Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Oktober 2019 12:35
Pimpin DPRD Dumai, Agus Purwanto dan Dua Wakilnya Dilantik

Senin, 21 Oktober 2019 11:52
Pembangunan Kebudayaan Riau di Atas Angka Nasional

Senin, 21 Oktober 2019 07:16
Tunggangi Trail, Bupati Kuansing Pimpin Parade Kebangsaan dan Merah Putih

Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 1 Juni 2019 11:41
Jika Terindikasi Korupsi, Kampemary Minta Proyek MY DIC Diusut Tuntas

Merebak desas-desus terjadi dugaan korupsi Priyek MY DIC. Kampemary minta diusut tuntas.

Riauterkini - DURI - Polemik standar kualitas tiang pancang proyek Multi Years (MY) Duri Islamic Centre (DIC) sepekan terakhir tengah menjadi perbincangan hangat ditengah tengah masyarakat disejumlah perkumpulan maupun melalui media sosial. Guna mencairkan suasana dan memberi pencerahan ke masyarakat, Keluarga Alumni Pelajar dan Mahasiswa Riau Yogyakarta (Kapemary) di Duri angkat bicara. Boy Anas, mewakili Kapemary mengatakan jika kontraktor dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) semestinya sejalan guna mewujudkan impian masyarakat Bengkalis memiliki icon baru bangunan wisata religi termegah di wilayah pesisir dan bukan saling menyalahkan.

"Semestinya saling mendukung dari segi positif. Ini malah saling buka aib. Yang satunya dituding ngerjakan proyek tidak sesuai standar dan yang satunya menuding dikarenakan tidak kebagian kue makanya ribut,"ujarnya.

Dikatakan Boy, meski tidak pantas di pertontonkan ditengah tengah masyarakat, sisi positifnya juga tampak dengan bergulirnya isu seksi dikalangan masyarakat. Masyarakat dapat mengetahui dengan jelas bsgaimana proyek proyek yang menggunakan dana Anggaran Pembelanjaan Daerah (APBD) acap dijadikan permainan elite yang ada di Bengkalis, baik itu dari pihak Kontraktor, Dewan dan Pemerintah.

"Bagi kontraktor yang mendapatkan proyek sesuai dengan aturan main dan bestek RAB semestinya tidak akan kebakara jenggot disaat ada dewan ataupun masyarakat yang datang menanyakan spek, dikarenakan mereka punya hak pengawasan sebagai pengguna fasilitas tersebut nantinya. Begitu juga dengan anggota dewan, boleh melakukan pengawasan namun jangan ada bahasa karena tidak kebagian kue. Kan miris juga kita mendengarnya dengan artiN sama sama punya kepentingan,"ungkapnya.

Dengan momen kedatangan KPK yang masih berseliweran di Kabupaten berjuluk Sri Junjungan ini tambah Boy, diharapkan masyarakat bisa mengetahui pihak pihak mana saja yang diuntungkan pada saat berjalannya proyek di Bengkalis, baik itu Pelaksana, Eksekutif atau pun Legislatif.

"Bongkar saja indikasinya, biar semuanya jelas dan kami sebagai masyarakat selaku penggun dari proyek tersebut tidak sudi menjadi korban dengan keterlambatan pembangunan dan kualitas yang asal asalan. DIC yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Duri nanti sangat di harapkan menjadi pusat pengembangan islam di kota Duri. Selain itu juga diharapkan menjadi icon wisata religi yang akan mengangkat nama daerah untuk skala nasional serta menjadi potensi sumber pendapatan daerah dari kunjungan wisatawan,"harap Boy mengakhiri.*(hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden
- Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas
- Tingkatkan Pelayanan, Polres Inhu Luncurkan Aplikasi SIPEKA
- Ciptakan Kamtibmas, Polsek Kabun Kumpulkan Pemilik Pakter Tuak dan Pemilik Meja Bilyard
- PTUN Segera Eksekusi Putusan Ki Riau Terkait Izin Reklame di Pekanbaru
- Teken Pernyataan Menolak,Pemilik Kebun di Pangkalan Libut, Bengkalis Bertahun Dipalak
- Gugatan Koperasi BBL Desa Ulak Patian dengan Tergugat PT PISP II Dikabulkan Majelis‎ Hakim
- Polda Riau Bekuk 8 Bandar Narkoba Pemilik 89,7 Kg Sabu dan 24 Ribu Butir Ekstasi
- Gerebek Rumah di Belakang‎ RS Az-Zahra Ujung Batu, Polisi Rohul Ciduk 3 Pria dan Seorang Perempuan
- Harus Dimanfaatkan untuk Keadilan, Pesan Jaksa Agung Saat Resmikan Gedung Kejati Riau
- 9 Petak Ruko  Hangus Terbakar di Pangkalankerinci
- Terduga Pengedar di Ujung Batu Ditangkap, 18 Paket Sabu dan Mobil Avanza Disita
- Seorang Germo Ditangkap, Polisi Ungkap Prostitusi Anak di Mandau, Bengkalis
- Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara
- Polisi Tangkap Kurir 27,1 Kg Sabu dan 19.463 Butir Pil Ekstasi di Roro Air Putih, Bengkalis
- Gerebek Transaksi Narkoba, Polsek Sukajadi Sita Ribuan Ekstasi dan 1 Kg Sabu
- Ketua Pengelola Jalan Diperiksa Dugaan Pungli,
Ratusan Masyarakat Desa Batang Kumu Ikut Mengawal di Polres Rohul

- Antar Sabu ke Pembeli, IRT di Desa Mahato Ditangkap Pol‎isi Rohul, Suaminya DPO
- Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik
- Warga Sialang Jaya Rohul Tembak Tetangga‎ Pakai Senapan Angin, Diduga ini Pemicunya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com