Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Oktober 2019 12:33
BI Kpw Riau Resmikan BI Corner Di SMA Dharma Yuda

Senin, 14 Oktober 2019 11:03
Pengunjung Kecewa, Panitia Pelalawan Expo 2019 Sampaikan Permohonan Maaf 

Senin, 14 Oktober 2019 10:49
Puncak Peringatan HUT ke-20 Kabupaten Rohul Meriah, Berikut Foto-fotonya

Senin, 14 Oktober 2019 09:39
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing

Senin, 14 Oktober 2019 07:57
Pilkada Bengkalis 2020,
14 Balon Bupati dan Wakil Kembalikan Berkas ke PAN


Senin, 14 Oktober 2019 07:35
Sempena HUT ke-20 Kabupaten, PT RAPP Raih Penghargaan Program Kampung Iklim di Pelalawan dan Siak

Senin, 14 Oktober 2019 07:22
Sound Sistem Buruk Bikin Penampilan Nissa Sabyan di HUT ke-20 Pelalawan Menyebalkan

Ahad, 13 Oktober 2019 21:06
Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul Ditutup dengan Pesta Kembang Api, Hiburan Rakyat dan Wali Band

Ahad, 13 Oktober 2019 16:59
Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik

Ahad, 13 Oktober 2019 15:12
"Satu, Dua, Tiga!",
Masyarakat Bengkalis Masih Pertahankan Tradisi Gotong Royong


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Juni 2019 17:51
Hakim Sebut Wabup Bengkalis Terlibat Dugaan Korupsi Pipa PDAM

Majelis hkim Pengadilan Negeri Pekanbaru menyebutkan Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad ikut terlibat dalam penyimpangan proyek pengadaan pipa transmisi PDAM di Tembilanan, Indragiri Hilir.

Riauterkini - PEKANBARU - Dalam pertimbangan majelis hakim pada amar putusan terdakwa Edi Mufti, Sabar Stevanus P Simalongo dan Syafrizal Taher yang dibacakan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (18/06/19), disebutkan Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad ikut terlibat dalam penyimpangan proyek pengadaan pipa transmisi PDAM di Tembilanan, Indragiri Hilir. Dia menekan (intervensi) panitia pengadaan barang dan jasa agar menandatangani PT Panotari Raja sebagai pemenang lelang proyek.

Dalam proyek itu, Edi Mufti menjabat selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Syafrizal Taher selaku konsultan pengawas proyek. Sementara Sabar Stevanus P Simalongo selalu Direktur PT Panatori Raja.

PT Panatori Raja sebenarnya tidak layak sebagai pemenang  lelang proyek pengadaan pipa transmisi tahun 2013 itu. Hal itu juga diketahui oleh Edi Mufti dan Muhammad yang saat itu menjabat Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau.

"Panitia pengadaan barang dan jasa mendapatkan tekanan dan intimidasi dari saksi Muhammad dan meminta panitia pengadaan barang dan jasa menandatangani pemenang lelang. Kalau tidak mau, maka tidak akan diikutkan lagi dalam setiap proyek di Dinas PU Riau," kata majelis hakim yang diketuai Mahyuddin. 

Pertimbangan lain adalah  untuk penetapan PT Panatori Raja sebagai pemenang jelas telah direkayasa oleh terdakwa Edi Mufti dan Muhammad.

"Seharusnya terdakwa Edi Mufti dan saksi Muhammad membatalkan lelang tapi tidak dilakukan, bahkan saksi Muhammad ngotot menyatakan PT Panatori Raja sebagai pemenang," ucap hakim.

Pada saat lelang diumumkan pada tanggal 14 Mei 2013 hingga  21 Mei 2013 melalui website LPSE Riau www.lpse.riau.go.id, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Komitmen adalah sejumlah Rp3.828.770.000. 

Saat lelang dimulai saksi Harris Anggara alias Lion Tjai selaku Direktur PT Cipta Karya Bangun Nusa mengaku sebagai supplier pipa dari Medan dan  memakai tiga perusahaan untuk mengikuti lelang, yakni PT Panotari Raja, PT Harry Graha Karya dam PT Andry Karya Cipta.

