Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 07:44
Kian Membara, 334 Titik Panas Kepung Riau

Rabu, 18 September 2019 07:29
Nestapa Wanita dengan Tumor Ganas di Kuansing, Lutut Sebesar Kelapa dan Ditinggal Suami

Rabu, 18 September 2019 07:19
Ketua DPD PAN Pelalawan Digoyang Mosi Tidak Percaya

Selasa, 17 September 2019 21:13
Kunjungi Rohul, Bupati Solok Selatan Belajar Program Keagamaan di Masjid Agung ICP

Selasa, 17 September 2019 19:35
Jika Asap Masih Ada, Mahasiswa Riau Janji Akan Demo Lagi dengan Massa Lebih Banyak

Selasa, 17 September 2019 18:49
E- Samsat Kepri Resmi Diluncurkan melalui E-Channel Bank Riau Kepri

Selasa, 17 September 2019 18:22
Dermaga Pelabuhan Buton Ambruk,
Ini Kronologis Tenggelamnya Seorang Honorer Dishub Riau di Siak


Selasa, 17 September 2019 18:17
Video Viral Dua Hijaber yang Nyebrang Sungai Pakai Flying Fox Ternyata di Tambusai, Rohul

Selasa, 17 September 2019 18:10
Gandeng IDI dan PERSI, DPRD Riau Dirikan Posko Kesehatan Kedap Asap

Selasa, 17 September 2019 18:00
Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 September 2019 16:11
Polres Dumai Turunkan Tim Usut Proyek Gedung Tenis Pertamina Roboh

Polres Dumai menurunkan tim untuk mengusut penyebab robohnya gedung lapangan tenis. Dalam kasus ini tiga orang pekerja harus dilarikan ke rumah sakit.

Riauterkini-DUMAI- Jajaran Polres Dumai menurunkan anggota mengusut proyek pembangunan gedung lapangan tenis di Komplek Pertamina Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, yang roboh dan menimpa tiga pekerja.

Hal ini terungkap dari konfirmasi riauterkinicom kepada Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Dany Andhika Karya Gita SIK. "Saya belum bisa memberikan keterangan, karena anggota saya sedang ke Pertamina untuk itu," jawabnya, Senin (9/9/19).

Sebagai data terbaru, bahwa proyek pembangunan gedung olahraga tenis dikerjakan PT. Karya Lestari Pertiwi. Dalam pengerjaannya pihak sub kontraktor diduga asal-asalan dan tidak sesuai Bestek.

Sejak awal tiang penyangga (H-baem,red) dipasang, banguan tersebut sudah tampak miring. Ada dugaan besar rangka bagian atas bangunan itu tidak dapat ditopang oleh penyangga yang berukuran lebih kecil.

Tidak sampai disana, baja H-beam yang menjadi penyangga bawah itu hanya dikunci menggunakan baut diatas pondasi sisa bangunan lama. Selain berukuran lebih kecil, pondasi baja yang menopang itu tidak tertanam dan hanya dikunci menggunakan coran tempel.

Sebelum kejadian naas yang menimpa tiga orang pekerja itu, kontruksi gedung olahraga milik bagian Aset PT Pertamina RU II Dumai dibangun dengan anggaran berkisar mencapai Rp2 miliar tersebut sudah tampak miring.

Diduga pihak Sub Kontraktor sudah mengetahui kemiringan itu dan memaksa melanjutkan pengerjaannya. Pristiwa naas itu bermula saat pekerja akan menyatukan kedua sisi besi H-beam bagian atas, namun terkendala dikarenakan terdapat kawat seling baja yang menahanya.

Akibatnya, tak lama berselang setelah seling baja dilepaskan. Bagian tengah besi baja yang diketahui memiliki berat hingga puluhan ton itu ambruk dan menimpa 3 orang pekerja bahkan salah satunya dalam kondisi kritis.

Korban yang kritis itu bernama Sugandi, karena masih dalam perawatan medis di ruangan ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai. Sedangkan kedua rekannya mendapat perawatan di Rumah Sakit Pertamina Dumai.

Dalam peristiwa ini, Pertamina RU II Dumai belum mengambil sikap untuk memberikan sanksi terhadap perusahaan pemenang tander pembangunan lapangan tenis di Komplek Pertamina Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, yang roboh dan menimpa tiga pekerja.

“Belum ada sanksi, kami masih fokus pendampingan terhadap korban. Paling kita akan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk riset guna mengetahui penyebabnya,” kata Unit Manager Comm., Relations & CSR Pertamina RU II Muslim Dharmawan.

Kemudian disinggung menganai perusahaan pemenang tander pembangunan lapangan tenis, Muslim mengaku tidak tau. “Saya kurang tau jelas apa nama perusahaan pemenang tander itu. Karena itu bagian proyek Aset Pertamina RU II Dumai,” jelasnya.

Ketika diminta kontak person bagian Aset Pertamina Dumai, Muslim menyarankan media ini untuk datang langsung. “Data saja langsung ke bagian Aset. Tapi yang jelasnya kita saat ini masih fokus pada pendampingan korban,” katanya menyudahi.*(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dermaga Pelabuhan Buton Ambruk,
Ini Kronologis Tenggelamnya Seorang Honorer Dishub Riau di Siak

- Hadang Mahasiswa Jebol Gerbang Kantor Gubri, Dua Polisi Terinjak-injak
- Dituntut 3 Tahun dan 1 Tahun 10 Bulan,
Dua Terdakwa Tipikor Cetak Sawah Baru di Pelalawan Mohon Keringanan

- Biadab, Siswi SMP di Tandun Jadi Budak Seks Pamannya dan Ketahuan Sudah Hamil
- Diduga Memeras dan Menganiaya, 3 Oknum LSM di Bonai Darussalam Diciduk Polisi Rohul
- 6.500l TNI- Polri Amankan Kunjungan Presiden di Riau
- Vonis Hakim Dirasa Ketinggian,
Koruptor Roro Bengkalis Ini Ajukan Banding

- Tuntut Penanggulangan Asap, Ratusan Mahasiswa Datangi DPRD Riau
- Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN
- Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan
- Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri
- Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong
- Dua Hari Berlalu, Kapal Bermuatan Sayur Belum Ditemukan
- Lanal Dumai Amankan 15 Kg Sabu, Tapi Pelaku Berhasil Kabur
- Lahan Sering Terbakar, MPC PP Pelalawan Desak Izin PT Adei Dicabut
- Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri
- Ke Thailand Saat Riau Dikepung Asap, Pendemo Sebut Gubri Kelayapan
- Lengkapi Gugatan, Posko Pengaduan KorbanAsap Dibuka IKA FH Unri
- Termasuk ‎190,63 Gram Sabu dan 5 Pucuk Senjata,
Kejari Rohul Musnahkan BB dari 159 Perkara‎ 2018-2019

- Satu Kapal Maling Ikan di Perairan Indonesia Dibakar dan Ditenggelamkan di Selat Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com