Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 September 2019 11:53
Besok, Susunan Ketua Fraksi DPRD Kuansing Diumumkan

Senin, 23 September 2019 10:50
Riau Darurat Asap, Pemko dan Pemkab Serta Perusahaan Diminta Bikin Posko Evakuasi

Senin, 23 September 2019 10:46
Asap Tebal, Belum Ada Pesawat Mendarat di SSK

Senin, 23 September 2019 09:58
Gubernur Umumkan Riau Darurat Pencemaran Udara Akibat Asap

Senin, 23 September 2019 09:06
Musim Asap, Libur Sekolah Rohil Tanpa Kepastian

Senin, 23 September 2019 07:57
Dikepung 256 Titik Panas, Asap Masih Pekat Selimuti Riau

Senin, 23 September 2019 07:10
Dilantik Hari ini, Mengenal Ketua dan Dua Wakil Ketua DPRD Pelalawan

Ahad, 22 September 2019 21:04
Riau Dikepung Asap, WCD Riau tetap Lakukan Aksi Bersih-bersih

Ahad, 22 September 2019 20:57
Lanjut di Tengah Kabut Asap,
Pembalap BSP Siak Juarai Etape Akhir di Tour de Siak 2019


Ahad, 22 September 2019 20:13
Asap Kian Pekat, Dua Kali PKKBM dan Masta Umri Ditunda

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Agustus 2019 21:40
Sidang Kasus Sabu 37 Kg di Bengkalis,
PH Lima Terdakwa Minta Wartawan Lokal Simpulkan Sendiri Nota Pledoi


Pengadilan Negeri Bengkalis kembali sidangkan perkara kepemilikan 37 kg sabu. Sidang pledoi ini pengadilan menghadirkan empat terdakwa.

Riauterkini-BENGKALIS- Sidang dengan agenda pembelaan atau pledoi kasus dugaan kepemilikan barang haram sabu seberat 37 kilogram (Kg) dengan lima terdakwa kembali di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Jum'at (23/8/19) pagi. Dalam sidang pledoi ini hanya menghadirkan empat orang terdakwa, sedangkan satu terdakwa atas nama Suci Ramadianto, mantan sipir Lapas Bengkalis sudah digelar Rabu (21/8/19) malam kemarin.

Hari ini menyidangkan empat terdakwa yakni Iwan Irawan, Rozali, Surya Dharma dan Muhammad Aris dengan tuntutan sebelumnya dua terdakwa Iwan dan Rozali dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sedangkan Surya dan Aris dituntut penjara 20 tahun kurungan penjara.

Sidang pembacaan pledoi ini dipimpin Ketua Majelis Hakim, Zia Ul Jannah, SH didampingi dua hakim anggota Annisa Sitawati, SH dan Mohd. Rizki Musmar, SH. Sementara JPU Kejaksaan Negeri Bengkalis, Aci Jaya Saputra, SH.

Pembacaan pledoi oleh penasehat hukum (PH) terdakwa ini, berlangsung beberapa jam sekitar pukul 09.30 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB.

Usai sidang, PH yang sempat ditemui sejumlah awak media untuk dimintai tanggapan 'enggan' memberikan pernyataan.

"Wartawan lokalkan, bisa simpulkan sendirilah pledoi tadi yang kita bacakan," ujar Achmad Taufan salah satu PH terdakwa.

Sementara itu, Humas PN Bengkalis Zia Ul Jannah, SH mengatakan, sidang pledoi hari ini memang hanya empat terdakwa yang mengikuti sidang. Sementara pledoi terdakwa Suci Ramadianto sudah dibacakan terlebih dahulu.

"Sebenarnya jadwal pledoi Rabu kemarin. Namun hanya satu terdakwa yang dibacakan oleh PH, karena saat itu PH belum menyiapkan pledoi empat terdakwa lainnya," ujarnya.

Sidang akan kembali digelar Senin (26/8/19) dengan agenda tanggapan JPU atau replik pledoi PH terdakwa. Sementara untuk pembacaan putusan direncanakan Kamis pekan depan.

Diberitakan sebelumnya, setelah sempat terjadi penundaan sidang ketiga kalinya, Kamis (15/8/19) petang, pembacaan tuntutan terhadap lima terdakwa kepemilikan dan peredaran barang haram jenis sabu 37 kilogram, 75 ribu pil ekstasi dan 10 ribu happy five digelar di PN Bengkalis.

JPU meminta kepada majelis hakim untuk memutuskan perkara ini. Memberatkan kelima terdakwa antara lain dalam memberikan keterangan berbelit dan tidak mengakui bahwa barang haram itu adalah bukan milik para pelaku. Sedangkan yang meringankan menurut Penuntut, sama sekali tidak ada atau nihil.

Kelima terdakwa menurut JPU terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dan meminta kepada majelis hakim menghukum, tiga terdakwa yakni Suci Ramadianto, Rozali dan Iwan Irawan dengan hukuman pidana mati.

Selanjutnya meminta majelis hakim menghukum Surya Darma dan Muhammad Aris dengan pidana penjara 20 tahun denda Rp2 miliar atau subsidair 3 bulan penjara.***(dik)

Foto : Suci Cs mendengarkan tuntutan dibacakan JPU. Tiga dari lima terdakwa ini (depan) dituntut pidana mati pada sidang Kamis (15/8/19) lalu.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terduga Pembakar Lahan Gambut di Bonai Darussalam Diamankan Tim Satgas Karlahut Rohul
- Diduga Diperkosa dan Dibunuh, Mayat Gadis 14 Tergeletak di Kebun Karet di Rohil
- Diduga Edar Barang Haram Sabu 1 Kg, Dua Oknum Polisi di Bengkalis Dijebloskan ke Penjara
- Bareskrim Polri, Turun Tangan Sikat Lahan Gambut PT Adei Terbakar di Pelalawan
- Jaksa Kasasi, Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Bebas di Pengadilan Tinggi
- Polres Siak Ekspos Oknum Wartawan Tersangka Kurir Narkoba Seharga Milliaran Rupiah
- Skandal Suap DAK, Dua Anggota DPRD Dumai Dipanggil KPK
- Terus Bertambah, Polda Riau Tetapkan 56 Tersangka Karhutla
- Kades Sako Pangean Ditangkap Tim Tipikor Polres Kuansing Tadi Malam
- Serukan 4 Tuntutan Terkait Asap, Ratusan Mahasiswa UPP Demo Bupati Rohul
- Berduaan dengan Istri Orang, Presdir PT KLK di Dumai Digerebek dan Dibawa Warga ke Polisi
- Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis
- Inspektorat Pelalawan Nyatakan Tak Ada Temuan Realisasi DD Tambun TA 2018
- Tak Mau Dihukum Dua Kali, Dirut Travel JPW Minta Air Asia Kembalikan Dana Tiket Jamaah Umrah
- Persiapkan Jaga Desa, Linmas 13 Desa di Bathin Solapan, Bengkalis Dilatih Ketat
- Inspektorat Pelalawan Nyatakan tak Ada Temuan Realisasi Dana Desa Tambun 2018
- Stop PETI Dekat Tiang Jembatan Lubuk Ambacang, Polres Kuansing Pasang Garis Polisi
- Pembakar Lahan Ditangkap Polisi di Rohil
- Korban Dermaga Roro Buton Ambruk Ditemukan Tewas
- Dermaga Pelabuhan Buton Ambruk,
Ini Kronologis Tenggelamnya Seorang Honorer Dishub Riau di Siak



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com