Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 07:29
Nestapa Wanita dengan Tumor Ganas di Kuansing, Lutut Sebesar Kelapa dan Ditinggal Suami

Rabu, 18 September 2019 07:19
Ketua DPD PAN Pelalawan Digoyang Mosi Tidak Percaya

Selasa, 17 September 2019 21:13
Kunjungi Rohul, Bupati Solok Selatan Belajar Program Keagamaan di Masjid Agung ICP

Selasa, 17 September 2019 19:35
Jika Asap Masih Ada, Mahasiswa Riau Janji Akan Demo Lagi dengan Massa Lebih Banyak

Selasa, 17 September 2019 18:49
E- Samsat Kepri Resmi Diluncurkan melalui E-Channel Bank Riau Kepri

Selasa, 17 September 2019 18:22
Dermaga Pelabuhan Buton Ambruk,
Ini Kronologis Tenggelamnya Seorang Honorer Dishub Riau di Siak


Selasa, 17 September 2019 18:17
Video Viral Dua Hijaber yang Nyebrang Sungai Pakai Flying Fox Ternyata di Tambusai, Rohul

Selasa, 17 September 2019 18:10
Gandeng IDI dan PERSI, DPRD Riau Dirikan Posko Kesehatan Kedap Asap

Selasa, 17 September 2019 18:00
Warga Resah, 5 Hektar Lahan di Rimbo Panjang Terbakar Dekat Pemukiman

Selasa, 17 September 2019 17:48
Demo Mahasiswa Gabungan di Mapolda Riau Ricuh, 7 Polisi Terluka dan Dirawat di RS Bhayangkara

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 September 2019 17:03
Sempat Kabur Saat Sidang,
Pelaku Perampokan Pembunuhan di Rumbai Pekanbaru Dituntut 20 Tahun Penjara


Hendra Saputra, terdakwa pembunuhan dan perampokan yang sempat melarikan diri saat disidangkan, dituntut hukuman 20 tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU- Hendra Syahputra (29), pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap korbannya Ayu Safitri (19, yang berusaha melarikan diri usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada pekan lalu, hari ini pada Selasa (10/9/19) sore, dijatuhi jaksa dengan tuntutan hukuman pidana penjara selama 20 tahun.

Hendra yang berjalan tertatih tatih saat memasuki ruangan sidang. Hanya pasrah mendapat amat tuntutan 20 tahun penjara.

Berdasarkan amar tuntutan jaksa penuntut Edi Junaidi SH. Perbuatan terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 339 KUHPidana Jo Pasal 65 ayat (2) tentang pembunuhan dan perampokan.

Dihadapan majelis hakim yang dipimpin Sorta Ria Neva. Terdakwa hanya pasrah atas perbuatannya dan tidak mengajukan eksepsi atau pembelaan secara tertulis.

Seperti diketahui, Hendra pelaku pembunuhan terhadap Ayu Safitri pada Selasa tanggal 29 Januari 2019 lalu. Mayat korban ditemukan, keesokan harinya, di kawasan kebun sawit di Jalan Padat Karya, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Tak lama berselang, polisi berhasil menangkap Hendra di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Pagar Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Ketika itu, pelaku sedang berada di dalam bus saat akan kabur ke Jakarta.

Hasil penyidikan polisi, Hendra berkenalan dengan korban melalui akun Facebook. Dimana pada hari Selasa 29 Januari tersebut, korban baru diterima kerja sebagai asisten rumah tangga di Jalan Sigunggung tapi pelaku justru dengan sengaja menghalang-halangi korban untuk bekerja.

Hendra mengatakan kepada korban untuk tidak bekerja di tempat tersebut. Dia juga mengiming-imingi ada pekerjaan yang lebih baik untuk Ayu di daerah Jalan Pramuka, Rumbai. Terbujuk rayuan, malamnya Hendra menjemput korban di Sigunggung dan pergi ke Rumbai.

Saat itu melintas Jalan Yos Sudarso, Ayu pun merasa lapar dan meminta Hendra untuk makan. Awalnya Ayu meminta makan di rumah makan cepat saji karena tidak ada uang keduanya makan di warung makan biasa.

Hendra merasa tersinggung dengan kata-kata yang dilontarkan Ayu.

Setelah keduanya selesai makan, Hendra membawa Ayu ke Jalan Pramuka dan terus ke dalam dekat kawasan perkebunan sawit. Curiga dengan gelagat tersangka, Ayu pun mulai berontak dan minta keluar dari daerah tersebut.

Sakit hati, mendapatkan perlawanan, pelaku mulai kasar dan akhirnya memiting korban hingga tidak sadarkan diri kemudian meninggal dunia. Selanjutnya pelaku menjarah harta benda korban.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dermaga Pelabuhan Buton Ambruk,
Ini Kronologis Tenggelamnya Seorang Honorer Dishub Riau di Siak

- Hadang Mahasiswa Jebol Gerbang Kantor Gubri, Dua Polisi Terinjak-injak
- Dituntut 3 Tahun dan 1 Tahun 10 Bulan,
Dua Terdakwa Tipikor Cetak Sawah Baru di Pelalawan Mohon Keringanan

- Biadab, Siswi SMP di Tandun Jadi Budak Seks Pamannya dan Ketahuan Sudah Hamil
- Diduga Memeras dan Menganiaya, 3 Oknum LSM di Bonai Darussalam Diciduk Polisi Rohul
- 6.500l TNI- Polri Amankan Kunjungan Presiden di Riau
- Vonis Hakim Dirasa Ketinggian,
Koruptor Roro Bengkalis Ini Ajukan Banding

- Tuntut Penanggulangan Asap, Ratusan Mahasiswa Datangi DPRD Riau
- Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN
- Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan
- Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri
- Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong
- Dua Hari Berlalu, Kapal Bermuatan Sayur Belum Ditemukan
- Lanal Dumai Amankan 15 Kg Sabu, Tapi Pelaku Berhasil Kabur
- Lahan Sering Terbakar, MPC PP Pelalawan Desak Izin PT Adei Dicabut
- Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri
- Ke Thailand Saat Riau Dikepung Asap, Pendemo Sebut Gubri Kelayapan
- Lengkapi Gugatan, Posko Pengaduan KorbanAsap Dibuka IKA FH Unri
- Termasuk ‎190,63 Gram Sabu dan 5 Pucuk Senjata,
Kejari Rohul Musnahkan BB dari 159 Perkara‎ 2018-2019

- Satu Kapal Maling Ikan di Perairan Indonesia Dibakar dan Ditenggelamkan di Selat Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com