Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Oktober 2019 11:52
Pembangunan Kebudayaan Riau di Atas Angka Nasional

Senin, 21 Oktober 2019 07:16
Tunggangi Trail, Bupati Kuansing Pimpin Parade Kebangsaan dan Merah Putih

Ahad, 20 Oktober 2019 18:00
DPRD Desak Pemkab Bengkalis Sampaikan RAPBD 2020

Ahad, 20 Oktober 2019 17:15
Gelar Konferensi IV, Ini Nama-Nama Calon Ketua PWI Rohil

Ahad, 20 Oktober 2019 17:12
Terkesan Diskriminasi,
Kalangan di Bengkalis Kecewa Beasiswa Pemprov Riau Abaikan PT di Pesisir


Ahad, 20 Oktober 2019 13:41
Bupati Kuansing Lepas Peserta Jelajah Alam Kota Jalur 6

Ahad, 20 Oktober 2019 12:47
Dihadiri Ratusan Kader Baru, DPD PKS Bengkalis Gelar TO

Ahad, 20 Oktober 2019 11:12
Setelah Dilaporkan, Rektor UIN Suska Bakal Hadapi Gelombang Protes Mahasiswanya Pekan Ini

Ahad, 20 Oktober 2019 11:07
Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ahad, 20 Oktober 2019 09:25
Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Juli 2019 09:51
Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg

Seorang napi diangkut ke Mabes Polri. Pihak Lapas Bengkalis belum bisa pastikan apakah terkait temuan 18,8 kilogram sabu.

Riauterkini-BENGKALIS- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis pastikan seorang narapidana (Napi) diperiksa oleh aparat dari Markas Besar (Mabes) Polri. Napi tersebut atas nama Acong, dari perkara tindak pidana Narkoba yang telah menjalani masa hukuman tiga tahun dari vonis 10 tahun penjara.

Namun, belum jelas apakah pemeriksaan terhadap seorang Napi Lapas Bengkalis tersebut berhubungan langsung atau pelaku atas penemuan diduga sabu seberat 18,8 kilogram (Kg) oleh seorang pedagang di Jalan Kelapapati Darat, Bengkalis, Sabtu (13/7/19) sekitar pukul 16.30 WIB lalu.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Dian Artanto ketika dikonfirmasi membenarkan Mabes Polri membawa satu orang Napi atas nama Acong guna memudahkan pemeriksaan. Terkait dibawanya Acong itu, berdasarkan dari surat yang disampaikan kepada Lapas Bengkalis, sama sekali tidak menyebutkan karena dugaan keterlibatan temuan sabu lebih kurang 18,8 Kg itu.

"Berdasarkan dari surat Mabes kemarin tidak disebutkan berkaitan dengan temuan sabu 18 Kg itu. Apakah ada pengembangan lainnya kita juga belum tahu dan informasi. Apakah ada pengembangan lagi tentu kepolisian yang lebih tahu.  Biasanya jika ada pengembangan dari pihak kepolisian yang melibatkan Napi di Lapas akan memberitahukannya ke petugas Lapas untuk mencari," ungkapnya, Kamis (18/7/19) kemarin.

Dan sampai saat ini, disebutkan Dian, pihaknya belum tahu sama sekali terlibat kasus apa Napi Acong tersebut sehingga dibawa oleh Mabes Polri, sejak Senin lalu.

"Dari surat itu hanya menyebutkan untuk pemeriksaan, menjemput sementara dan kemudian akan dikembalikan atau meminjam. Apakah kasus yang mana, kita di Lapas belum mengetahuinya.  Dan dugaan ada kepemilikan HP, ketika digeledah kemarin juga tidak ada. Dan saat ini Napi Acong itu masih bersama Mabes Polri dan dititipkan di Lapas Cipinang, DKI Jakarta guna memudahkan pemeriksaan," katanya lagi.

Tambahan, bahwa Napi Acong merupakan warga binaan kasus Narkoba pindahan dari Rumah Tahanan (Rutan) Pekanbaru, yang dipindahkan ke Lapas Bengkalis.

Diberitakan sebelumnya, temuan barang haram diyakini Narkoba jenis sabu lebih kurang 18,8 Kg dalam plastik warna biru oleh warga, telah diambil alih pengungkapannya oleh Markas Besar (Mabes) Polri.

Dikabarkan satu orang diamankan oleh aparat diduga sebagai pelaku. Satu pelaku berinisial AC yang sedang berstatus Napi di Lapas Bengkalis.***(dik)

Foto : Dian Artanto, Kepala KPLP Bengkalis

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Bupati Kuansing Hadiri Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden
- Terjatuh dari Rakit Penyeberangan di Pulau Kijang, Mahasiswi UNISI Ditemukan Tewas
- Tingkatkan Pelayanan, Polres Inhu Luncurkan Aplikasi SIPEKA
- Ciptakan Kamtibmas, Polsek Kabun Kumpulkan Pemilik Pakter Tuak dan Pemilik Meja Bilyard
- PTUN Segera Eksekusi Putusan Ki Riau Terkait Izin Reklame di Pekanbaru
- Teken Pernyataan Menolak,Pemilik Kebun di Pangkalan Libut, Bengkalis Bertahun Dipalak
- Gugatan Koperasi BBL Desa Ulak Patian dengan Tergugat PT PISP II Dikabulkan Majelis‎ Hakim
- Polda Riau Bekuk 8 Bandar Narkoba Pemilik 89,7 Kg Sabu dan 24 Ribu Butir Ekstasi
- Gerebek Rumah di Belakang‎ RS Az-Zahra Ujung Batu, Polisi Rohul Ciduk 3 Pria dan Seorang Perempuan
- Harus Dimanfaatkan untuk Keadilan, Pesan Jaksa Agung Saat Resmikan Gedung Kejati Riau
- 9 Petak Ruko  Hangus Terbakar di Pangkalankerinci
- Terduga Pengedar di Ujung Batu Ditangkap, 18 Paket Sabu dan Mobil Avanza Disita
- Seorang Germo Ditangkap, Polisi Ungkap Prostitusi Anak di Mandau, Bengkalis
- Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara
- Polisi Tangkap Kurir 27,1 Kg Sabu dan 19.463 Butir Pil Ekstasi di Roro Air Putih, Bengkalis
- Gerebek Transaksi Narkoba, Polsek Sukajadi Sita Ribuan Ekstasi dan 1 Kg Sabu
- Ketua Pengelola Jalan Diperiksa Dugaan Pungli,
Ratusan Masyarakat Desa Batang Kumu Ikut Mengawal di Polres Rohul

- Antar Sabu ke Pembeli, IRT di Desa Mahato Ditangkap Pol‎isi Rohul, Suaminya DPO
- Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik
- Warga Sialang Jaya Rohul Tembak Tetangga‎ Pakai Senapan Angin, Diduga ini Pemicunya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com