Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Juli 2019 13:16
Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD

Selasa, 16 Juli 2019 13:10
Inspektorat Kerahkan 14 Auditor Periksa Khusus BUMD Pelalawan

Selasa, 16 Juli 2019 13:07
Lambat Digunakan, DAK Riau 2019 Rp1,8 Triliun Terancam Hangus

Selasa, 16 Juli 2019 11:33
Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar

Selasa, 16 Juli 2019 11:14
Gantikan Indra Pomi, Kadis Dalduk KB Ditunjuk jadi Plt Kadiskes Pekanbaru

Selasa, 16 Juli 2019 10:41
Ketua DPRD Kuansing Puji Aparat Kompak Layani Masyarakat

Selasa, 16 Juli 2019 09:16
Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.

Selasa, 16 Juli 2019 08:48
Gondol Tropi Bupati Kampar, SMK Kehutanan Juarai Junggle Track Road to HKAN 2019

Selasa, 16 Juli 2019 08:45
Pantau Kinerja Petugas Kampung KB, Disdalduk KB Pekanbaru Launcing Website SRA

Selasa, 16 Juli 2019 08:35
Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Juli 2019 11:10
Suruh Panen Sawit di Kebun Orang, Warga Pasir Pandak Ditangkap Polisi Rohul

Seorang warga Pasir Pandak, Rohul ditangkap polisi. Ia menyuruh orang panen sawit di kebun orang lain.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Diduga menyuruh orang panen buah kelapa sawit di kebun orang lain, pria berinisial MK (40 tahun), warga Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditangkap Kepolisian setempat.

MK ditangkap anggota Polsek Kepenuhan dengan tuduhan telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), atau menyuruh orang melakukan dan ikut serta melakukan pencurian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Feri Fadli mengatakan dugaan Curat dilakukan MK terjadi pada Senin sore (8/7/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Saat itu,‎ Mukhlis (46 tahun ), selaku korban sekaligus pemilik kebun kelapa sawit, warga Sei Emas Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan pergi ke kebun sawitnya bersama saksi Ahmad Taher (46 tahun), yang berlokasi di daerah Jalan Baru PT. EMA Desa Kepenuhan Hilir, Kecamatan Kepenuhan.

‎Setibanya di kebunnya Mukhlis dan saksi satu dibikin kaget, sebab ada 3 laki-laki tidak dikenal tengah memanen TBS kelapa sawit di kebunnya.

Melihat itu, Mukhlis lantas menghubungi H. M. Razif (60 tahun), selaku saksi dua, untuk melaporkan dugaan pencurian yang terjadi di kebunnya ke Polsek Kepenuhan.

"Selanjutnya anggota polisi bersama saksi dua mendatangi TKP, dan berjumpa dengan korban dan saksi satu di TKP," jelas Ipda Feri, Kamis (11/7/2019).

Setibanya di TKP, polisi bersama korban dan 2 saksi menjumpai 3 laki-laki tidak dikenal sedang memanen buah kelapa sawit di kebun korban.

Saat ditanya polisi, ketiga laki-laki ini mengaku bernama Hermanto, Ari Putra dan Rohmansyah.‎ Ketiganya mengaku memanen sawit karena disuruh oleh MK.‎

"Saat ditanya korban berapa banyak buah sawit yang sudah dipanen, dijawab tukang panen lebih kurang 5 ton," ungkapnya.

Saat polisi sedang mengintrogasi ketiga laki-laki ini, tidak lama berselang datang sebuah mobil pickup Mitsubishi L300 warna hitam yang dikendarai Roki dan Rosi.

Keduanya mengaku akan mengangkat buah kelapa sawit yang telah dipanen. Keduanya mengaku buah sawit yang akan dibawa yakni milik Slamet yang telah dibeli dari MK, namun dijawab Mukhlis bahwa sawit tersebut adalah miliknya.‎

"Atas kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian lebih kurang Rp4 juta," kata Ipda Feri.

Pada Selasa dini hari (9/7/2019), anggota Polsek Kepenuhan melakukan penyelidikan, dan diketahui terlapor MK tengah berada di sebuah rumah di Desa Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam.

Atas perintah Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril SH, anggota mengecek kebenaran informasi. Setibanya di lokasi bahwa benar pelaku ada di sana, dan langsung dilakukan penangkapan.

"Saat diintrogasi bahwa benar pelaku mengakui kepada tukang panen dan yang akan membeli sawit kebun tersebut adalah miliknya," ungkap Ipda Feri lagi.

Atas perbuatannya, tambah Ipda Feri, pelaku dibawa ke Polsek Kepenuhan untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil
- Nyawa Diujung Tanduk, Bandar Narkoba 98 Kg Berharap Belas Kasihan Hakim
- Datang ke Pekanbaru jadi Begal Bersamurai, Pria ini Ternyata Residivis Penyelundupan BBM
- Tiga Buron, Dua Copet Spesialis Angkot di Pekanbaru Dibekuk Polisi
- Dijambret, Ibu Bercadar Pingsan di Trotoar Jalan Sumatera Pekanbaru
- Polda Riau Selidiki Penemuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Dua Maling Spesialis Rumah Kos di Duri Ditangkap Polisi
- Mobnas Disdik Pelalawan Adu Kambing Vs Avanza di Desa Kemang Jalintim
- Tersangka Korupsi, Seorang Anggota DPRD Kampar Ditangkap Polisi
- Warga Bengkalis Temukan Diduga Sabu 18,8 Kg Dalam Tas Plastik
- Rampas Motor Sambil Bawa Samurai, Begal di Pekanbaru ini Nyerah Saat Digerebek Polisi
- MK Gelar Sidang 7 Sengketa Pileg di Riau
- 39,9 Kilogram Ganja Kering Diamankan Bea dan Cukai Dumai
- Angkut Kayu Tanpa Dokumen, Supir Truk Ini Dituntut 2,5 Tahun Penjara
- Sempat Kejar-kejaran, Seorang Maling HP di Kuansing Ditangkap Polisi
- Suruh Panen Sawit di Kebun Orang, Warga Pasir Pandak Ditangkap Polisi Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com