Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Oktober 2019 21:42
Wagub Harap Lima Tahun Tercapai 100 Desa Mandiri di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 20:25
Hadirkan Penampilan 120 Musisi, Bono Jazz Festival 2019 Semarakkan HUT ke 14 Mal SKA

Selasa, 22 Oktober 2019 19:55
Tiang Listrik Bertumbangan di Desa Gambut Mutiara,
Manajer PLN Pangkalan Kerinci Sebut Itu Proyek Kantor Pusat Pekanbaru


Selasa, 22 Oktober 2019 19:41
Tahun Ini Bengkalis Dijatah 83 Formasi CPNS

Selasa, 22 Oktober 2019 17:51
Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya Segera Diumumkan

Selasa, 22 Oktober 2019 17:22
Wabup Kuansing Sumbang Rp 10 Juta untuk Jalur Desa Pulau Godang Kari

Selasa, 22 Oktober 2019 16:49
Lepas Tim Hoki Putri Rohul‎ Ikuti Pra PON di Jakarta, Bupati Sukiman Berharap Tim Lolos Seleksi

Selasa, 22 Oktober 2019 16:01
Ketua Pimpin Paripurna Pengesahan Alat Kelengkapan DPRD Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 15:35
Ini Tanggapan Sekda Terkait Jumlah Penduduk Miskin di Rohul Tertinggi di Riau

Selasa, 22 Oktober 2019 15:07
Bupati Kuansing Apresiasi Aparat Jaga Keamanan Kondusif Selama Pelantikan Presiden

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 16 Juni 2019 18:57
Diduga Cbuli Adik Ipar Berusia 13 Tahun,
Tukang Panen Sawit di Kepenuhan Diciduk Polisi Rohul


Seorang warga Kepenuhan, Rohil diamankan polisi. Pelaku dilaporkan telah mencabuli adik iparnya yang masih belasan tahun.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Aksi pencabulan anak di bawah umur dilakukan orang terdekat korban kembali terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Kali ini bahkan pelakunya merupakan abang ipar korban sendiri.

Diduga telah melakukan pencabulan terhadap adik iparnya inisial K, atau sebut saja Mawar yang masih berusia 13 tahun, pria berusia 33 tahun inisial DG, warga Kecamatan Kepenuhan ini harus berurusan dengan polisi setempat.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK., M.Si, melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Feri Fadli SH, mengungkapkan terduga pelaku pencabulan terhadaap adik iparnya, DG, berhasil ditangkap anggota Polsek Kepenuhan‎ pada Sabtu siang (15/6/2019) sekira pukul 11.30 WIB.

Ipda Feri mengatakan DG sempat buron selama 2 bulan setelah aksinya diketahui, dan dilaporkan ke Polsek Kepenuhan. Hasil penyelidikan didapat informasi bahwa terduga pelaku tengah berada di Desa Kasang Padang Kecamatan Bonai Darussalam.

"Atas perintah Kapolsek Kepenuhan (AKP Dasril) melakukan penangkapan terhadap pelaku di sebuah rumah yang berada dalam perkebunan sawit warga," ungkap Ipda Feri, Ahad (16/6/2019).

Ipda Feri menambahkan saat akan ditangkap di sebuah rumah di Desa Kasang Padang, pelaku tidak mau membuka pintu rumah, sehingga polisi terpaksa melepaskan 2 tembakan ke udara.‎

"Akhirnya pelaku membuka pintu rumah yang dalam kondisi gelap tanpa penerangan dan langsung dibekuk," ujar Ipda Feri dan mengaku pelaku tidak melawan saat ditangkap.

Saat interogasi, terduga pelaku mengakui telah beberapa kalinya mencabuli adik iparnya. Perbuatan itu dilakukan DG saat tengah panen buah kelapa sawit.

Aksi bejad dilakukan DG terjadi pada April 2019 lalu. Saat itu korban diajak pelaku mengutip brondolan buah kelapa sawit di perkebunan sawit SP 5 Desa Kepenuhan Sei Mandian, Kecamatan Kepenuhan.

"Di sanalah pelaku melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban berulang kali," kata Ipda Feri.

Aksi pelaku akhirnya terbongkar, setelah‎ abang kandungnya menjemput Mawar di rumah kakaknya, dua hari pasca pencabulan. Mawar sendiri sudah sekira 3 tahun tinggal di rumah kakaknya.

Saat tinggal bersama abang kandungnya, Mawar jatuh sakit. Wajahnya terlihat pucat, sehingga dirinya sempat dibawa berobat.‎ Karena tidak tahan, akhirnya korban menceritakan kejadian yang menimpanya selama ini kepada abang kandungnya.

Korban mengaku sering disetubuhi abang iparnya di salah satu kebun sawit. Korban takut dan tidak melawan karena diancam jika menolak keinginan terduga pelaku, apalagi sampai memberitahu kelakuan bejatnya kepada orang lain.

Setelah buron sekira 2 bulan, DG diamankan di Mapolsek Kepenuhan untuk diproses lebih lanjut. Bila terbukti, pelaku terancam dijerat Undang-Undang 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Kasasi, PT Kuatkan Vonis Seumur Hidup Bandar98 Kg Narkoba
- Kasus Pembakaran Lahan PT TI di Inhu Ditingkatkan ke Penyidikan
- Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden
- Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas
- Tingkatkan Pelayanan, Polres Inhu Luncurkan Aplikasi SIPEKA
- Ciptakan Kamtibmas, Polsek Kabun Kumpulkan Pemilik Pakter Tuak dan Pemilik Meja Bilyard
- PTUN Segera Eksekusi Putusan Ki Riau Terkait Izin Reklame di Pekanbaru
- Teken Pernyataan Menolak,Pemilik Kebun di Pangkalan Libut, Bengkalis Bertahun Dipalak
- Gugatan Koperasi BBL Desa Ulak Patian dengan Tergugat PT PISP II Dikabulkan Majelis‎ Hakim
- Polda Riau Bekuk 8 Bandar Narkoba Pemilik 89,7 Kg Sabu dan 24 Ribu Butir Ekstasi
- Gerebek Rumah di Belakang‎ RS Az-Zahra Ujung Batu, Polisi Rohul Ciduk 3 Pria dan Seorang Perempuan
- Harus Dimanfaatkan untuk Keadilan, Pesan Jaksa Agung Saat Resmikan Gedung Kejati Riau
- 9 Petak Ruko  Hangus Terbakar di Pangkalankerinci
- Terduga Pengedar di Ujung Batu Ditangkap, 18 Paket Sabu dan Mobil Avanza Disita
- Seorang Germo Ditangkap, Polisi Ungkap Prostitusi Anak di Mandau, Bengkalis
- Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara
- Polisi Tangkap Kurir 27,1 Kg Sabu dan 19.463 Butir Pil Ekstasi di Roro Air Putih, Bengkalis
- Gerebek Transaksi Narkoba, Polsek Sukajadi Sita Ribuan Ekstasi dan 1 Kg Sabu
- Ketua Pengelola Jalan Diperiksa Dugaan Pungli,
Ratusan Masyarakat Desa Batang Kumu Ikut Mengawal di Polres Rohul

- Antar Sabu ke Pembeli, IRT di Desa Mahato Ditangkap Pol‎isi Rohul, Suaminya DPO


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com