Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 19 Agustus 2019 20:28
Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor


Senin, 19 Agustus 2019 19:31
BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional

Senin, 19 Agustus 2019 18:16
Hari Jadi ke-74 MA, PN Bengkalis Bertekad Tingkatkan Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi

Senin, 19 Agustus 2019 17:24
Dituduh Menista Agama, LAM Riau Tetap Dampingi UAS

Senin, 19 Agustus 2019 16:44
RAPP Turut Sukseskan Iven Pacu Jalur 2019

Senin, 19 Agustus 2019 16:32
BI Riau Launching QRIS

Senin, 19 Agustus 2019 16:29
FIFGroup Grebeg Pekanbaru Tebar Promo di Perumahan Permata Bukit Raya

Senin, 19 Agustus 2019 15:46
Niat Tampil Siswa SD Benai di Pembukaan FPJ Batal

Senin, 19 Agustus 2019 15:38
Ini Penjelasan MPW PP Riau Terkait Kisruh Dualisme di MPC PP Rohul

Senin, 19 Agustus 2019 15:31
RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 Juli 2019 16:17
KPPBC Dumai Tangkap 2 Pelaku Penyelundupan Narkotika dari Malaysia

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP B Dumai berhasil menggagalkan penyelundupan 29 paket narkotika dari Malaysia menuju Rupat, Kabupaten Bengkalis. Tangkapan besar.

Riauterkini-DUMAI- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) TMP B Dumai berhasil melakukan penindakan penyelundupan sebanyak 29 paket narkotika dari Malaysia menuju Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selasa (23/7/19) pagi.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan KPPBC TMP B Dumai, berupaa 26 paket berisi sabu-sabu dengan berat kotor 26,650 kilogram dan 3 paket berisi 20.000 butir pil extacy dari tanggan dua tersangka berinisial SL dan MR.

Kedua pelaku ini merupakan warga Sungai Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Demikian disampaikan Kepala KPPBC TMP B Dumai, Fuad Fauzi saat melakukan ekspos dengan awat media di Gedung Media Center.

"Penindakan ini merupakan hasil informasi masyarakat terkait adanya aktivitas penyelundupan narkotika dari Malaysia menuju Rupat, Bengkalis. Laporan itu langsung kita tindaklanjuti dengan membentuk Tim," kata Fuad.

Dijelaskan Fuad, adapun Tim yang melakukan penindakan terhadap penyelundupan narkotika ini terdiri dari Petugas Bea Cukai, Pomal Dumai dan Satpolair Polres Dumai.

"Setelah koordinasi dengan matang, Tim langsung melakukan patroli laut bersama guna menindaklanjuti informasi yang diberikan masyarakat terkait adanya aktivitas penyelundupan narkotika dari Malaysia menuju Rupat," jelasnya.

Dari hasil patroli laut bersama, kata Fuad, Tim Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Dumai bersama Pomal Dumai dan Satpolair Polres Dumai menemukan satu buah kapal speedboad dengan kecepatan tinggi dari Malaysia menuju Rupat, Bengkalis.

"Speedboat yang dikendarai dua pelaku ini dengan kecepatan tinggi yakni bertenaga mesin 40 PK. Tim dilapangan sudah berupaya memberikan tembakan peringatan untuk menghentikan speedboat tersebut, tapi tetap melaju cukup kencang," katanya.

Setelah kejar-kejaran dengan pelaku, lanjut Fuad, akhirnya Tim dilapangan berhasil menghentikan dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap bawaan pada pelaku. "Saat pemeriksaan petugas menemukan satu buah tas berisikan narkotika," katanya.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, kata Fuad, kedua pelaku bersama barang bukti berupa narkotika dan perahu speedboat langsung dibawa menuju ke pelabuhan Bea Cukai Dumai. "Setalah dilakukan uji laboratorium rupanya barang itu positif narkotika," jelasnya.

Kini dua tersangka bersama barang bukti narkotika akan dilimpahkan langsung ke Polres Dumai. "Barang bukti dan tersangka akan kita limpahkan ke Polres Dumai, guna pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.

Sedangkan pasal pelanggaran kedua tersangka, diduga melanggar Pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No.35 Tahun 2008 tentang narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati.

Sementara potensi kerugian negara, immateril, penindakan atas penyelundupan narkotika ini dapat menyelamatkan anak bangsa sebanyak 158.250 jiwa atas penyalahgunaan narkoba dan untuk jumlah uangnya mencapai puluhan miliar.

Turut hadir dalam ekspos narkotika yang dilakukan KPPBC Dumai, Danlanal Dumai Letkol Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto, Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, Kasdim, Komandan Pomal Dumai, dan Kasatpol PP Kota Dumai.*(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor

- BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional
- Enam Personil Polda Riau di Berhentikan Secara Tidak Hormat
- Pintu Masuk Diblokir, PT Adei Plantation di Pelalawan Didemo Sekelompok Warga
- Sadis, Gadis 14 Tahun di Kandis Dicangkul lalu Diperkosa Saat Sekarat
- Digelar Sertijab Posisi Kasat Lantas Polres Bengkalis
- Praktisi Hukum Menduga Ada Kejanggalan Dokumen Pemenang Proyek Perpustakaan Kuansing
- Dugaan Suap Anggota DPRD Riau,
Polresta Pekanbaru Periksa Saksi Kunci Ar

- Seorang Guru SD di Pekanbaru Ditemukan Tewas Tergantung di Kos-kosan
- Polda Riau gagalkan penyelundupan 95.000 Ekor Baby Lobster
- 647 Napi Lapas Bengkalis Terima Remisi Kemerdekaan
- Diungkap Pengacara Pemko di Sidang KIP, Seluruh Billboard, Neonbox dan Bando di Pekanbaru Illegal
- Miliki Lahan 300 Hektar di TNTN,
Kasat Teddy: Belum Bisa Kita Pastikan Cirus Sinaga adalah Mantan Jaksa

- 6.109 Napi Riau Dapat Remisi HUT RI
- Dapat Ide dari Menonton TV,
Dua Pria di Pekanbaru ini Nekat Jadi Polisi Gadungan dan Peras Warga

- Dilaporkan Hilang, Bunaren Calon Pengantin di Bengkalis Ditemukan di Tenggayun
- Prihatin Jaksa Tuntut Mati, Kuasa Hukum Terdakwa 37 Kg Sabu Fokus Siapkan Pledoi
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri, Oknum Dosen dan Kontraktor Divonis 2 Tahun Penjara
- Berbuat Asusila dengan Pacar,
Remaja 16 Tahun di Bengkalis Berurusan dengan Polisi

- Tambah Empat Orang, Tersangka Karhutla di Riau Jadi 35


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com