Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Agustus 2019 16:49
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat

Ahad, 25 Agustus 2019 16:46
Lahan di Bengkalis Kembali Terbakar

Ahad, 25 Agustus 2019 16:43
DPO Perkara Narkoba Ditangkap Polisi Rohul di Bengkalis, 300 Gram Ganja‎ Disita

Ahad, 25 Agustus 2019 16:36
Pansus Penyelenggara Pendidikan DPRD Bengkalis Sempurnakan Naskah Akademis

Ahad, 25 Agustus 2019 12:13
Tandingkan 10 Kelas, 108 Pembalap Berpacu Cepat di HDC 2019 Pekanbaru

Ahad, 25 Agustus 2019 10:53
Berakhir, 4 Kecamatan Jadi yang Terbaik di Festival Tari Daerah Kampar

Ahad, 25 Agustus 2019 10:04
Minggu Pagi, PLN UP3 Pekanbaru Gelar Promo Gebyar Kemerdekaan*

Ahad, 25 Agustus 2019 09:08
Pedayung Kuansing Bersama Tim Kembali Raih Emas di Kejuaraan Dunia di Thailand

Ahad, 25 Agustus 2019 06:50
Uniknya Pentas Seni Kemerdekaan RI Anak-anak Perbatasan Negara di Rohil

Sabtu, 24 Agustus 2019 21:16
Festival Mangonang Kampuong Lamo,
Kisah Pilu Masyarakat Pulau Godang, Kampar Meniggalkan Tanah Leluhur untuk Listrik Negara


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Agustus 2019 14:05
Mantan Sekda Dumai Dituntut Jaksa KPK 7,5 Tahun

Mantan Sekdako Dumai M Nasir, dituntut hukuman penjara selama tujuh setengah tahun oleh jaksa dalam perkara tipikor proyek jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU- Proyek Multiyear pengerjaan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, menjadi petaka bagi Muhammad Nasir, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Dumai. Ia dan seorang rekannya, Hobby Siregar, Direktur PT Mawatindo Road Construction (MRC) selaku kontraktor. Dinyatakan jaksa penuntut Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan memperkaya diri sendiri.

Berdasarkan amar tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut KPK pada sidang Senin (12/8/19) pagi. Jaksa penuntut KPK juga mewajibkan M Nasir dan Hoby Siregar membayar uang pengganti kerugian negara puluhan miliaran rupiah.

Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu. Terdakwa M Nasir dituntut hukuman pidana penjara selama 7,5 tahun penjara dan denda Rp 600 juta atau subsider 6 bulan kurungan. Selain hukuman kurungan. M Nasir juga dieajibkanembayar kerugian negara sebesar Rp 2 Miliar lebih. Jika terdakwa mengembalikan kerugian negara dalam waktu satu bulan. Maka harta benda terdakwa disita untuk negara atau dapat diganti (subsider) dengan kurungan penjara selama sstu tahun.

Untuk terdakwa Hobby Siregar dituntut hukuman pidana penjara selama 8 tahun denda Rp 700 juta atau subsider 6 bulan Selain itu, terdakwa juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 40.876.991.970, atau subsidet 3 tahun.

"Kedua terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana," tegas jaksa.

Kedua terdakwa yang terlihat lemas usai dijatuhi tuntutan hukuman. Berencana akan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.

Seperti diketahui, berdasarkan dakwaan Roy Riyadi SH, Feby Dwiyandosfendy SH, selaku Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK). Keduanya didakwa telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi dengan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Perbuatan kedua terdakwa itu terjadi tahun 2013-2015, saat pengerjaan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih yang merupakan proyek multiyear. Dimana M Nasir saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas PU Pemkab Bengkalis, dan juga selaku PPK pada proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih sepanjang 51 kilometer dan lebar 6 meter.

Proyek dengan anggaran sekitar Rp352.360.510.000 itu, hanya dipergunakan terdakwa untuk proyek sebesar Rp204.605.912.302. Sedangkan sisanya dibagi bagi untuk kepentingan pribadi.

Terdakwa Muhammad Nasir mendapat fee proyek sebesar Rp2 miliar. Makmur alias Aan Rp60,5 miliar. H Syaifudin alias Katan Rp292 juta. Terdakwa Hobby Siregar Rp40 miliar. Herliyan Saleh, selaku Bupati Bengkalis waktu itu menerima sebesar Rp1,3 miliar. Jamal Abdilah, Ketua DPRD Bengkalis, Rp4 miliar.

Beberapa nama seperti, Ribut Susanto, Ismail Ibrahim, Muhammad Iqbal, Tarmizi juga mendapat fee dengan kisaran ratusan juta dan puluhan juta. Akibat perbuatan terdakwa memperkaya diri sendiri serta orang lain. Negara telah dirugikan sebesar Rp105.881.991.970. ***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- DPO Perkara Narkoba Ditangkap Polisi Rohul di Bengkalis, 300 Gram Ganja‎ Disita
- Sidang Kasus Sabu 37 Kg di Bengkalis,
PH Lima Terdakwa Minta Wartawan Lokal Simpulkan Sendiri Nota Pledoi

- Bacakan Pledoi, Terdakwa Narkotika 37 Kilogram Kupas Tuntas Kelemahan Pembuktian Penuntut Umum
- Info Awal Senpi, Polisi Rohul Justru Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Pasar Rabu Rantau Sakti
- 'Mancing', Polisi Berhasil Ringkus Tersangka Pengedar Sabu di Bengkalis
- Hasil.Cek Lapangan, Kapolda Pastikan Kebakaran Lahan Disengaja
- Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes,
Banding Dikabulkan, Pengadilan Tinggi Riau Bebaskan Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad

- Terjerat Korupsi Dana Pendamping Desa di BPMD, Tiga PNS Pemkab Inhu Diadili
- Ludeskan 300-an Kios, Kebakaran Pasar Tembilahan Bakal Diteliti Puslabfor
- Rumahnya Terbakar, Seorang PNS Pengadilan Agama Pasirpangaraian Tewas
- Puluhan Kios di Pasar Tembilahan, Inhil Ludes Terbakar
- Diduga Tewas Dibunuh,
Sosok Mayat Pria di Kebun Sawit Lahan Pemko Pekanbaru Gegerkan Warga

- Seorang Pelaku Tersangka,
Tim Satgas Karlahut Rohul Amankan 2 Terduga Pembakar Lahan di Rambah Hilir

- Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Abdul Somad Sudah Kadaluarsa
- Penikaman Kanit Reskrim, Diawali Keributan Pelaku dengan Warga
- Dilantik Wakapolda Riau, AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direktur Reskrim
- Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
- Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor

- BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com