Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Juli 2019 16:16
AHM Mulai Pasarkan Motor Ikonik dan Unik Honda Monkey

Kamis, 18 Juli 2019 13:14
BAZ Puji Unit Pengumpul Zakat Disdik Pekanbaru

Kamis, 18 Juli 2019 12:57
Kelak Perda KLA Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Bebasis Hak Anak di Pekanbaru

Kamis, 18 Juli 2019 11:01
Sukseskan Pacu Jalur 2019, ASN Goro Bersihkan Hotel Kuansing

Kamis, 18 Juli 2019 10:53
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Bersihkan Ceceran Crude Oil

Kamis, 18 Juli 2019 10:22
Seorqng PNS, Polda Riau Amankan 30 Pengunjung Tempat Hiburan di Pekanbaru

Kamis, 18 Juli 2019 10:14
Cari Solusi Penyelamatan, Komisi I DPRD Pelalawan Kunjungi AKN Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 08:31
TNI Selalu Bersama Rakyat, Anggota Satgas TMMD ke-105 Kodim 0313/KPR Bantu Pencari Rumput

Kamis, 18 Juli 2019 07:19
Kapolda Riau Lepas 100 Personil BKO ke Polda Papua

Rabu, 17 Juli 2019 18:55
Dilepas Ketua KONI Kampar, Atlet PODSI Kampar Diharapkan Cetak Prestasi Diajang KIDBF 2019

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 17 Juni 2019 15:34
Diduga Cabuli Gadis 16 Tahun,
Pelajar SD dan SMK di Bengkalis Berurusan dengan Hukum


Na'udzubillah! Diduga bertindak asusila terhadap seorang gadis berumur 16 tahun, dua remaja di Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis, terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Riauterkini-BENGKALIS-Na'udzubillah!, Diduga bertindak asusila terhadap seorang gadis berumur 16 tahun, dua remaja warga Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, AD (17) pelajar SMK kelas 3 dan NA (13), masih bersekolah dasar (SD) kelas 5, terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Berkas sebagai tersangka dan barang bukti kedua remaja ini sudah dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis atau sudah tahap dua, pada Senin (17/6/19) siang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Bengkalis Iwan Roy Charles, SH, didampingi JPU Eriza Susila, SH ketika dikonfirmasi terhadap perkembangan kasus kedua remaja ini sudah dilimpahkan ke penuntut, dibenarkan.

"Berkas perkaranya sudah kita terima dan sudah dilimpahkan pihak kepolisian dan kita terima. Segera akan kita limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan," ujar Iwan Roy, kepada sejumlah awak media usai pelimpahan, Senin (17/6/19).

Kasus remaja diduga bertindak mesum sesama anak di bawah umur itu terungkap, pada Jum'at (1/3/19) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Dua orang saksi Feb dan Fan yang sedang melintas di perkebunan kelapa sawit, Jalan Ahmad Yani, Desa Sejangat, Kecamatan Bukit Batu, mendengar suara orang di dalam semak-semak.

Kemudian mendekati suara tersebut dan menegur, kemudian mendengar suara orang sedang berlari ke arah semak-semak kebun sawit dan tidak lama kemudian muncul remaja perempuan (korban) NNS (16) dari dalam semak-semak.

Lalu, warga menanyakan tujuan korban di semak-semak. Dan pada saat itu NNS mengatakan, telah disetubuhi oleh remaja yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu di semak-semak.

Memperoleh keterangan itu, kemudian korban dihantarkan saksi ke rumah keluarganya. Keluarga korban yang tidak diterima perlakuan itu, kemudian melaporkannya ke Polsek Bukit Batu.

"Remaja yang menjadi korban ini, juga sedikit mengalami gangguan kesehatannya. Tersangka AD yang sudah melakukan persetubuhan, sedangkan NA memegang. AD resmi kita tahan, sementara NA tidak bisa kita tahan karena sesuai dengan aturannya. Pelaku dan korban juga saling kenal dan tetangga," katanya lagi.

Sementara itu, AD yang sempat berhasil ditemui mengaku sangat menyesal. Tindakan persetubuhan yang dituduhkan terhadap dirinya itu bukan atas kemauannya sendiri, akan tetapi, terpengaruh oleh ajakan korban.

"Pak saya menyesal, perbuatan itu dilakukan karena diajak oleh korban bukan semata-mata kemauan saya sendiri," ucapnya.

Akibat perbuatan asusila itu, kedua remaja masih bersekolah ini akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) Jo ayat (2) atau Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35/2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Anak.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Seorqng PNS, Polda Riau Amankan 30 Pengunjung Tempat Hiburan di Pekanbaru
- Kapolda Riau Lepas 100 Personil BKO ke Polda Papua
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil
- Nyawa Diujung Tanduk, Bandar Narkoba 98 Kg Berharap Belas Kasihan Hakim
- Datang ke Pekanbaru jadi Begal Bersamurai, Pria ini Ternyata Residivis Penyelundupan BBM
- Tiga Buron, Dua Copet Spesialis Angkot di Pekanbaru Dibekuk Polisi
- Dijambret, Ibu Bercadar Pingsan di Trotoar Jalan Sumatera Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com