Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 Juni 2019 16:35
Bupati Kuansing Kerahkan Seluruh Anggotanya Bersihkan Pasar Modern

Kamis, 20 Juni 2019 16:26
HUT ke-73 Bhayangkara, Polsek Pelangiran Taja Bakti Sosial

Kamis, 20 Juni 2019 14:47
Pemprov Terus Lobi Pusat Agar DBH Riau Triwulan IV 2019 tak Tunda Salur

Kamis, 20 Juni 2019 14:15
Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman

Kamis, 20 Juni 2019 14:09
Sharing tentang Pembahasan APBD Perubahan, DPRD Kota Solok Berkunjung ke Dewan Kuansing

Kamis, 20 Juni 2019 13:28
Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan

Kamis, 20 Juni 2019 13:18
Tersandung Berbagai Kasus, Sejumlah Kades di Pelalawan Dibayang-Bayangi Penjara

Kamis, 20 Juni 2019 13:00
HUT ke-235 Pekanbaru, Walikota Pimpin Aksi Bersih-bersih Sungai Siak

Kamis, 20 Juni 2019 12:48
Juli-Oktober Riau Diprediksi Panas Ekstrim, Pencegahan Dioptimalkan Hadapi Karhutla

Kamis, 20 Juni 2019 11:41
Bupati Kuansing Perintahkan Segera Tuntaskan Jalan Akses ke Pasar Modern

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juni 2019 15:33
Diduga Mencoba Bunuh Diri, Pria di Pekanbaru ini Ditemukan Berlumuran Muntah di Kamar Hotel

Seorang pria diduga telah melakukan percobaan bunuh diri. Ia ditemukan berlumuran muntah di kamar Hotel Rainbow di Kelurahan Kampung Dalam, Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Karyawan di Hotel Rainbow, Jalan khadijah Ali, No 27, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan mendadak geger saat mendapati seorang tamu pria yang menginap di kamar 201 dalam keadaan tak sadarkan diri dan berlumuran muntah di atas kasur. Tamu yang diketahui bernama Eka Harry Putra (26) tersebut ditemukan nyaris tewas diduga hendak melakukan bunuh diri.

Menurut Kapolsek Senapelan, Kompol Kari Amsah Ritonga, peristiwa itu sendiri terjadi pada Rabu (12/06/19) pukul 12.00 WIB siang kemarin. Mantan Kapolsek Tampan ini menjelaskan, sebelum ditemukan tak sadarkan diri di kamar, sekitar pukul 11.00 WIB, korban sempat ditelpon oleh saksi mata sekaligus resepsionis hotel, Riza (30). Saat itu, sambung Kapolsek, saksi menanyakan mengenai status kamar yang disewa korban, apakah akan diperpanjang atau tidak.

Dalam percakapan di telpon itu, korban pun menegaskan bahwa sewa kamar yang ditempatinya akan diperpanjang. Begitu korban memberikan kepastian, saksi lalu menyuruh cleaning service hotel, Sahrul (26) untuk mendatangi kamar korban dan meminta deposit atau uang sewa kamar.

"Tapi ketika cleaning service tersebut mengetuk pintu kamar sambil memanggil korban, korban sama sekali tidak menjawab. Selanjutnya, yang bersangkutan pun memberitahukan hal itu pada resepsionis hotel. Tapi tidak berapa lama kemudian, keluarga korban datang ke TKP untuk bertemu dengan korban. Setelah pihak hotel menjelaskan kalau korban tak mau membuka pintu kamar, keluarga korban langsung meminta pihak hotel untuk membuka kamar tersebut menggunakan kunci master atau kunci cadangan," ujarnya kepada riauterkini.com, Kamis (13/06/19).

Ketika pintu kamar terbuka, kata dia lagi, pihak hotel bersama keluarga korban pun kaget karena melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak berlumuran muntah di atas tempat tidur dan tidak sadarkan diri. Beruntung saat itu korban masih bernyawa. Tanpa membuang-buang waktu, korban langsung dibawa oleh keluarganya ke RS Bina Kasih di Jalan Samanhudi, Kelurahan Sago dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Sementara itu, dari hasil olah TKP di lokasi kejadian, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti satu buah sangkur, satu botol Viksal pembersih lantai, 2 bungkus racun tikus, seprai bekas muntahan korban, satu unit handphone milik korban, jam tangan, buku tabungan dan kartu identitas korban. Dari beberapa barang bukti yang ditemukan tersebut, polisi pun menduga kuat bahwa korban hendak melakukan bunuh diri.

"Saat ini korban masih dirawat di RS Bina Kasih, korban diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri. Tapi (penyelidikan) masih kita dalami, termasuk meminta keterangan dari keluarga korban," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satu dari Dua Buronan 'Big Bos' PT MAL Sudah Dieksekusi Kajari Pelalawan
- Bawaslu Riau Hormati Proses Hukum Komisioner Bawaslu Inhu
- Temuan Diduga Sabu Dalam Koper dan Ekstasi di Bengkalis, Polisi Dikabarkan Amankan Pelaku
- Kabur Berhasil Ditangkap, Tiga Napi Diserahkan Polres Bengkalis ke Lapas Kerinci, Jambi
- Hakim Sebut Wabup Bengkalis Terlibat Dugaan Korupsi Pipa PDAM
- Seorang Warga Temukan Belasan Bungkus Diduga Sabu dan Pil Ekstasi di Pinggir Jalan Batang Duku, Bengkalis
- Satreskrim Polres Pelalawan Serahkan Tersangka Ketua PPK ke Jaksa
- Terjerat OTT, Dua Pegawai BPN Siak Dituntut Hukuman 14 Bulan Penjara
- BNNP Riau Ringkus Pasangan Kekasih Pemilik 1 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi
- ‎14,26 Gram Sabu Disita,
Pengedar Narkoba di Tambusai Diciduk Polisi Rohul di Rumahnya

- Sunoto Resmi Jabat Ketua PN Pasirpangaraian Gantikan Sarudi
- Polda Riau Musnahkan 26,70 Kilogram Sabu dan 12.513 Butir Ekstasi
- Mobdis Pemkab Bengkalis Ringsek Setelah Tabrak Pagar Besi di Pakning, Bengkalis
- Berkelahi dan Saling Bacok di Riau Foodcourt Pekanbaru, 4 Pria Diborgol Polisi
- Korupsi Pipa Transmisi PDAM Inhil,
Kontraktor Divonis Lebih Rendah, PNS Lebih Tinggi

- Satu Ditembak, Polres Bengkalis Tangkap Tiga Napi Kabur dari Rutan Sungai Penuh, Jambi
- Polres Dumai Tangkap Dua Bandar Sabu 1 Kilogram Asal Bengkalis
- Laga Kambing Travel Vs Truk, Sejumlah Penumpang Terluka
- Diduga Cabuli Gadis 16 Tahun,
Pelajar SD dan SMK di Bengkalis Berurusan dengan Hukum

- Sepekan Menghilang, Remaja KHS Kuansing Ditemukan Selamat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com