Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 September 2019 13:07
6.500l TNI- Polri Amankan Kunjungan Presiden di Riau

Selasa, 17 September 2019 11:24
Darurat Asap, Polsek Pangean di Kuansing Bagikan Masker Gratis

Selasa, 17 September 2019 10:45
Dinkes Bengkalis Bentuk 30 Posko Penanggulangan Kabut Asap

Selasa, 17 September 2019 10:37
Penambang Emas Liar di Kuansing Keruk Sungai Dekat Tiang Jembatan

Selasa, 17 September 2019 09:56
Buka Posko, Human Initiative Riau Siap Obati Korban Kabut Asap

Selasa, 17 September 2019 08:56
Sebelum Tinjau Karlahut Presiden Ikut Sholat Istisqa di Masjid Lanud RSN

Selasa, 17 September 2019 08:32
Asap Kian Pekat, Jarak Pandang di Riau Umumnya tak Sampai Sekilo Meter

Selasa, 17 September 2019 07:10
Ditutup, 15 Pendaftar Siap Jalani Seleksi jadi Sekdaprov Riau

Selasa, 17 September 2019 00:26
Tengku Zulkenedy Yusuf, Anggota DPRD Termuda di Riau dari PKS Resmi di Lantik

Senin, 16 September 2019 21:43
Belum Maksimal Tangani Karhutla,
Presiden Sentil Pejabat Daerah Hingga Perangkat Paling Bawah


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2019 12:17
Anggota DPRD Pekanbaru Terpilih,
Diduga Gunakan Ijazah Palsu, LAMI Adukan KH ke Polda Riau


Anggota DPRD Pekanbaru terpilih berinisial KH, dilaporkan ke Polda Riau oleh LAMI. Ia dituduh telah menggunakan ijazah palsu saat nyaleg dulu.

Riauterkini - PEKANBARU - Diduga menggunakan ijazah palsu dalam pencalonan menjadi Anggota DPRD Pekanbaru, oknum DPRD Pekanbaru terpilih diadukan ke Polda Riau oleh Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI). Aduan yang dilakukan oleh Kuasa Hukum LAMI, Azis Iswanto ini dilakukan langsung dengan mendatangi Ditreskrimum Polda Riau, Rabu (14/08/19) kemarin.

Kepada media Aziz menjelaskan, inisial oknum anggota DPRD Pekanbaru terpilih tersebut yakni KH. Dimana Ia diduga menggunakan ijazah tersebut untuk mengikuti Pileg pada April 2019 kemarin.

"Kita bawa sejumlah barang bukti yang sangat kuat. Yakni ijazah yang diduga palsu karena terdapat kesalahan penulisan nama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen yang terdapat di ijazah tersebut," terangnya.

Bukan hanya itu, menurut Aziz ijazah tersebut juga tidak dilengkapi logo hologram yang memang biasanya tertera di ijazah. "Ini merupakan ijazah dari salah satu Sekolah Tinggi swasta yang beroperasi di Jakarta," paparnya.

Aziz menceritakan, terdapat berbagai kejanggalan dari ijazah yang diduga palsu tersebut. Namun, ia masih enggan untuk mejabarkan lebih jauh terkait hal itu. Menurutnya, ia percayakan pemeriksaan dan dan pendalaman hal itu kepada tim Polda Riau.

Sementara itu hingga berita ini dibuat, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengaku tengah mengecek adanya aduan tersebut di Ditreskrimum Polda Riau. "Kita cek dulu ya," Ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 6.500l TNI- Polri Amankan Kunjungan Presiden di Riau
- Vonis Hakim Dirasa Ketinggian,
Koruptor Roro Bengkalis Ini Ajukan Banding

- Tuntut Penanggulangan Asap, Ratusan Mahasiswa Datangi DPRD Riau
- Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN
- Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan
- Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri
- Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong
- Dua Hari Berlalu, Kapal Bermuatan Sayur Belum Ditemukan
- Lanal Dumai Amankan 15 Kg Sabu, Tapi Pelaku Berhasil Kabur
- Lahan Sering Terbakar, MPC PP Pelalawan Desak Izin PT Adei Dicabut
- Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri
- Ke Thailand Saat Riau Dikepung Asap, Pendemo Sebut Gubri Kelayapan
- Lengkapi Gugatan, Posko Pengaduan KorbanAsap Dibuka IKA FH Unri
- Termasuk ‎190,63 Gram Sabu dan 5 Pucuk Senjata,
Kejari Rohul Musnahkan BB dari 159 Perkara‎ 2018-2019

- Satu Kapal Maling Ikan di Perairan Indonesia Dibakar dan Ditenggelamkan di Selat Bengkalis
- Overstay dan tak Berduit, WN Inggris Diamankan Imigrasi Bengkalis
- Menjelang Berakhir Operasi Patuh 2019, 1.338 Ranmor di Bengkalis Ditilang
- Dugaan Fiktif UED SP Rp1,8 M,
Kades dan Bendahara Bukit Batu, Bengkalis Dimintai Keterangan

- Sempat Kabur Saat Sidang,
Pelaku Perampokan Pembunuhan di Rumbai Pekanbaru Dituntut 20 Tahun Penjara

- Polres Dumai Turunkan Tim Usut Proyek Gedung Tenis Pertamina Roboh


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com