Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Juli 2019 16:43
Sedang Rekap Nomor,
2 Juru Tulis Togel di Bonai Darussalam Ditangkap Polisi Rohul


Jum’at, 19 Juli 2019 16:34
Tuntut Diskualifikasi NJ, Puluhan Massa Geruduk Kantor KPU Pekanbaru

Jum’at, 19 Juli 2019 15:42
Sabtu Besok Berangkat ke Pekanbaru,
4 JCH Rohul Tunda Keberangkatan dan 2 Di Antaranya Sakit


Jum’at, 19 Juli 2019 14:42
Capai Satu Kilometer Lebih, Abrasi di Bengkalis jadi Perhatian Menko Kemaritiman

Jum’at, 19 Juli 2019 13:51
BUMD Pelalawan Bungakan Dana Penyertaan Modal TA 2017 Senilai Rp6,1 Miliar

Jum’at, 19 Juli 2019 13:01
Ditinggal ke Pasar,
Rumah Semi Permanen Milik Lansia di Bathin Solapan, Bengkalis Ludes Dilalap Api


Jum’at, 19 Juli 2019 12:30
Sektor Migas Beri Andil Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,3 Persen

Jum’at, 19 Juli 2019 09:51
Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg

Jum’at, 19 Juli 2019 09:42
AHM Luncurkan Si Penjelajah Jalanan, Honda Skutik ADV150

Jum’at, 19 Juli 2019 08:06
Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Juni 2019 15:38
Bertema "Kampanye Akbar Stop Narkoba", BNNP Riau Taja Peringatan HANI 2019

Puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 digelar BNNP Riau di Aula Brimob di Jalan KH. Ahmad Dahlan Pekanbaru. Gelaran ini mengusung tema Kampanye Akbar Stop Narkoba.

Riauterkini - PEKANBARU - Selain dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo gelaran ini juga turut dihadiri Gubernur Riau, Syamsuar. Hadir pula segenap tamu undangan dari berbagai instansi yang ada di Riau.

Kepada riauterkini.com, Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo menjelaskan gelaran ini merupakan salah satu upaya untuk kembali mengobarkan semngat anti narkoba diseluruh lini masyarakat.

"Untuk memperingati HANI 2019 kita telah laksanakan berbagai gelaran, mulai dari kegiatan sifat kemanusian, mulai dari kunjungan ke panti asuhan, pondok pesantren yang memang membutuhkan uluran tangan. Kita juga mengajak kaum millenial untuk mengajak lingkungan keluarga, bebas narkoba dengan menulis artikel bertema Millenial Bebas Narkoba Menuju Indonesia Emas," Paparnya.

Selain itu, Untung juga memaparkan bahwa pigaknya juga telah tindakan pemberantasan guna mempwrkecil peredaran narkoba di Riau. Seperri pigaknya telah berhasil melakukan pengungkapan sebanyak 16 Laporan Kejadian Narkoba (LKN). Dari kasus ini pohaknya berhasil menyita hampir 70 kilogram sabu dan 26 ribu butir pil ekstasi. Untuk tersangka sebanyak 31 orang. Dimana sebagian sudah di vonis dan sebagian masih dalam penyelidikan sepanjang 2019 ini.

"Riau masuk dalam 10 besar wilayah rawan narkoba. Bahkan menduduki peringkat ke-7 dari 34 provinsi yang ada. Hingga saat ini tercatat 1,87 persen atau sebanyak 132.240 orang warga Riau terpapar narkoba," Bebernya.

Meski begitu lanjut Untung, narkoba bukan berarti di produksi di Riau. Mayoritas barang haram tersebut datang dari China melalui Malaysia dan masuk ke Riau lewat jalur tikus yang masih banyak terdapat di pesisir Riau.

Dari pemetaan yang telah dilakukan BNNP Riau ada beberapa wilayah yang menjadi sorotan pohaknya di Riau. Semuanya merupakan daeeah pesisir. Seperti, Bengkalis, Dumai, Meranti dan Tembilahan. "Masih banyak jalur tikus yang digunakan para pelaku untuk memasukkan narkoba ke Riau. Untuk itu, saat ini kita tengah galakkan untuk membentuk relawan dari masyarakat setempat. Sehingga monitoring wilayah pesisir tersebut lebih maksimal," Terangnya.

Disamping itu, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan peringatan HANI ini diharapkan menjadi gerakkan bersama untuk memerangi narkoba di Bumi Lancang Kuning. "Kita prihatin dengan Riau masuk dalam 10 besar wikayah rawan narkoba. Untuk itu membantu kembali membersihakan nama baik Riau kita saat ini tengah menyusun tim terpadu dalam membantu pemberantasan narkoba di Riau. Tim ini merupakan koordinasi dari semua lini, bahkan hingga wikayah masyarakat. Jadi, membantu BNNP Riau dan pihak kepolisian dalam mempersempit ruang gerak pelaku narkoba ini," Paparnya.

Bukan hanya itu, setelah BNNP Riau aktif melakukan tes urine di berbagai instansi pemerintahan, Syamsuar saat ini juga telah siapkan untuk melakukanbtes urine di wilayah pemprov Riau. "Benar, namun memang waktunya masih kita rahasiakan agar hasilnya maksimal," Tutupnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sedang Rekap Nomor,
2 Juru Tulis Togel di Bonai Darussalam Ditangkap Polisi Rohul

- Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg
- Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa
- Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD
- Merasa Tertipu, Nasabah PT RFB Akan Lapor ke Polisi
- Seorqng PNS, Polda Riau Amankan 30 Pengunjung Tempat Hiburan di Pekanbaru
- Kapolda Riau Lepas 100 Personil BKO ke Polda Papua
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com