Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 14:40
Temui Mahasiswa UIN Suska, Gubri Sebut Sudah Bekerja Maksimal

Senin, 16 September 2019 14:21
Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei

Senin, 16 September 2019 14:21
Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei

Senin, 16 September 2019 14:13
Demo di Depan Kantor DPRD Inhil,
Puluhan Massa APMI Gelar Tuntut Usut Tuntas Karhutla


Senin, 16 September 2019 13:59
Posko RSUR Terima 60 Pasien Terdampak Asap Perhari

Senin, 16 September 2019 13:57
Peduli Bencana Asap,
LAZNas Chevron Ajak Pengurus Masjid dan Masyarakat Siapkan Udara Sehat untuk Sesama


Senin, 16 September 2019 13:51
Berikut 19 Desa di Kabupaten Rohul yang Melaksanakan Pilkades Serentak 2020

Senin, 16 September 2019 13:09
Tingkatkan Kinerja, Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf

Senin, 16 September 2019 12:42
Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden

Senin, 16 September 2019 12:39
DPRD Rohil 2019-2024 Dilantik, PDIP Gusur Posisi Golkar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Juli 2019 11:10
Suruh Panen Sawit di Kebun Orang, Warga Pasir Pandak Ditangkap Polisi Rohul

Seorang warga Pasir Pandak, Rohul ditangkap polisi. Ia menyuruh orang panen sawit di kebun orang lain.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Diduga menyuruh orang panen buah kelapa sawit di kebun orang lain, pria berinisial MK (40 tahun), warga Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditangkap Kepolisian setempat.

MK ditangkap anggota Polsek Kepenuhan dengan tuduhan telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), atau menyuruh orang melakukan dan ikut serta melakukan pencurian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Feri Fadli mengatakan dugaan Curat dilakukan MK terjadi pada Senin sore (8/7/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Saat itu,‎ Mukhlis (46 tahun ), selaku korban sekaligus pemilik kebun kelapa sawit, warga Sei Emas Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan pergi ke kebun sawitnya bersama saksi Ahmad Taher (46 tahun), yang berlokasi di daerah Jalan Baru PT. EMA Desa Kepenuhan Hilir, Kecamatan Kepenuhan.

‎Setibanya di kebunnya Mukhlis dan saksi satu dibikin kaget, sebab ada 3 laki-laki tidak dikenal tengah memanen TBS kelapa sawit di kebunnya.

Melihat itu, Mukhlis lantas menghubungi H. M. Razif (60 tahun), selaku saksi dua, untuk melaporkan dugaan pencurian yang terjadi di kebunnya ke Polsek Kepenuhan.

"Selanjutnya anggota polisi bersama saksi dua mendatangi TKP, dan berjumpa dengan korban dan saksi satu di TKP," jelas Ipda Feri, Kamis (11/7/2019).

Setibanya di TKP, polisi bersama korban dan 2 saksi menjumpai 3 laki-laki tidak dikenal sedang memanen buah kelapa sawit di kebun korban.

Saat ditanya polisi, ketiga laki-laki ini mengaku bernama Hermanto, Ari Putra dan Rohmansyah.‎ Ketiganya mengaku memanen sawit karena disuruh oleh MK.‎

"Saat ditanya korban berapa banyak buah sawit yang sudah dipanen, dijawab tukang panen lebih kurang 5 ton," ungkapnya.

Saat polisi sedang mengintrogasi ketiga laki-laki ini, tidak lama berselang datang sebuah mobil pickup Mitsubishi L300 warna hitam yang dikendarai Roki dan Rosi.

Keduanya mengaku akan mengangkat buah kelapa sawit yang telah dipanen. Keduanya mengaku buah sawit yang akan dibawa yakni milik Slamet yang telah dibeli dari MK, namun dijawab Mukhlis bahwa sawit tersebut adalah miliknya.‎

"Atas kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian lebih kurang Rp4 juta," kata Ipda Feri.

Pada Selasa dini hari (9/7/2019), anggota Polsek Kepenuhan melakukan penyelidikan, dan diketahui terlapor MK tengah berada di sebuah rumah di Desa Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam.

Atas perintah Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril SH, anggota mengecek kebenaran informasi. Setibanya di lokasi bahwa benar pelaku ada di sana, dan langsung dilakukan penangkapan.

"Saat diintrogasi bahwa benar pelaku mengakui kepada tukang panen dan yang akan membeli sawit kebun tersebut adalah miliknya," ungkap Ipda Feri lagi.

Atas perbuatannya, tambah Ipda Feri, pelaku dibawa ke Polsek Kepenuhan untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN
- Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan
- Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri
- Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong
- Dua Hari Berlalu, Kapal Bermuatan Sayur Belum Ditemukan
- Lanal Dumai Amankan 15 Kg Sabu, Tapi Pelaku Berhasil Kabur
- Lahan Sering Terbakar, MPC PP Pelalawan Desak Izin PT Adei Dicabut
- Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri
- Ke Thailand Saat Riau Dikepung Asap, Pendemo Sebut Gubri Kelayapan
- Lengkapi Gugatan, Posko Pengaduan KorbanAsap Dibuka IKA FH Unri
- Termasuk ‎190,63 Gram Sabu dan 5 Pucuk Senjata,
Kejari Rohul Musnahkan BB dari 159 Perkara‎ 2018-2019

- Satu Kapal Maling Ikan di Perairan Indonesia Dibakar dan Ditenggelamkan di Selat Bengkalis
- Overstay dan tak Berduit, WN Inggris Diamankan Imigrasi Bengkalis
- Menjelang Berakhir Operasi Patuh 2019, 1.338 Ranmor di Bengkalis Ditilang
- Dugaan Fiktif UED SP Rp1,8 M,
Kades dan Bendahara Bukit Batu, Bengkalis Dimintai Keterangan

- Sempat Kabur Saat Sidang,
Pelaku Perampokan Pembunuhan di Rumbai Pekanbaru Dituntut 20 Tahun Penjara

- Polres Dumai Turunkan Tim Usut Proyek Gedung Tenis Pertamina Roboh
- Dinilai Cemarkan Nama Baik,
Kadis PU Siak Laporkan Korlap Aksi BEM Unilak ke Polda Riau

- Divonis 7 Tahun Atas Korupsi Jalan di Bengkalis, Mantan Sekda Dumai Ajukan Banding
- Warga Tiga Desa Demo Kantor PT HKI di Bhatin Solapan, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com