Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Juni 2019 13:13
Pemprov Terpaksa Pinjam X-Ray Bandara Japura untuk Embarkasi Haji Antara Riau

Kamis, 27 Juni 2019 12:53
Pintu Masuk Narkoba, BNNP Riau Prioritaskan Pengawasan di Empat Wilayah Pesisir Riau 

Kamis, 27 Juni 2019 10:33
Desa Seberang Taluk jadi Desa Bersinar Bebas Narkoba 2019

Kamis, 27 Juni 2019 07:06
Status 133 Honorer Pemkab Bengkalis Lulus Seleksi P3K Pusat Belum Jelas

Kamis, 27 Juni 2019 06:57
IRMBK Duri Bengkalis Taja Halal bi Halal 

Kamis, 27 Juni 2019 06:49
Dugaan Suap KPPS oleh Caleg Terpilih Sekaligus Anggota DPRD Riau Diselidiki Polresta Pekanbaru

Rabu, 26 Juni 2019 21:09
DPRD Rohul Mulai Bahas LKPj Penggunaan APBD 2018 yang Diajukan Pemkab

Rabu, 26 Juni 2019 21:05
Aksi Penyelundupan Satwa Senilai Rp.1,4 Miliar Digagalkan

Rabu, 26 Juni 2019 21:03
Sehari, Polres Bengkalis Gulung 5 Pengedar Narkoba di 4 TKP

Rabu, 26 Juni 2019 19:28
Ketua Umum FKIJK Riau Diserahterimakan dari DR. Irvandi Gustari ke Wahyu Sulistiyono

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 23 Mei 2019 22:26
Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau

Seorang pekerja PT RIA di Pelangiran, Inhil ditemukan tewas telungkup dengan luka di leher dan tengkuk. Korban diduga tewas diterkam harimau.

Riauterkini-PELANGIRAN-Seorang pekerja PT Riau Indo Agropalma (PT RIA), Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kamis (23/5/19) sekira pukul 12.00 WIB diduga tewas diterkam harimau.

Pekerja yang tewas tersebut diketahui bernama M Amri (32) yang berasal dari Dusun Perasak Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Korban ditemukan tewas setelah diserang harimau di Kanal Sekunder 41 PT RIA Desa Tanjung Simpang.

Berdasarkan informasi dari lapangan, kronologis kejadian, bermula ketika sekira pukul 06.30 WIB, korban bersama dengan 8 orang rekannya, Satria, Adi Yansyah, Adi, Wandi, Edi Wahyudi, Heri, Andi dan Mayadi berangkat bekerja untuk melakukan pemanenan tanaman Akasia di Kanal Sekunder 41 PT RIA Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran.

Selanjutnya sekira pukul 10.30 WIB, teman-teman korban telah kembali ke camp untuk beristirahat, namun korban tidak kunjung kembali. Selanjutnya setelah menunggu sekira 30 menit, teman-teman korban berupaya mencari korban dengan menggunakan eksavator.

Seteleh lebih kurang 1 jam melakukan pencarian korban ditemukan di area perkebunan Akasia Kanal Sekunder 41 PT RIA dan di sekitar lokasi dijumpai seekor harimau, tidak jauh dari lokasi tersebut ditemukan korban dalam keadaan telungkup dengan beberapa luka yang diduga akibat diterkam oleh harimau.

Selanjutnya korban langsung dievakuasi, ketika dilakukan evakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan mengalami luka yang diduga akibat serangan harimau di bagian tengkuk dan leher.

Selanjutnya korban dibawa ke Pelabuhan PT RIA dengan menggunakan speed boad 15 PK. sesampainya di Pelabuhan langsung dilakukan pemeriksaan medis oleh dr Palupi di UPT Puskesmas Pelangiran.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban mengalami luka pada bagian tengkuk, leher, kepala bagian belakang, nata sebelah kanan yang diduga akibat serangan harimau.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Tembilahan dengan menggunakan speed boat. Jenazah atas permintaan keluarga akan dibawa ke Dusun Perasak Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Petugas telah melakukan koordinasi dengan BKSDA Provinsi Riau.***(mar).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pintu Masuk Narkoba, BNNP Riau Prioritaskan Pengawasan di Empat Wilayah Pesisir Riau 
- Dugaan Suap KPPS oleh Caleg Terpilih Sekaligus Anggota DPRD Riau Diselidiki Polresta Pekanbaru
- Sehari, Polres Bengkalis Gulung 5 Pengedar Narkoba di 4 TKP
- Enam Kendaraan Tabrakan Beruntun di Depan Stadion Utama Riau
- Korupsi, Tiga ASN Pemkab Inhu Ditahan Kejari
- Bertema "Kampanye Akbar Stop Narkoba", BNNP Riau Taja Peringatan HANI 2019
- Kebakaran Paksa 30 KK di Panipahan, Rohil Mengungsi
- Kebakaran di Panipahan, Rohil Ludeskan Puluhan Rumah dan Kios
- Melawan Arus, Dua Motor "BALAGO" Hebat di Kuansing
- Miliki Shabu Setengah Milliar Lebih, Seorang Pengengguran di BS, Bengkalis 'Dicokok' Polisi
- Cuci Uang Narkoba,
Bandar di Bengkalis Ini Dituntut 5 Tahun Penjara

- Pemprov Riau Laporkan Koordinator Suporter PSPS Atas Penghinaan Gubernur Riau
- Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Siak
- Penahanan Dialihkan Hakim,
Usai Sidang, Dosen Unri Terjerat Korupsi Gedung Fisipol Melenggang Pulang

- Warga Jalan Gerilya Bengkalis Temukan Ribuan Butir Diduga Permen Ekstasi Senilai Miliaran Rupiah
- Polda Riau Bantah Adanya Laporan AMPM Terkait Kasus Penghinaan Gubernur Riau
- Jaksa Akan Tempuh In Absentia, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi ADD Jangkang, Bengkalis Melarikan Diri
- Suporter PSPS Mau Demo, Pasukan Anti Huru-hara Bersiap di Kantor Gubri
- Kembali, Polsek Mandau Jaring Motor Balapan Liar di Duri
- Kecelakaan Akibat Lindas Genangan Air di Jalan, Humas PKS PT BIM Tewas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com