Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Agustus 2019 12:13
Tandingkan 10 Kelas, 108 Pembalap Berpacu Cepat di HDC 2019 Pekanbaru

Ahad, 25 Agustus 2019 10:53
Berakhir, 4 Kecamatan Jadi yang Terbaik di Festival Tari Daerah Kampar

Ahad, 25 Agustus 2019 10:04
Minggu Pagi, PLN UP3 Pekanbaru Gelar Promo Gebyar Kemerdekaan*

Ahad, 25 Agustus 2019 09:08
Pedayung Kuansing Bersama Tim Kembali Raih Emas di Kejuaraan Dunia di Thailand

Ahad, 25 Agustus 2019 06:50
Uniknya Pentas Seni Kemerdekaan RI Anak-anak Perbatasan Negara di Rohil

Sabtu, 24 Agustus 2019 21:16
Festival Mangonang Kampuong Lamo,
Kisah Pilu Masyarakat Pulau Godang, Kampar Meniggalkan Tanah Leluhur untuk Listrik Negara


Sabtu, 24 Agustus 2019 21:09
Meski Limbago Pulangkan Siposan, Pecinta FPJ Lebih Unggulkan Pahlawan Kuantan Jadi Juara

Sabtu, 24 Agustus 2019 19:35
Diramaikan dan Permainan Rakyat,
Besok Penutupan Hortikultura Festival


Sabtu, 24 Agustus 2019 19:28
Dihadapan Gubri, Pedagang Tembilahan Menangis Minta Dibangunkan Kios Sementara

Sabtu, 24 Agustus 2019 14:24
Ini Data Pemilik Ruko yang Hangus Terbakar di Pasar Sungai Apit

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2019 13:24
Jaksa Tetapkan Tiga Tersangka Kredit Rp1,2 Miliar Macet di PT PER

Kredit macet Rp1.2 miliar di PT PER memasuki babak baru. Kejari Pekanbaru menetapkan tiga tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU -Penyidikan kasus penyimpangan dalam penyaluran kredit di PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER), membuahkan hasil. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.

Ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu berinisial, R, I dan IH. Ketiganya bakal bertanggung jawab atas kredit macet senilai Rp1,2 miliar.

"Setelah dilakukan gelar perkara, kita tetapkan tiga orang tersangka atas kasus dugaan korupsi di PT PER berinisial R, I dan IH," ungkap Kepala seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Yuriza Antoni SH, Rabu (14/8/19).

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 Jo Pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Saat ini berkas perkaranya diteliti jaksanya untuk dilimpahkan ke pengadilan," sambungnya.

Untuk diketahui, dari hasil pemeriksaan saksi saksi diantaranya, Irfan Helmi, Agus Harianto, staf Divisi KAK, Fauziah Elvira, Kasir KCU, Nurjanah, staf Divisi Kredit, dan Hendra selaku anggota Desk PMK. Kemudian, Kuswanto Yusuf, mantan Direktur PT PER, Kusnanto Yusuf. Rahmiwati selaku Analis Pemasaran, dan Sari Sasni dan Yuli Rizki selaku Kasir.

Sementara, dari pihak swasta yakni, Sri Wahyu Utami, dan Syardawati Idham, selaku Ketua Koperasi Permata I Delima, dan Irwan Saryono. Ketua Kelompok UMKM.

Kasus dugaan kredit macet ini dilaporkan oleh manajemen PT PER ke Kejari Pekanbaru, terkait adanya penyaluran kredit bakulan atau kredit kepada UMKM pada Kantor Cabang Utama PT PER.

Dimana terjadi penyimpangan pada penerimaan angsuran pokok dan bunga pada tujuh perjanjian kredit atas nama tiga mitra usaha terkait perjanjian kredit sebesar Rp1.298.082.000.

Pencatatan laporan nominatif kredit 31 Desember 2014 hingga 31 Desember 2017. Penyimpangan pemberian tiga fasilitas kredit baru kepada dua mitra usaha yang dilakukan itu ketika angsuran atas fasilitas kredit sebelumnya belum lunas atau kredit macet.

Di mana, penggunaan fasilitas kredit yang diterima dua mitra usaha itu tidak disalurkan ke anggota mitra usaha. Kredit itu digunakan untuk kepentingan pribadi oleh oknum PT PER atau digunakan untuk membayar angsuran fasilitas kredit sebelumnya.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sidang Kasus Sabu 37 Kg di Bengkalis,
PH Lima Terdakwa Minta Wartawan Lokal Simpulkan Sendiri Nota Pledoi

- Bacakan Pledoi, Terdakwa Narkotika 37 Kilogram Kupas Tuntas Kelemahan Pembuktian Penuntut Umum
- Info Awal Senpi, Polisi Rohul Justru Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Pasar Rabu Rantau Sakti
- 'Mancing', Polisi Berhasil Ringkus Tersangka Pengedar Sabu di Bengkalis
- Hasil.Cek Lapangan, Kapolda Pastikan Kebakaran Lahan Disengaja
- Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes,
Banding Dikabulkan, Pengadilan Tinggi Riau Bebaskan Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad

- Terjerat Korupsi Dana Pendamping Desa di BPMD, Tiga PNS Pemkab Inhu Diadili
- Ludeskan 300-an Kios, Kebakaran Pasar Tembilahan Bakal Diteliti Puslabfor
- Rumahnya Terbakar, Seorang PNS Pengadilan Agama Pasirpangaraian Tewas
- Puluhan Kios di Pasar Tembilahan, Inhil Ludes Terbakar
- Diduga Tewas Dibunuh,
Sosok Mayat Pria di Kebun Sawit Lahan Pemko Pekanbaru Gegerkan Warga

- Seorang Pelaku Tersangka,
Tim Satgas Karlahut Rohul Amankan 2 Terduga Pembakar Lahan di Rambah Hilir

- Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Abdul Somad Sudah Kadaluarsa
- Penikaman Kanit Reskrim, Diawali Keributan Pelaku dengan Warga
- Dilantik Wakapolda Riau, AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direktur Reskrim
- Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
- Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor

- BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional
- Enam Personil Polda Riau di Berhentikan Secara Tidak Hormat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com