Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Oktober 2019 13:23
Fahmizal Usman Besok Dilantik Sebagai Asisten Deputy Pengembangan Pemasaran Kemenpar RI

Senin, 14 Oktober 2019 13:14
Antar Sabu ke Pembeli, IRT di Desa Mahato Ditangkap Pol‎isi Rohul, Suaminya DPO

Senin, 14 Oktober 2019 12:33
BI Kpw Riau Resmikan BI Corner Di SMA Dharma Yuda

Senin, 14 Oktober 2019 11:03
Pengunjung Kecewa, Panitia Pelalawan Expo 2019 Sampaikan Permohonan Maaf 

Senin, 14 Oktober 2019 10:49
Puncak Peringatan HUT ke-20 Kabupaten Rohul Meriah, Berikut Foto-fotonya

Senin, 14 Oktober 2019 09:39
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Singingi Hilir, Kuansing

Senin, 14 Oktober 2019 07:57
Pilkada Bengkalis 2020,
14 Balon Bupati dan Wakil Kembalikan Berkas ke PAN


Senin, 14 Oktober 2019 07:35
Sempena HUT ke-20 Kabupaten, PT RAPP Raih Penghargaan Program Kampung Iklim di Pelalawan dan Siak

Senin, 14 Oktober 2019 07:22
Sound Sistem Buruk Bikin Penampilan Nissa Sabyan di HUT ke-20 Pelalawan Menyebalkan

Ahad, 13 Oktober 2019 21:06
Hari Jadi ke-20 Kabupaten Rohul Ditutup dengan Pesta Kembang Api, Hiburan Rakyat dan Wali Band

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Juli 2019 11:10
Suruh Panen Sawit di Kebun Orang, Warga Pasir Pandak Ditangkap Polisi Rohul

Seorang warga Pasir Pandak, Rohul ditangkap polisi. Ia menyuruh orang panen sawit di kebun orang lain.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Diduga menyuruh orang panen buah kelapa sawit di kebun orang lain, pria berinisial MK (40 tahun), warga Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditangkap Kepolisian setempat.

MK ditangkap anggota Polsek Kepenuhan dengan tuduhan telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), atau menyuruh orang melakukan dan ikut serta melakukan pencurian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Feri Fadli mengatakan dugaan Curat dilakukan MK terjadi pada Senin sore (8/7/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Saat itu,‎ Mukhlis (46 tahun ), selaku korban sekaligus pemilik kebun kelapa sawit, warga Sei Emas Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan pergi ke kebun sawitnya bersama saksi Ahmad Taher (46 tahun), yang berlokasi di daerah Jalan Baru PT. EMA Desa Kepenuhan Hilir, Kecamatan Kepenuhan.

‎Setibanya di kebunnya Mukhlis dan saksi satu dibikin kaget, sebab ada 3 laki-laki tidak dikenal tengah memanen TBS kelapa sawit di kebunnya.

Melihat itu, Mukhlis lantas menghubungi H. M. Razif (60 tahun), selaku saksi dua, untuk melaporkan dugaan pencurian yang terjadi di kebunnya ke Polsek Kepenuhan.

"Selanjutnya anggota polisi bersama saksi dua mendatangi TKP, dan berjumpa dengan korban dan saksi satu di TKP," jelas Ipda Feri, Kamis (11/7/2019).

Setibanya di TKP, polisi bersama korban dan 2 saksi menjumpai 3 laki-laki tidak dikenal sedang memanen buah kelapa sawit di kebun korban.

Saat ditanya polisi, ketiga laki-laki ini mengaku bernama Hermanto, Ari Putra dan Rohmansyah.‎ Ketiganya mengaku memanen sawit karena disuruh oleh MK.‎

"Saat ditanya korban berapa banyak buah sawit yang sudah dipanen, dijawab tukang panen lebih kurang 5 ton," ungkapnya.

Saat polisi sedang mengintrogasi ketiga laki-laki ini, tidak lama berselang datang sebuah mobil pickup Mitsubishi L300 warna hitam yang dikendarai Roki dan Rosi.

Keduanya mengaku akan mengangkat buah kelapa sawit yang telah dipanen. Keduanya mengaku buah sawit yang akan dibawa yakni milik Slamet yang telah dibeli dari MK, namun dijawab Mukhlis bahwa sawit tersebut adalah miliknya.‎

"Atas kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian lebih kurang Rp4 juta," kata Ipda Feri.

Pada Selasa dini hari (9/7/2019), anggota Polsek Kepenuhan melakukan penyelidikan, dan diketahui terlapor MK tengah berada di sebuah rumah di Desa Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam.

Atas perintah Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril SH, anggota mengecek kebenaran informasi. Setibanya di lokasi bahwa benar pelaku ada di sana, dan langsung dilakukan penangkapan.

"Saat diintrogasi bahwa benar pelaku mengakui kepada tukang panen dan yang akan membeli sawit kebun tersebut adalah miliknya," ungkap Ipda Feri lagi.

Atas perbuatannya, tambah Ipda Feri, pelaku dibawa ke Polsek Kepenuhan untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Antar Sabu ke Pembeli, IRT di Desa Mahato Ditangkap Pol‎isi Rohul, Suaminya DPO
- Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik
- Warga Sialang Jaya Rohul Tembak Tetangga‎ Pakai Senapan Angin, Diduga ini Pemicunya
- Polda Riau Terapkan Metode  Scientific Crime Investigation Tangani Karhutla di Riau
- Polres Kuansing Gelar BINLAT untuk Calon Polisi
- Sehari, Enam Jaringan Pengedar, Pemakai Barang Haram Diringkus Polres Bengkalis
- Pengedar Barang Haram di Bengkalis Diringkus Polisi
- Polres Inhil Segel 50 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Keritang
- Gara-gara Sepeda Motor, Abang Kandung di Bengkalis Tega Tikam Adiknya Sendiri
- Kaca Mobil Pelanggan Nasi Ampera di Duri Jadi Sasaran Maling Pecah Kaca
- Ditinggal Makan Siang, Mobil yang Terparkir di duri Jadi Sasaran Pencuri
- Kisruh Pilkades Kesumbo Ampai, Bengkalis Berujung Demo, Minta Tahapan Dilanjutkan  
- Terlindas Truk, Karyawan Leasing di Duri Tewas Mengenaskan
- Tunggu Pembeli di Jembatan, Pengedar Sabu di Desa Rambah Tengah Barat Ditangkap Polisi Rohul
- Kebakaran 12 Rumah dan Satu Vihara di Rohil Tewaskan Dua Warga
- Bus PMTOH Terbalik di Kuansing, 7 Korban Tewas dan Belasan Luka
- Tabrak Truk Trailer Berhenti‎ di Rambah Hilir, Sopir Travel Asal Padang Meninggal di TKP
- Terlibat Gratifikasi, Oknum Mantan Kades di Pelalawan Dijebloskan ke Pejarah
- Pelaku Cabuli Anak SD di Bengkalis Terancam 15 Tahun Penjara
- Polda Riau Tetapkan Tersangka Terhadap Dua Pimpinan PT SSS


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com