Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Juli 2019 20:32
Cegah Karlahut, Asian Agri Fasilitasi Desa Buka Lahan Tanpa Bakar

Selasa, 23 Juli 2019 19:00
Diduga Sakit, Kakek Tuna Karya di Duri Timur, Bengkalis Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya

Selasa, 23 Juli 2019 18:02
Disinggung Soal Pokir, Anggota DPRD Pelalawan Junaidi Purba Marah-marah 

Selasa, 23 Juli 2019 17:29
Diguyur Hujan Lebat, Karla di Pulau Rupat Dilaporkan Padam

Selasa, 23 Juli 2019 17:10
"Anak Kami Bisa Bekerja Pak"
Masyarakat Sangat Menyayangkan Jika AKN Bengkalis Ditutup


Selasa, 23 Juli 2019 16:31
Lebarkan Sayap, The Daily Wash Laundromat Kembali Buka Dua Cabang di Pekanbaru

Selasa, 23 Juli 2019 16:26
Hasil Pleno Penetapan KPU, Ini 45 Nama Calon Anggota DPRD Rohul yang akan Dilantik

Selasa, 23 Juli 2019 16:21
Tertembak Saat Grebek Buron Pecatan Polisi, Bripka Lius Bakal Diganjar Penghargaan

Selasa, 23 Juli 2019 16:17
KPPBC Dumai Tangkap 2 Pelaku Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Selasa, 23 Juli 2019 15:48
Ada Granat, Berikut Barang Bukti Pengrebekan Bandar Sabu di Pekanbaru

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 20 Juni 2019 10:43
Satu dari Dua Buronan 'Big Bos' PT MAL Sudah Dieksekusi Kajari Pelalawan

Kejari Pelalawan mengeksekusi seorang bos PY MAL, buronan Karlahut. Seorang lagi masih diburu.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Keseriusan Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan mengeksekusi dua  'Big bos' PT Mekar Alam Lestari (MAL) membuahkan hasil. Hal tersebut menyusul satu dari dua buronan petinggi perusahaan ini ternyata sudah di eksekusi.

Eksekusi tersebut, dilakukan melalui operasi senyap, setelah dua orang petinggi perusahaan bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit di kabupaten Pelalawan  ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) selama empat tahun dieksekusi.

Kepala Kejari Pelalawan, Nophy Tennophero Sout, SH, MH melalui Kasi Pidana Umum, Agus Kurniawan, SH, MH ketika dikomfirmasi, Kamis (20/6/19) membenarkan telah mengeksekusi satu orang petinggi PT MAL atas nama terpidana Suheri Terta.

Sementara satu orang lagi atas nama terpidana Fahrudin Lubis, menurut penuturan Kasi Pidum sedang diburu pihaknya.

"Keduanya, sudah ditetapkan sebagai DPO atas putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) dalam perkara Karhutla tahun 2009 dan memerintahkan kita untuk mengeksekusinya," terang Agus begitu panggilan akrab Kasi Pidum ini.

Menurut Agus, terpidana Suheri Terta terbilang kooperatif terhadap kasus yang melilit dirinya. Dimana, eksekusi melibatkan berbagai pihak dengan membuat janjian pertemuan di Pekanbaru tanggal 13 Mei 2019 lalu.

Dalam pertemuan terbilang singkat itu, akhirnya terpidana Suheri Terta sambung Agus dapat menerima kenyataan atas putusan MA. "Singkat cerita langsung kita giring ia saat itu juga, ke Lembaga Pemasyarakat Sialang Bungkuk Pekanbaru," tegasnya.

Tidak itu saja, berselang satu pekan kemudian setelah penahanan tambah Agus, terpidana Suheri Terta tepatnya, 21 Mei 2019 ia juga membayar denda senilai 100 juta sebagaimana yang tertuang pada putusan MA."Kini kita berupaya memburu satu DPO lagi,"tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Sakit, Kakek Tuna Karya di Duri Timur, Bengkalis Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya
- Tertembak Saat Grebek Buron Pecatan Polisi, Bripka Lius Bakal Diganjar Penghargaan
- KPPBC Dumai Tangkap 2 Pelaku Penyelundupan Narkotika dari Malaysia
- Ada Granat, Berikut Barang Bukti Pengrebekan Bandar Sabu di Pekanbaru
- Dalam 4 Jam, 10 Pelaku Pengedar Narkoba Ditangkap Polres Inhu
- Tembak Mati Buron Pecatan Polisi, Aparat Sita Senapan dan Granat
- Kesaksian Warga Lokasi Penyergapan,
Dengar Tiga Tembakan dan tak Tau Bertetangga Residivis

- Termasuk Pecatan Polisi, Dua Bandar Besar Narkoba Tewas Baku-tembak dengan Polisi di Pekanbaru
- Dugaan Korupsi DPRD Inhu Dalam Tahap Penyelidikan
- Dugaan Korupsi MTQ, Kabag Kesra Pemkab Inhu Jadi Tersangka
- Polda Riau Periksa Lima Saksi Perkara Dugaan Penghinaan Gubernur Riau
- Pendemo Desak Polda Riau Kawal Penyidikan Dugaan SPPD Fiktif 40 Anggota DPRD Inhu
- Gagalkan Peredaran 12,4 Kg Sabu, Polresta Pekanbaru Selamatkan 74 Ribu Jiwa
- Karlahut Melanda, Izin Terbang 5 Helikopter Pemadam di Riau Justru Habis
- Polresta Pekanbaru sita 12,4 Kg Sabu dari Kurir Jaringan Malaysia Asal Banjarmasin
- Terus Gencarkan Razia, Polsek Mandau Amankan Sejumlah Motor Balapan Liar
- Kebakaran Ludeskan 11 Rumah Warga Tembilahan Hulu
- Hindari Tabrakan, Satu Truk Terguling di Kuansing
- Polres Kampar Gulung 4 Anggota Sindikat Narkoba
- Sedang Rekap Nomor,
2 Juru Tulis Togel di Bonai Darussalam Ditangkap Polisi Rohul



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com