Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Agustus 2019 11:43
Forum Diskusi Publik Kemen Kominfo Hadirkan Mahfud MD dan Gun-Gun Siswandi

Selasa, 20 Agustus 2019 11:38
Muncul 44 Titik Panas, Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas

Selasa, 20 Agustus 2019 11:25
Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak

Selasa, 20 Agustus 2019 11:21
Dijadwalkan Tiba Sore, Menpar Besok Buka Festival Pacu Jalur 2019

Selasa, 20 Agustus 2019 09:11
Sempat Dikabarkan Batal, Murid SDN 002 Telukkuantan Siap Tampil Dipembukaan FPJ 2019

Senin, 19 Agustus 2019 20:28
Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor


Senin, 19 Agustus 2019 19:31
BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional

Senin, 19 Agustus 2019 18:16
Hari Jadi ke-74 MA, PN Bengkalis Bertekad Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi

Senin, 19 Agustus 2019 17:24
Dituduh Menista Agama, LAM Riau Tetap Dampingi UAS

Senin, 19 Agustus 2019 16:44
RAPP Turut Sukseskan Iven Pacu Jalur 2019

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 16 Mei 2019 15:02
Ekspos Tertutup, Kapolres Bengkalis Ungkap Motif Pembunuhan Berencana di Duri

Teka-teki kematian Salman, karyawan PT Surveyor Indonesia di Duri, berhasil diungkap Polres Bengkalis. Istri korban turut ditangkap dan dinyatkan sebagai tersngka.

Riauterkini - DURI - Teka teki terbunuhnya Salman (41) Karyawan PT Surveyor Indonesia (SI) warga Jalan Bathin Betuah, Gang Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis pada Senin (13/5/19) Subuh sekira pukul 05.30 WIB di kamar rumahnya, akhirnya terungkap.

Kamis (16/5/19), Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto secara resmi memaparkan kronologis dan motif akan pembunuhan yang awalnya diduga dikarenakan aksi Pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) hingga menyebabkan korbannya meregang nyawa.

Rifna (31) IRT, Istri korban Salman, warga Jalan Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Avwita (33), IRT, warga Jalan Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis dan Honas Saputra (33) warga Jalan Mandiri, RT 02, RW 08, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis sukses diamankan polisi pada Rabu (15/5/19) sekira pukul 13.00 WIB dengan dugaan secara meyakinkan bersama sama merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto, Kamis (16/5/19). "Setelah melalui pemeriksaan panjang, ketiga pelaku akhirnya kita tetapkan sebagai tersangka. Istri pelaku, Rifna dan Bibi nya Avwita sebagai otak pelaku pembunuhan dan teman prianya sebagai eksekutor diakui mendapat bayaran akan jasa tukang jagal" jelasnya.

Dipaparkan Kapolres, dengan sejumlah kejanggalan saat tim penyidik melakukan olah TKP, Istri korban Rifna dan saksi Avnita akhirnya dilakukan pemeriksaan secara intensif khusus akan penemuan barang bukti kain yang penuh dengan bercak darah di dalam sebuah kantong plastik.

Usut punya usut, akhirnya Avwita mengakui jika aksi curas itu hanya akal akalan semata dan sebenarnya aksi pembunuhan itu telah direncanakan sejak awal dikarenakan Rifna acap kali cekcok terkait masalah rumah tangga.

Mendengar permintaan Rifna, Avwita akhirnya mengenalkan sang eksekutor yang juga selingkuhan Avwita, Honas Saputra untuk melakukan eksekusi korban dengan imbalan jasa sebesar Rp10 juta dan baru dipenuhi otak pelaku Rp3 juta.

Tak ingin buruannya lepas, tim bergerak cepat dengan mengamankan ketiga pelaku beserta barang bukti di antaranya sebuah batu gilingan cabe, sebilah pisau dapur, tiga lembar kain lap dengan bercak darah, sebuah bantal dan serta 3 Unit Hand phone (HP).

"Pelaku eksekutor mengakui jika aksinya dilakukan atas perintah istri korban akibat sering terjadinya percekcokan. Untuk ancaman hukumannya, kita kenakan pasal 340 subsider 338 KUHPidana dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup," tambah Kapolres.*(hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor

- BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional
- Enam Personil Polda Riau di Berhentikan Secara Tidak Hormat
- Pintu Masuk Diblokir, PT Adei Plantation di Pelalawan Didemo Sekelompok Warga
- Sadis, Gadis 14 Tahun di Kandis Dicangkul lalu Diperkosa Saat Sekarat
- Digelar Sertijab Posisi Kasat Lantas Polres Bengkalis
- Praktisi Hukum Menduga Ada Kejanggalan Dokumen Pemenang Proyek Perpustakaan Kuansing
- Dugaan Suap Anggota DPRD Riau,
Polresta Pekanbaru Periksa Saksi Kunci Ar

- Seorang Guru SD di Pekanbaru Ditemukan Tewas Tergantung di Kos-kosan
- Polda Riau gagalkan penyelundupan 95.000 Ekor Baby Lobster
- 647 Napi Lapas Bengkalis Terima Remisi Kemerdekaan
- Diungkap Pengacara Pemko di Sidang KIP, Seluruh Billboard, Neonbox dan Bando di Pekanbaru Illegal
- Miliki Lahan 300 Hektar di TNTN,
Kasat Teddy: Belum Bisa Kita Pastikan Cirus Sinaga adalah Mantan Jaksa

- 6.109 Napi Riau Dapat Remisi HUT RI
- Dapat Ide dari Menonton TV,
Dua Pria di Pekanbaru ini Nekat Jadi Polisi Gadungan dan Peras Warga

- Dilaporkan Hilang, Bunaren Calon Pengantin di Bengkalis Ditemukan di Tenggayun
- Prihatin Jaksa Tuntut Mati, Kuasa Hukum Terdakwa 37 Kg Sabu Fokus Siapkan Pledoi
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri, Oknum Dosen dan Kontraktor Divonis 2 Tahun Penjara
- Berbuat Asusila dengan Pacar,
Remaja 16 Tahun di Bengkalis Berurusan dengan Polisi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com