Dalam pelaksanaan pipa terdapat penyimpangan dalam proses pelelangan. Terdapat kesamaan dukungan teknis barang/spesifikasi teknik yang ditawarkan antara dokumen ketiga perusahaan fiktif.

Pengerjaan proyek tidak dilakukan dengan benar oleh terdakwa Sabar bersama Harris Anggara. Pemasangan pipa transmisi PE 100 DN 500 mm TA 2013  tidak sesuai dengan SNI Nomor 4829.2:2012 maupun SNI Nomor 06-4829-2005, yang berarti material atau bahan baku yang digunakan tidak sesuai dengan standar mutu.

Pengujian terhadap tebal dinding pipa, hasilnya menunjukan ketebalan minimum 23,79 mm s.d maksimum 27,08 mm. Padahal  syarat mutunya adalah minimum 29,7 mm sampai  maksimum 32,8 mm.

 Selain itu, pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PE 100 DN 500mm TA 2013 telah terjadi keterlambatan 28  hari kerja. Harusnya perusahaan didenda tapi hal itu tidak dilakukan oleh Dinas PU Riau hingga negara dirugikan Rp2,6 miliar.

Dalam putusannya, majelis hakim menghukum  Sabar Stevanus P Simalongo, dan Edi Mufti dengan penjara selama 5 tahun. Keduanya juga dihukum membayar denda masing-masing Rp200 juta atau subsider 3 bulan kurungan.

Sabar Stefanus P Simalongo dijatuhi hukuman tambahan membayar uang pengganti kerugian negara Rp35 juta yang sudah dititipkan  ke kejaksaan. Uang pengganti ini jauh berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni Rp2,5 miliar.

Sementara, terdakwa Syafrizal Taher divonis hakim dengan hukuman 4 tahun penjara, denda Rp200 juta atau subsider 3 bulan kurungan. Uang Rp92 juta yang dititipkan dalam proses penyidikan dianggap sebagai pengganti kerugian negara.*(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik
- Warga Sialang Jaya Rohul Tembak Tetangga‎ Pakai Senapan Angin, Diduga ini Pemicunya
- Polda Riau Terapkan Metode  Scientific Crime Investigation Tangani Karhutla di Riau
- Polres Kuansing Gelar BINLAT untuk Calon Polisi
- Sehari, Enam Jaringan Pengedar, Pemakai Barang Haram Diringkus Polres Bengkalis
- Pengedar Barang Haram di Bengkalis Diringkus Polisi
- Polres Inhil Segel 50 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Keritang
- Gara-gara Sepeda Motor, Abang Kandung di Bengkalis Tega Tikam Adiknya Sendiri
- Kaca Mobil Pelanggan Nasi Ampera di Duri Jadi Sasaran Maling Pecah Kaca
- Ditinggal Makan Siang, Mobil yang Terparkir di duri Jadi Sasaran Pencuri
- Kisruh Pilkades Kesumbo Ampai, Bengkalis Berujung Demo, Minta Tahapan Dilanjutkan  
- Terlindas Truk, Karyawan Leasing di Duri Tewas Mengenaskan
- Tunggu Pembeli di Jembatan, Pengedar Sabu di Desa Rambah Tengah Barat Ditangkap Polisi Rohul
- Kebakaran 12 Rumah dan Satu Vihara di Rohil Tewaskan Dua Warga
- Bus PMTOH Terbalik di Kuansing, 7 Korban Tewas dan Belasan Luka
- Tabrak Truk Trailer Berhenti‎ di Rambah Hilir, Sopir Travel Asal Padang Meninggal di TKP
- Terlibat Gratifikasi, Oknum Mantan Kades di Pelalawan Dijebloskan ke Pejarah
- Pelaku Cabuli Anak SD di Bengkalis Terancam 15 Tahun Penjara
- Polda Riau Tetapkan Tersangka Terhadap Dua Pimpinan PT SSS
- Kapten Inf Kasmir Jabat Danramil 02 Rambah Menggantikan Kapten Inf Junaedi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com