Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine

Rabu, 26 Juni 2019 13:47
LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri

Rabu, 26 Juni 2019 13:33
Diikuti 564 JCH , Bupati Inhil Buka Kegiatan Manasik Haji 2019

Rabu, 26 Juni 2019 13:26
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pematangan Konsep dan Pemodelan Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

Rabu, 26 Juni 2019 13:23
Dalam Upaya Pembangunan SDM, Pemkab Inhil Titik Beratkan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan

Rabu, 26 Juni 2019 13:21
‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar

Rabu, 26 Juni 2019 13:03
Kebakaran Paksa 30 KK di Panipahan, Rohil Mengungsi

Rabu, 26 Juni 2019 11:13
Warga Cerenti, Kuansing Resah, Kawanan Gajah Berkeliaran di Ladang

Rabu, 26 Juni 2019 10:13
Bupati Harris Bertekad Bangun Pelabuhan Sokoi di Kuala Kampar

Rabu, 26 Juni 2019 10:03
Kebakaran di Panipahan, Rohil Ludeskan Puluhan Rumah dan Kios

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 4 Juni 2019 17:32
Bidan di Rohul Dirampok dan Dianiaya, Uang dan Perhiasan Disikat

Menjelang Idul Fitri, seorang bidan di Rohul menjadi korban perampokan. Tak hanya mengambil perhiasan dan uang, ia juga dianiaya pelaku.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Aksi kejahatan marak di hampir seluruh daerah, menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2019‎.

‎Seperti dialami Sabarita Karo-Karo (51 tahun), Bidan di RT 01/ RW 01 Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

‎Saat suami sedang keluar daerah, Sabarita yang sedang di rumah sendiri menjadi korban tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas), pada Senin (3/6/2019) sekira pukul 01.00 WIB.‎

Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK, M.Si, melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Feri Fadli SH, membenarkan aksi Curas menimpa Bidan di Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir.

"Kejadian terjadi pada Senin dini hari. Saat itu korban sedang ditinggal suaminya pergi keluar daerah," ungkap Ipda Feri, Selasa (4/6/2019).

Aksi Curas menimpa Sabarita, pertama kali diketahui oleh tetangga korban yakni Suyono (48) dan Wahyuni (39).

Saksi mengungkapkan ke polisi,‎ saat kejadian korban sedang tertidur di ruangan seorang diri. Saat tengah terlelap, tiba-tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal masuk ke rumahnya.

Tanpa basa-basi, pria tak dikenal ini langsung menikamkan pisau ke arah dada korbana sebelah kanan dan seraya membentak "Mana uang mu!", dan dijawab korban "Ada dalam dompet di dalam kamar".

Setelah mengetahui posisi keberadaan harta korban, pelaku menggasak uang senilai Rp4.100.000, dan sebuah cincin emas seberat 5 emas. Dua buah gelang emas seberat 20 gram juga dibawa kabur pelaku.‎

‎ Ipda Feri menerangkan setelah menguasai harta benda korban, pelaku sambil membentak menyuruh korban membuka pintu samping rumahnya, dan seraya mengancam "Jangan berteriak ku bunuh kau!".‎

Setelah pintu dibuka, pelaku langsung kabur ke arah belakang rumah, sedangkan korban yang belumuran darah akibat tusukan benda tajam dan maasih sempoyongan sempat pergi ke rumah tetangganya meminta pertolongan.

Melihat tetangganya bersimbah darah, Suyono selaku saksi dan tetangga‎ korban langsung membawanya ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

Ipda Feri mengungkapkan meski mengalami luka di bagian dada atas, kondisi korban sudah mulai membaik, dan sudah bisa sedikit berkomunikasi, meski masih mengalami trauma.

Atas kejadian Curas, korban Sabarita Karo-Karo mengalami kerugian sekira Rp35 juta, dan telah melaporkan kejadian yang menimpaanya ke Polsek Rambah Hilir untuk ditindaklanjuti.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kebakaran Paksa 30 KK di Panipahan, Rohil Mengungsi
- Kebakaran di Panipahan, Rohil Ludeskan Puluhan Rumah dan Kios
- Melawan Arus, Dua Motor "BALAGO" Hebat di Kuansing
- Miliki Shabu Setengah Milliar Lebih, Seorang Pengengguran di BS, Bengkalis 'Dicokok' Polisi
- Cuci Uang Narkoba,
Bandar di Bengkalis Ini Dituntut 5 Tahun Penjara

- Pemprov Riau Laporkan Koordinator Suporter PSPS Atas Penghinaan Gubernur Riau
- Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Siak
- Penahanan Dialihkan Hakim,
Usai Sidang, Dosen Unri Terjerat Korupsi Gedung Fisipol Melenggang Pulang

- Warga Jalan Gerilya Bengkalis Temukan Ribuan Butir Diduga Permen Ekstasi Senilai Miliaran Rupiah
- Polda Riau Bantah Adanya Laporan AMPM Terkait Kasus Penghinaan Gubernur Riau
- Jaksa Akan Tempuh In Absentia, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi ADD Jangkang, Bengkalis Melarikan Diri
- Suporter PSPS Mau Demo, Pasukan Anti Huru-hara Bersiap di Kantor Gubri
- Kembali, Polsek Mandau Jaring Motor Balapan Liar di Duri
- Kecelakaan Akibat Lindas Genangan Air di Jalan, Humas PKS PT BIM Tewas
- Satu dari Dua Buronan 'Big Bos' PT MAL Sudah Dieksekusi Kajari Pelalawan
- Bawaslu Riau Hormati Proses Hukum Komisioner Bawaslu Inhu
- Temuan Diduga Sabu Dalam Koper dan Ekstasi di Bengkalis, Polisi Dikabarkan Amankan Pelaku
- Kabur Berhasil Ditangkap, Tiga Napi Diserahkan Polres Bengkalis ke Lapas Kerinci, Jambi
- Hakim Sebut Wabup Bengkalis Terlibat Dugaan Korupsi Pipa PDAM
- Seorang Warga Temukan Belasan Bungkus Diduga Sabu dan Pil Ekstasi di Pinggir Jalan Batang Duku, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com