Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Mei 2019 10:25
Ketika Mahasiswa FK UR Bikin SUPERMAN untuk Pantau Kesehatan Anak

Rabu, 22 Mei 2019 10:15
Status Tersangka Suap tak Halangi Bupati Bengkalis Safari Ramadhan

Rabu, 22 Mei 2019 10:11
Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan

Rabu, 22 Mei 2019 10:04
Polsek Bengkalis Bagi Takjil Berbuka Gratis

Rabu, 22 Mei 2019 07:13
Hadiri Nuzulul Qur'an, Wako Pekanbaru Jadi Amil.Zakat Masjid Mukarromah

Selasa, 21 Mei 2019 22:46
Wabup Inhil: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

Selasa, 21 Mei 2019 22:10
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 21:06
Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper

Selasa, 21 Mei 2019 20:51
Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 20:49
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 16 Mei 2019 15:02
Ekspos Tertutup, Kapolres Bengkalis Ungkap Motif Pembunuhan Berencana di Duri

Teka-teki kematian Salman, karyawan PT Surveyor Indonesia di Duri, berhasil diungkap Polres Bengkalis. Istri korban turut ditangkap dan dinyatkan sebagai tersngka.

Riauterkini - DURI - Teka teki terbunuhnya Salman (41) Karyawan PT Surveyor Indonesia (SI) warga Jalan Bathin Betuah, Gang Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis pada Senin (13/5/19) Subuh sekira pukul 05.30 WIB di kamar rumahnya, akhirnya terungkap.

Kamis (16/5/19), Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto secara resmi memaparkan kronologis dan motif akan pembunuhan yang awalnya diduga dikarenakan aksi Pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) hingga menyebabkan korbannya meregang nyawa.

Rifna (31) IRT, Istri korban Salman, warga Jalan Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Avwita (33), IRT, warga Jalan Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis dan Honas Saputra (33) warga Jalan Mandiri, RT 02, RW 08, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis sukses diamankan polisi pada Rabu (15/5/19) sekira pukul 13.00 WIB dengan dugaan secara meyakinkan bersama sama merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto, Kamis (16/5/19). "Setelah melalui pemeriksaan panjang, ketiga pelaku akhirnya kita tetapkan sebagai tersangka. Istri pelaku, Rifna dan Bibi nya Avwita sebagai otak pelaku pembunuhan dan teman prianya sebagai eksekutor diakui mendapat bayaran akan jasa tukang jagal" jelasnya.

Dipaparkan Kapolres, dengan sejumlah kejanggalan saat tim penyidik melakukan olah TKP, Istri korban Rifna dan saksi Avnita akhirnya dilakukan pemeriksaan secara intensif khusus akan penemuan barang bukti kain yang penuh dengan bercak darah di dalam sebuah kantong plastik.

Usut punya usut, akhirnya Avwita mengakui jika aksi curas itu hanya akal akalan semata dan sebenarnya aksi pembunuhan itu telah direncanakan sejak awal dikarenakan Rifna acap kali cekcok terkait masalah rumah tangga.

Mendengar permintaan Rifna, Avwita akhirnya mengenalkan sang eksekutor yang juga selingkuhan Avwita, Honas Saputra untuk melakukan eksekusi korban dengan imbalan jasa sebesar Rp10 juta dan baru dipenuhi otak pelaku Rp3 juta.

Tak ingin buruannya lepas, tim bergerak cepat dengan mengamankan ketiga pelaku beserta barang bukti di antaranya sebuah batu gilingan cabe, sebilah pisau dapur, tiga lembar kain lap dengan bercak darah, sebuah bantal dan serta 3 Unit Hand phone (HP).

"Pelaku eksekutor mengakui jika aksinya dilakukan atas perintah istri korban akibat sering terjadinya percekcokan. Untuk ancaman hukumannya, kita kenakan pasal 340 subsider 338 KUHPidana dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup," tambah Kapolres.*(hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis
- Dituntut 4 Tahun, Hakim PN Pelalawan Vonis Aheng Dua Tahun Penjara
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro, Bengkalis Disidang Pekan Depan
- Sempat Tiga Kali Penundaan Sidang,
Kades dan Sekdes di Pelalawan Selamat dari Hukuman Seumur Hidup

- Dilarikan ke RS, Dua Orang Luka Parah Saat Bentrokan di Jembatan Siak IV Pekanbaru
- Bawa Sajam dan Kayu, Puluhan Pemuda Terlibat Bentrok di Jembatan Siak IV Pekanbaru
- Perusahaan Penyuap Bupati Bengkalis Masuk Daftar Hitam Bank Dunia
- Diduga Terima Suap Rp5,6 Miliar, KPK Jadikan Bupati Bengkalis Tersangka
- Lanjutkan Pemeriksaan, KPK Geledah Rumah Kontraktor di Duri
- Tersambar Petir Saat Menjala Ikan, Nelayan di Inhil Ditemukan Tak Bernyawa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com