Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 September 2019 23:30
‎Sekda Rohul Tinjau Alat Penyebrangan Flying Fox di Tambusai yang Viral di Medsos, Begini Katanya

Rabu, 18 September 2019 23:28
PKK Rambah Samo Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Rohul 2019

Rabu, 18 September 2019 21:53
Melalui ‎RAT Luar Biasa,
Daman Huri Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kopsa Perkasa Timur, Rohul


Rabu, 18 September 2019 21:00
Blusukan ke Gang Sempit dan Curam, Lurah Duri Timur Dengarkan Keluhan Warganya

Rabu, 18 September 2019 19:28
Derita Kelainan Pembuluh Darah, Bayi Warga Duri Timur Butuh Uluran Tangan Donatur

Rabu, 18 September 2019 16:57
KSKP Tembilahan Dirikan Posko Kesehatan dan Bagi-bagi Masker

Rabu, 18 September 2019 16:48
Perluasan MPP Pekanbaru Terus Digesa

Rabu, 18 September 2019 15:18
PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau

Rabu, 18 September 2019 15:15
Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis

Rabu, 18 September 2019 14:57
Rumput Taman di DPRD Riau Menguning, Rekanan Bungkam

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 September 2019 11:57
Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri

Seribuan Mahasiswa Unri berdemo di Kantor Gubri. Mendesak penanggulangan asap. Mereka tak mati karena bencana ini.

Riauterkini - PEKANBARU - Seribuan mahasiswa dari Fakuktas Ilmu Politik Universitas Riau (Fisip Unri) gelar aksi di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (12/9/19).

Kehadiran mahasiswa Fisip Unri ini untuk mempertanyaka keseriusan Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar serta pihak terkait lainnya untuk menuntaskan persoalan asap yang sudah terjadi dalam berapa bulan terakhir.

Berbagai poster bertulisan sindiran dipajang dalam aksi ini. Seperti Riau wisata asap. Pemerintah makan asap, rakyat makan asap. Selain itu, ada juga tuntutan mahasiswa yang meminta kepada penegak hukum agar korporasi yang terbukti membakar lahan ditangkap, bukan rakyat kecil seperti yang terjadi saat ini.

"Kehadiran kami di sini untuk mengingatkan pemerintah, agar cepat menyelesaikan masalah asap ini. Jangan sampai setelah banyak rakyat mati karena asap, baru berbuat," kata Sandewa, selaku koordinator lapangan mahasiswa Fisip Unri.

Ada pun keberadaan Gubri yang saat ini sedang berada di Thailand ditengah kondisi Riau berasap, Sandewa menyatakan bisa memahami dengan bijak. Karena menurutnya, orang nomor satu di Riau itu pasti tetap memikirkan rakyatnya, ditengah tugasnya sebagai kepala daerah.

Namun begitu, Sandewa menyatakan kehadiran mahasiswa ke kantor Gubri ini untuk mengingatkan kondisi asap di Riau yang semakin parah.

"Kita sebenarnya ingin sekali bertemu dengan Gubernur sebagai komandan Satgas Karhutla. Kami paham Gubernur juga melaksankan tugas, dia tetap memikirkan kita juga. Tapi kita kita hanya mengingatkan. Asap di Riau sudah parah. Sudah ribuan terkena Ispa. Jangam sampai ada korban mati karena asap, baru sibuk," ujar Sandewa.

Sadar Gubri tidak ada, mahasiswa menuntut agar Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution menemui mahasiswa. Sempat ditemui perwakilan dari Sekretaris BPBD Riau dan Kadishut Riau, namun mahasiswa tetap menginginkan agar Wagubri hadir menemui mahasiswa.***(mok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis
- Inspektorat Pelalawan Nyatakan Tak Ada Temuan Realisasi DD Tambun TA 2018
- Tak Mau Dihukum Dua Kali, Dirut Travel JPW Minta Air Asia Kembalikan Dana Tiket Jamaah Umrah
- Persiapkan Jaga Desa, Linmas 13 Desa di Bathin Solapan, Bengkalis Dilatih Ketat
- Inspektorat Pelalawan Nyatakan tak Ada Temuan Realisasi Dana Desa Tambun 2018
- Stop PETI Dekat Tiang Jembatan Lubuk Ambacang, Polres Kuansing Pasang Garis Polisi
- Pembakar Lahan Ditangkap Polisi di Rohil
- Korban Dermaga Roro Buton Ambruk Ditemukan Tewas
- Dermaga Pelabuhan Buton Ambruk,
Ini Kronologis Tenggelamnya Seorang Honorer Dishub Riau di Siak

- Hadang Mahasiswa Jebol Gerbang Kantor Gubri, Dua Polisi Terinjak-injak
- Dituntut 3 Tahun dan 1 Tahun 10 Bulan,
Dua Terdakwa Tipikor Cetak Sawah Baru di Pelalawan Mohon Keringanan

- Biadab, Siswi SMP di Tandun Jadi Budak Seks Pamannya dan Ketahuan Sudah Hamil
- Diduga Memeras dan Menganiaya, 3 Oknum LSM di Bonai Darussalam Diciduk Polisi Rohul
- 6.500l TNI- Polri Amankan Kunjungan Presiden di Riau
- Vonis Hakim Dirasa Ketinggian,
Koruptor Roro Bengkalis Ini Ajukan Banding

- Tuntut Penanggulangan Asap, Ratusan Mahasiswa Datangi DPRD Riau
- Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN
- Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan
- Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri
- Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com