abdul Azis.

Penegasan itu disampaikan langsung oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto. Kata dia, tersangka yang bersangkutan adalah residivis atas kasus pencurian kendaraan bermotor. Dia jugalah yang memberi instruksi kepada rekan-rekannya yang lain untuk melakukan aksi pengeroyokan serta pengrusakan tersebut.

"Satu orang residivis, kasus curanmor. Inisial A (Abdul Azis). A ini yang memberikan instruksi pada teman-temannya (untuk melakukan penusukan, pengeroyokan dan pengrusakan)," ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto ketika jumpa pers, Senin (22/04/19) siang.

Dijelaskannya, dalam pengungkapan kasus itu sendiri, pihaknya berhasil menangkap 4 tersangka. Masing-masingnya yakni Febrianto, Gisrah Mustafa, Bambang Irwansyah dan Abdul Azis. Selain itu turut diamankan pula barang bukti tiga unit sepeda motor, beberapa kayu dan batu serta pecahan kaca. Sementara barang bukti senjata tajam yang digunakan tersangka untuk melakukan penikaman masih dalam pencarian.

"Penusukan disertai pengrusakan tersebut disebabkan karena kesalahpahaman yang berawal dari ngumpul-ngumpul di TKP (Jalan Sudirman). Lalu berlanjut saling lempar batu hingga terjadilah pengeroyokan dan penusukan terhadap korban serta pengrusakan di RS Syafira. Pengungkapan ini masih kita kembangkan karena masih ada yang DPO," sebutnya.

Adapun tiga anggota polisi dari Dit Samapta Polda Riau yang menjadi korban kekerasan geng motor tersebut yakni Bripda Firli Novendri, Bripda Jozz Hafizon Zalukhu dan Bripda Samuel Butar-butar.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Abdul Somad Sudah Kadaluarsa
- Penikaman Kanit Reskrim, Diawali Keributan Pelaku dengan Warga
- Dilantik Wakapolda Riau, AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direktur Reskrim
- Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
- Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor

- BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional
- Enam Personil Polda Riau di Berhentikan Secara Tidak Hormat
- Pintu Masuk Diblokir, PT Adei Plantation di Pelalawan Didemo Sekelompok Warga
- Sadis, Gadis 14 Tahun di Kandis Dicangkul lalu Diperkosa Saat Sekarat
- Digelar Sertijab Posisi Kasat Lantas Polres Bengkalis
- Praktisi Hukum Menduga Ada Kejanggalan Dokumen Pemenang Proyek Perpustakaan Kuansing
- Dugaan Suap Anggota DPRD Riau,
Polresta Pekanbaru Periksa Saksi Kunci Ar

- Seorang Guru SD di Pekanbaru Ditemukan Tewas Tergantung di Kos-kosan
- Polda Riau gagalkan penyelundupan 95.000 Ekor Baby Lobster
- 647 Napi Lapas Bengkalis Terima Remisi Kemerdekaan
- Diungkap Pengacara Pemko di Sidang KIP, Seluruh Billboard, Neonbox dan Bando di Pekanbaru Illegal
- Miliki Lahan 300 Hektar di TNTN,
Kasat Teddy: Belum Bisa Kita Pastikan Cirus Sinaga adalah Mantan Jaksa

- 6.109 Napi Riau Dapat Remisi HUT RI
- Dapat Ide dari Menonton TV,
Dua Pria di Pekanbaru ini Nekat Jadi Polisi Gadungan dan Peras Warga



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com