Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 15 September 2019 11:57
Warga Dihimbau Waspada, Buaya Sungai Kuantan di Kuansing Naik ke Darat

Ahad, 15 September 2019 11:51
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Karhutla di Pelalawan

Ahad, 15 September 2019 09:52
.Mahasiswa Riau di Jakarta Gelar Aksi Keprihatinan Asap Karhutla di Bundaran HI

Sabtu, 14 September 2019 21:49
Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong

Sabtu, 14 September 2019 21:43
Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI

Sabtu, 14 September 2019 20:36
Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau

Sabtu, 14 September 2019 17:40
Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi

Sabtu, 14 September 2019 17:35
Kabut Asap Tebal, Kesyahbandaran Bengkalis Terbitkan Edaran Waspadai Aktivitas di Laut

Sabtu, 14 September 2019 17:19
Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo

Sabtu, 14 September 2019 15:57
Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 23 Mei 2019 22:26
Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau

Seorang pekerja PT RIA di Pelangiran, Inhil ditemukan tewas telungkup dengan luka di leher dan tengkuk. Korban diduga tewas diterkam harimau.

Riauterkini-PELANGIRAN-Seorang pekerja PT Riau Indo Agropalma (PT RIA), Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kamis (23/5/19) sekira pukul 12.00 WIB diduga tewas diterkam harimau.

Pekerja yang tewas tersebut diketahui bernama M Amri (32) yang berasal dari Dusun Perasak Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Korban ditemukan tewas setelah diserang harimau di Kanal Sekunder 41 PT RIA Desa Tanjung Simpang.

Berdasarkan informasi dari lapangan, kronologis kejadian, bermula ketika sekira pukul 06.30 WIB, korban bersama dengan 8 orang rekannya, Satria, Adi Yansyah, Adi, Wandi, Edi Wahyudi, Heri, Andi dan Mayadi berangkat bekerja untuk melakukan pemanenan tanaman Akasia di Kanal Sekunder 41 PT RIA Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran.

Selanjutnya sekira pukul 10.30 WIB, teman-teman korban telah kembali ke camp untuk beristirahat, namun korban tidak kunjung kembali. Selanjutnya setelah menunggu sekira 30 menit, teman-teman korban berupaya mencari korban dengan menggunakan eksavator.

Seteleh lebih kurang 1 jam melakukan pencarian korban ditemukan di area perkebunan Akasia Kanal Sekunder 41 PT RIA dan di sekitar lokasi dijumpai seekor harimau, tidak jauh dari lokasi tersebut ditemukan korban dalam keadaan telungkup dengan beberapa luka yang diduga akibat diterkam oleh harimau.

Selanjutnya korban langsung dievakuasi, ketika dilakukan evakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan mengalami luka yang diduga akibat serangan harimau di bagian tengkuk dan leher.

Selanjutnya korban dibawa ke Pelabuhan PT RIA dengan menggunakan speed boad 15 PK. sesampainya di Pelabuhan langsung dilakukan pemeriksaan medis oleh dr Palupi di UPT Puskesmas Pelangiran.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban mengalami luka pada bagian tengkuk, leher, kepala bagian belakang, nata sebelah kanan yang diduga akibat serangan harimau.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Tembilahan dengan menggunakan speed boat. Jenazah atas permintaan keluarga akan dibawa ke Dusun Perasak Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Petugas telah melakukan koordinasi dengan BKSDA Provinsi Riau.***(mar).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong
- Dua Hari Berlalu, Kapal Bermuatan Sayur Belum Ditemukan
- Lanal Dumai Amankan 15 Kg Sabu, Tapi Pelaku Berhasil Kabur
- Lahan Sering Terbakar, MPC PP Pelalawan Desak Izin PT Adei Dicabut
- Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri
- Ke Thailand Saat Riau Dikepung Asap, Pendemo Sebut Gubri Kelayapan
- Lengkapi Gugatan, Posko Pengaduan KorbanAsap Dibuka IKA FH Unri
- Termasuk ‎190,63 Gram Sabu dan 5 Pucuk Senjata,
Kejari Rohul Musnahkan BB dari 159 Perkara‎ 2018-2019

- Satu Kapal Maling Ikan di Perairan Indonesia Dibakar dan Ditenggelamkan di Selat Bengkalis
- Overstay dan tak Berduit, WN Inggris Diamankan Imigrasi Bengkalis
- Menjelang Berakhir Operasi Patuh 2019, 1.338 Ranmor di Bengkalis Ditilang
- Dugaan Fiktif UED SP Rp1,8 M,
Kades dan Bendahara Bukit Batu, Bengkalis Dimintai Keterangan

- Sempat Kabur Saat Sidang,
Pelaku Perampokan Pembunuhan di Rumbai Pekanbaru Dituntut 20 Tahun Penjara

- Polres Dumai Turunkan Tim Usut Proyek Gedung Tenis Pertamina Roboh
- Dinilai Cemarkan Nama Baik,
Kadis PU Siak Laporkan Korlap Aksi BEM Unilak ke Polda Riau

- Divonis 7 Tahun Atas Korupsi Jalan di Bengkalis, Mantan Sekda Dumai Ajukan Banding
- Warga Tiga Desa Demo Kantor PT HKI di Bhatin Solapan, Bengkalis
- Kerap Beroperasi di Bengkalis, Polisi Ringkus Jambret Setelah Buron 5 Bulan
- Bawa Sabu dan Todong Polisi Razia, Warga Pekanbaru Tewas Ditembak di Sumbar
- Bentangkan Spanduk Saat Pelantikan DPRD Riau, Empat Mahasiswa Diamankan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com