Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Juli 2019 16:34
Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman

Rabu, 17 Juli 2019 16:29
Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat

Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

Rabu, 17 Juli 2019 16:17
6 Bidan Puskesmas di Rohul Terima SK CPNS‎ Daerah dari Bupati Sukiman

Rabu, 17 Juli 2019 16:11
Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020

Rabu, 17 Juli 2019 15:26
Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden

Rabu, 17 Juli 2019 15:19
Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank

Rabu, 17 Juli 2019 15:03
Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020

Rabu, 17 Juli 2019 14:34
Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 14:09
Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Juni 2019 16:37
Korupsi, Tiga ASN Pemkab Inhu Ditahan Kejari

tiga ASN Inhu ditahan pihak Kejari Inhu. Mereka diduga terlibat kasus tipikor honor pendampingan desa dan dana transportasinya.

Riauterkini-RENGAT-Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu, atas dugaan korupsi honor tenaga pendamping desa dan dana transportasi pendamping desa dengan kerugian mencapai Rp 1.939.950.000. Satu dari tersangka hanya dikenakan tahanan kota, akibat sakit yang diderita.

Penahanan terhadap tiga ASN Pemkab Inhu dengan inisial SR mantan Kepala BPMD Kabupaten Inhu yang saat ini menjabat asisten ekonomi pembangunan Pemkab Inhu, SB mantan Sekretaris BPMD Kabupaten Inhu dan BRN selaku pejabat pelaksanaan teknis kegiatan. Setelah dilimpahkan Polres Inhu, disampaikan Kajari Inhu Hayin Suhikto, Selasa (25/6/19) bertempat di Kejari Inhu.

"Setelah dilimpahkan pihak Polres Inhu, terhadap ketiga tersangka ini langsung dilakukan penahanan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, terhadap tersangka berinisial SRN hanya dikenakan tahanan kota, sementara untuk dua tersangka lainya yakni SB dan BRN ditahan di Rutan kelas IIB Rengat untuk 20 hari kedepan," ujarnya.

Diungkapkan Kejari Inhu Hayin Suhikto, pertimbangan untuk dikenakan nya tahanan kota terhadap tersangka SR semata-mata hanya pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan dokter Reza Riandes dari RSUD Indrasari dimana yang bersangkutan menderita penyakit ginjal stadium tiga, diabetes melitus dan hipertensi.

"Atas pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis, tersangka SR ini dikenakan tahanan kota. Jadi tahanan kota ini semata-mata hanya pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis tersebut saja. Bukan ada indikasi lainya," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, tiga ASN yang ditahan Kejari Inhu ini dilakukan setelah melalui proses panjang pemeriksaan atas dugaan korupsi honor tenaga pendamping desa dan dana transportasi pendamping desa serta Usaha Ekonomi Desa (UED) Simpan Pinjam (SP) berprestasi dan transportasi pengelola UED SP BPMD Inhu tahun anggaran 2012, 2013 dan 2014 lalu. Dimana berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan dan audit akibat kasus dugaan korupsi itu, kerugian negara mencapai Rp 1.939.950.000. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil
- Nyawa Diujung Tanduk, Bandar Narkoba 98 Kg Berharap Belas Kasihan Hakim
- Datang ke Pekanbaru jadi Begal Bersamurai, Pria ini Ternyata Residivis Penyelundupan BBM
- Tiga Buron, Dua Copet Spesialis Angkot di Pekanbaru Dibekuk Polisi
- Dijambret, Ibu Bercadar Pingsan di Trotoar Jalan Sumatera Pekanbaru
- Polda Riau Selidiki Penemuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Dua Maling Spesialis Rumah Kos di Duri Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com