Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Juli 2019 09:51
Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg

Jum’at, 19 Juli 2019 09:42
AHM Luncurkan Si Penjelajah Jalanan, Honda Skutik ADV150

Jum’at, 19 Juli 2019 08:06
Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa

Kamis, 18 Juli 2019 21:35
Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa

Kamis, 18 Juli 2019 20:52
Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 20:50
Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2019 20:52
Dianggap Cemarkan Nama Baik Bupati,
Tersebar di Facebook, Pemkab Meranti Laporkan Surat Terbuka Rita Mariana


Dinilai telah mencemarkan nama baik Bupati Meranti Irwan, surat terbuka yang ditulis akun bernama Rita Mariana resmi dilaporkan ke Polres Kepulauan Meranti.

riauterkini-SELATPANJANG - Pemkab Kepulauan Meranti melaporkan seorang wanita bernama Rita Mariana, Senin (13/5/19) siang tadi ke Polres Kepulauan Meranti.

Laporan itu dilakukan terkait isi surat terbuka (ST) Rita Mariana yang tersebar di Media Sosial Facebook yang dinilai mencemarkan nama Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi.

Pelaporan dilakukan langsung oleh Kepala Bagian Hukum Sudandri SH didampingi Kepala Bagian Humas Sekdakab Kepulauan Meranti, Hery Saputra SH.

Kedatangan pejabat Sekretariat Kantor Bupati itu diterima langsung oleh Kasat Reskrim Polres Meranti, AKP. Ario Damar SIk, dan Kasat Intelkam Polres Meranti AKP. Syaiful.

Kabag Hukum Sekdakab Meranti, Sudandri SH menjelaskan, Surat Laporan dengan Nomor 180/HK/57 berisi pengaduan Hate Speech Terhadap Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Didasari oleh informasi dari beberapa media sosial mengenai postingan oleh Akun Facebook Ahan Chen Relawan Jokowi Amin 2019 Tanggal 7 Mei 2019 yang sebelumnya diviralkan menjadi surat terbuka oleh Akun Ratna Oong pada tanggal yang sama pukul 21.24 Wib.

Dimana isi dari surat terbuka itu sangat menyudutkan dan tendensius Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, dengan kata-kata yang tak pantas dan tak sesuai fakta sebenarnya.

Hal ini tentu sangat merugikan selaku Kepala Daerah serta bertentangan dengan Peraturan Perundang Undangan khususnya UU No. 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Hukum Pudana dan Ketentuan lainnya.

Lanjut Sudanri laporan ini harus dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi opini negatif terhadap Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si yang juga sebagai pemangku adat Meranti Datuk Setia Amanah.

"Kami menilai tulisan Rita Mariana secara kelembagaan telah mencemarkan nama baik Kepala Daerah dan juga sebagai pemangku adat, jika pengaduan ini tidak dilakukan kami khawatir akan menimbulkan opini negatif dimasyarakat," ujar Sudandri.

Lebih jauh dikatakan Sudandri, tulisan Rita Mariana yang bernuansa ujaran kebencian hate speech itu selain mendapat protes dari Pemerintah Kepulauan Meranti juga diprotes oleh Kepala Desa setempat yang sama-sama menilai tulisan itu penuh kebohongan atau tidak sesuai fakta sebenarnya.

"Sebenarnya banyak yang keberatan atas tulisan itu selain Pemda Meranti juga Kepala Desa, DPRD Meranti, Wartawan termasuk pihak Granat," papar Kabag Hukum.

Meski begitu Pemkab Meranti menurutnya akan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak Kepolisian sebagai institusi yang berwenang untuk melakukan penyelidikan.

"Biarlah pihak penegak hukum yang memutuskan benar atau salahnya, kita hanya ingin kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku," ucap Sudandri.

Sekedar informasi dari keterangan Kasat Reskrim Polres Meranti kepada Kabag Hukum dan Kabag Humas Meranti, surat pengaduan Pemkab Meranti ini telah diterima dan akan dilanjutkan ke Kapolres Meranti AKBP. La Ode Proyek sambil menunggu proses lebih lanjut. *(rud)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg
- Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa
- Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD
- Merasa Tertipu, Nasabah PT RFB Akan Lapor ke Polisi
- Seorqng PNS, Polda Riau Amankan 30 Pengunjung Tempat Hiburan di Pekanbaru
- Kapolda Riau Lepas 100 Personil BKO ke Polda Papua
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com