Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Oktober 2019 12:33
BI Kpw Riau Resmikan BI Corner Di SMA Dharma Yuda

Senin, 14 Oktober 2019 11:03
Pengunjung Kecewa, Panitia Pelalawan Expo 2019 Sampaikan Permohonan Maaf 

Senin, 14 Oktober 2019 10:49
Puncak Peringatan HUT ke-20 Kabupaten Rohul Meriah, Berikut Foto-fotonya

Senin, 14 Oktober 2019 09:39
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing

Senin, 14 Oktober 2019 07:57
Pilkada Bengkalis 2020,
14 Balon Bupati dan Wakil Kembalikan Berkas ke PAN


Senin, 14 Oktober 2019 07:35
Sempena HUT ke-20 Kabupaten, PT RAPP Raih Penghargaan Program Kampung Iklim di Pelalawan dan Siak

Senin, 14 Oktober 2019 07:22
Sound Sistem Buruk Bikin Penampilan Nissa Sabyan di HUT ke-20 Pelalawan Menyebalkan

Ahad, 13 Oktober 2019 21:06
Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul Ditutup dengan Pesta Kembang Api, Hiburan Rakyat dan Wali Band

Ahad, 13 Oktober 2019 16:59
Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik

Ahad, 13 Oktober 2019 15:12
"Satu, Dua, Tiga!",
Masyarakat Bengkalis Masih Pertahankan Tradisi Gotong Royong


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 17 Juni 2019 15:34
Diduga Cabuli Gadis 16 Tahun,
Pelajar SD dan SMK di Bengkalis Berurusan dengan Hukum


Na'udzubillah! Diduga bertindak asusila terhadap seorang gadis berumur 16 tahun, dua remaja di Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis, terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Riauterkini-BENGKALIS-Na'udzubillah!, Diduga bertindak asusila terhadap seorang gadis berumur 16 tahun, dua remaja warga Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, AD (17) pelajar SMK kelas 3 dan NA (13), masih bersekolah dasar (SD) kelas 5, terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Berkas sebagai tersangka dan barang bukti kedua remaja ini sudah dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis atau sudah tahap dua, pada Senin (17/6/19) siang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Bengkalis Iwan Roy Charles, SH, didampingi JPU Eriza Susila, SH ketika dikonfirmasi terhadap perkembangan kasus kedua remaja ini sudah dilimpahkan ke penuntut, dibenarkan.

"Berkas perkaranya sudah kita terima dan sudah dilimpahkan pihak kepolisian dan kita terima. Segera akan kita limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan," ujar Iwan Roy, kepada sejumlah awak media usai pelimpahan, Senin (17/6/19).

Kasus remaja diduga bertindak mesum sesama anak di bawah umur itu terungkap, pada Jum'at (1/3/19) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Dua orang saksi Feb dan Fan yang sedang melintas di perkebunan kelapa sawit, Jalan Ahmad Yani, Desa Sejangat, Kecamatan Bukit Batu, mendengar suara orang di dalam semak-semak.

Kemudian mendekati suara tersebut dan menegur, kemudian mendengar suara orang sedang berlari ke arah semak-semak kebun sawit dan tidak lama kemudian muncul remaja perempuan (korban) NNS (16) dari dalam semak-semak.

Lalu, warga menanyakan tujuan korban di semak-semak. Dan pada saat itu NNS mengatakan, telah disetubuhi oleh remaja yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu di semak-semak.

Memperoleh keterangan itu, kemudian korban dihantarkan saksi ke rumah keluarganya. Keluarga korban yang tidak diterima perlakuan itu, kemudian melaporkannya ke Polsek Bukit Batu.

"Remaja yang menjadi korban ini, juga sedikit mengalami gangguan kesehatannya. Tersangka AD yang sudah melakukan persetubuhan, sedangkan NA memegang. AD resmi kita tahan, sementara NA tidak bisa kita tahan karena sesuai dengan aturannya. Pelaku dan korban juga saling kenal dan tetangga," katanya lagi.

Sementara itu, AD yang sempat berhasil ditemui mengaku sangat menyesal. Tindakan persetubuhan yang dituduhkan terhadap dirinya itu bukan atas kemauannya sendiri, akan tetapi, terpengaruh oleh ajakan korban.

"Pak saya menyesal, perbuatan itu dilakukan karena diajak oleh korban bukan semata-mata kemauan saya sendiri," ucapnya.

Akibat perbuatan asusila itu, kedua remaja masih bersekolah ini akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) Jo ayat (2) atau Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35/2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Anak.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik
- Warga Sialang Jaya Rohul Tembak Tetangga‎ Pakai Senapan Angin, Diduga ini Pemicunya
- Polda Riau Terapkan Metode  Scientific Crime Investigation Tangani Karhutla di Riau
- Polres Kuansing Gelar BINLAT untuk Calon Polisi
- Sehari, Enam Jaringan Pengedar, Pemakai Barang Haram Diringkus Polres Bengkalis
- Pengedar Barang Haram di Bengkalis Diringkus Polisi
- Polres Inhil Segel 50 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Keritang
- Gara-gara Sepeda Motor, Abang Kandung di Bengkalis Tega Tikam Adiknya Sendiri
- Kaca Mobil Pelanggan Nasi Ampera di Duri Jadi Sasaran Maling Pecah Kaca
- Ditinggal Makan Siang, Mobil yang Terparkir di duri Jadi Sasaran Pencuri
- Kisruh Pilkades Kesumbo Ampai, Bengkalis Berujung Demo, Minta Tahapan Dilanjutkan  
- Terlindas Truk, Karyawan Leasing di Duri Tewas Mengenaskan
- Tunggu Pembeli di Jembatan, Pengedar Sabu di Desa Rambah Tengah Barat Ditangkap Polisi Rohul
- Kebakaran 12 Rumah dan Satu Vihara di Rohil Tewaskan Dua Warga
- Bus PMTOH Terbalik di Kuansing, 7 Korban Tewas dan Belasan Luka
- Tabrak Truk Trailer Berhenti‎ di Rambah Hilir, Sopir Travel Asal Padang Meninggal di TKP
- Terlibat Gratifikasi, Oknum Mantan Kades di Pelalawan Dijebloskan ke Pejarah
- Pelaku Cabuli Anak SD di Bengkalis Terancam 15 Tahun Penjara
- Polda Riau Tetapkan Tersangka Terhadap Dua Pimpinan PT SSS
- Kapten Inf Kasmir Jabat Danramil 02 Rambah Menggantikan Kapten Inf Junaedi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com