Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Oktober 2019 07:16
Tunggangi Trail, Bupati Kuansing Pimpin Parade Kebangsaan dan Merah Putih

Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

Sabtu, 19 Oktober 2019 19:50
Tingkatkan Ekonomi,
Ratusan Petani di Bengkalis Belajar Budi Daya Labu Madu Hana


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Juni 2019 16:37
Korupsi, Tiga ASN Pemkab Inhu Ditahan Kejari

tiga ASN Inhu ditahan pihak Kejari Inhu. Mereka diduga terlibat kasus tipikor honor pendampingan desa dan dana transportasinya.

Riauterkini-RENGAT-Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu, atas dugaan korupsi honor tenaga pendamping desa dan dana transportasi pendamping desa dengan kerugian mencapai Rp 1.939.950.000. Satu dari tersangka hanya dikenakan tahanan kota, akibat sakit yang diderita.

Penahanan terhadap tiga ASN Pemkab Inhu dengan inisial SR mantan Kepala BPMD Kabupaten Inhu yang saat ini menjabat asisten ekonomi pembangunan Pemkab Inhu, SB mantan Sekretaris BPMD Kabupaten Inhu dan BRN selaku pejabat pelaksanaan teknis kegiatan. Setelah dilimpahkan Polres Inhu, disampaikan Kajari Inhu Hayin Suhikto, Selasa (25/6/19) bertempat di Kejari Inhu.

"Setelah dilimpahkan pihak Polres Inhu, terhadap ketiga tersangka ini langsung dilakukan penahanan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, terhadap tersangka berinisial SRN hanya dikenakan tahanan kota, sementara untuk dua tersangka lainya yakni SB dan BRN ditahan di Rutan kelas IIB Rengat untuk 20 hari kedepan," ujarnya.

Diungkapkan Kejari Inhu Hayin Suhikto, pertimbangan untuk dikenakan nya tahanan kota terhadap tersangka SR semata-mata hanya pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan dokter Reza Riandes dari RSUD Indrasari dimana yang bersangkutan menderita penyakit ginjal stadium tiga, diabetes melitus dan hipertensi.

"Atas pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis, tersangka SR ini dikenakan tahanan kota. Jadi tahanan kota ini semata-mata hanya pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis tersebut saja. Bukan ada indikasi lainya," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, tiga ASN yang ditahan Kejari Inhu ini dilakukan setelah melalui proses panjang pemeriksaan atas dugaan korupsi honor tenaga pendamping desa dan dana transportasi pendamping desa serta Usaha Ekonomi Desa (UED) Simpan Pinjam (SP) berprestasi dan transportasi pengelola UED SP BPMD Inhu tahun anggaran 2012, 2013 dan 2014 lalu. Dimana berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan dan audit akibat kasus dugaan korupsi itu, kerugian negara mencapai Rp 1.939.950.000. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden
- Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas
- Tingkatkan Pelayanan, Polres Inhu Luncurkan Aplikasi SIPEKA
- Ciptakan Kamtibmas, Polsek Kabun Kumpulkan Pemilik Pakter Tuak dan Pemilik Meja Bilyard
- PTUN Segera Eksekusi Putusan Ki Riau Terkait Izin Reklame di Pekanbaru
- Teken Pernyataan Menolak,Pemilik Kebun di Pangkalan Libut, Bengkalis Bertahun Dipalak
- Gugatan Koperasi BBL Desa Ulak Patian dengan Tergugat PT PISP II Dikabulkan Majelis‎ Hakim
- Polda Riau Bekuk 8 Bandar Narkoba Pemilik 89,7 Kg Sabu dan 24 Ribu Butir Ekstasi
- Gerebek Rumah di Belakang‎ RS Az-Zahra Ujung Batu, Polisi Rohul Ciduk 3 Pria dan Seorang Perempuan
- Harus Dimanfaatkan untuk Keadilan, Pesan Jaksa Agung Saat Resmikan Gedung Kejati Riau
- 9 Petak Ruko  Hangus Terbakar di Pangkalankerinci
- Terduga Pengedar di Ujung Batu Ditangkap, 18 Paket Sabu dan Mobil Avanza Disita
- Seorang Germo Ditangkap, Polisi Ungkap Prostitusi Anak di Mandau, Bengkalis
- Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara
- Polisi Tangkap Kurir 27,1 Kg Sabu dan 19.463 Butir Pil Ekstasi di Roro Air Putih, Bengkalis
- Gerebek Transaksi Narkoba, Polsek Sukajadi Sita Ribuan Ekstasi dan 1 Kg Sabu
- Ketua Pengelola Jalan Diperiksa Dugaan Pungli,
Ratusan Masyarakat Desa Batang Kumu Ikut Mengawal di Polres Rohul

- Antar Sabu ke Pembeli, IRT di Desa Mahato Ditangkap Pol‎isi Rohul, Suaminya DPO
- Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik
- Warga Sialang Jaya Rohul Tembak Tetangga‎ Pakai Senapan Angin, Diduga ini Pemicunya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com