Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 15 Oktober 2019 19:26
Hari Pertama, 1.648 Wajib Pajak Peroleh Penghapusan Denda PKB/BBNKB II

Selasa, 15 Oktober 2019 18:43
Indosat Ooredoo dan Facebook Luncurkan Kampanye “Internet 1O1”

Selasa, 15 Oktober 2019 16:47
34 Desa di Bengkalis Deklarasikan Stop BABS

Selasa, 15 Oktober 2019 16:02
Penanggulangan Stunting, DKPP Rohul Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan Melalui Safari Gemarikan

Selasa, 15 Oktober 2019 15:11
BI-Walikota Pekanbaru Serahkan Kartu Madani dan KIA

Selasa, 15 Oktober 2019 14:44
Ini Tanggapan Gubri Soal Kisruh Pembentukan AKD DPRD Riau

Selasa, 15 Oktober 2019 14:25
Pemuda Kunto Darussalam Menilai Khairul Zaman Layak Maju Pilkada Rohul 2020

Selasa, 15 Oktober 2019 14:12
Dihadiri Komisi IV, BI Perwakilan Riau Sediakan Pojok Baca di Bengkalis

Selasa, 15 Oktober 2019 13:18
Siap-siap Diganti, Gubri Warning OPD Lambat Bekerja

Selasa, 15 Oktober 2019 13:12
Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 8 Oktober 2019 22:16
Terlibat Gratifikasi, Oknum Mantan Kades di Pelalawan Dijebloskan ke Pejarah

Perkara gratisfikasi dan pemerasan oknum mantan Kades Sering, Pelalawan dinyatakan P21. Berkas Tersangka M. Yunus telah dilimpahkan ke Kejari.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Seorang oknum mantan Kepala Desa (Kades) di Pelalawan, harus menikmati sisa hidupnya, dibalik terali besi. Ia adalah, mantan Kades Sering Kecamatan Pelalawan, M. Yunus (64) terlibat kasus gratisfikasi dan pemerasan dalam penerbitan Surat Keterangan Ganti Kerugian (SKGR).

Kasus yang melilit M. Yunus ini bergulir di Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan beberapa bulan silam atas laporan seorang korban.

Selasa (8/10/19) Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan melimpahkan kasusnya, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan. Hal tersebut, menyusul berkas yang ditangani Satreskrim lengkap alias P21.

Kapolres Pelalawan AKBP M. Hasyim R. S.Ik malalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian, SH, S.Ik mengungkapkan kasus yang menjerat mantan Kades Sering ini, adalah kasus gratifikasi dan melakukan pemerasan dalam jabatan penerbitan SKGR di desa Sering," terang Kasat Reskrim Teddy.

Unit Tipikor Satreskrim, sudah menetapkan mantan Kades ini kata Kasat Teddy sebagai tersangka dua bulan yang lalu. "Setelah rangkaian pemeriksaan, berkasnya lengkap, langsung kita limpahkan tersangka bersama barang bukti ke Kejari," ujar Teddy.

Kasus ini sebut Teddy bermula laporan seorang korban bernama Jefridin. Dimana pada tahun 2014 korban ingin mengurus SKGR lahannya, kepada M Yunus saat itu menjabat sebagai Kades Sering, tapi dipersulit oleh yang bersangkutan.

Kala itu, korban mencoba menemui Kasi Pemerintahan Kantor Camat Pelalawan yang dijabat Edi Arifin untuk menjembatani pengurusan SKGR ini, hingga pelaku Yunus mau menerbitkan SKGR milik pelapor setelah dihubungi Edi Arifin.

Hanya saja, pelaku membuat surat kesepakatan dan biaya administrasi sebesar Rp 2 juta untuk satu persil dengan total 100 persil SKGR yang bakal diterbitkan.

"Jika ditotal Rp 200 juta, korban setuju dan merealisasikan 50 persen dengan besaran Rp 100 juta. Akan tetapi setelah ditunggu-tunggu SKGR tak kunjung selesai," tandas Kasat.

Sementara itu Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan yang menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti langsung bertindak sigap. Terhadap tersangka ini langsung dilakukan penahanan.

Hal ini dikatakan Kajari Pelalawan Nophy Tennophero South, SH, MH melalui Kasi Pidsus Andre Antonius, SH mengungkapkan, penahanan terhadap tersangka dilakukan selama 20 hari kedepan, di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.***(feb)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kredit Macet, Mantan Kacab BRK Dalu-dalu Dituntut 13,5 Tahun Penjara
- Polisi Tangkap Kurir 27,1 Kg Sabu dan 19.463 Butir Pil Ekstasi di Roro Air Putih, Bengkalis
- Gerebek Transaksi Narkoba, Polsek Sukajadi Sita Ribuan Ekstasi dan 1 Kg Sabu
- Ketua Pengelola Jalan Diperiksa Dugaan Pungli,
Ratusan Masyarakat Desa Batang Kumu Ikut Mengawal di Polres Rohul

- Antar Sabu ke Pembeli, IRT di Desa Mahato Ditangkap Pol‎isi Rohul, Suaminya DPO
- Tingkatkan Pemahaman Terkait Pemeriksaan Genomik, Prodia Gelar Seminar Prodia Genomik
- Warga Sialang Jaya Rohul Tembak Tetangga‎ Pakai Senapan Angin, Diduga ini Pemicunya
- Polda Riau Terapkan Metode  Scientific Crime Investigation Tangani Karhutla di Riau
- Polres Kuansing Gelar BINLAT untuk Calon Polisi
- Sehari, Enam Jaringan Pengedar, Pemakai Barang Haram Diringkus Polres Bengkalis
- Pengedar Barang Haram di Bengkalis Diringkus Polisi
- Polres Inhil Segel 50 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Keritang
- Gara-gara Sepeda Motor, Abang Kandung di Bengkalis Tega Tikam Adiknya Sendiri
- Kaca Mobil Pelanggan Nasi Ampera di Duri Jadi Sasaran Maling Pecah Kaca
- Ditinggal Makan Siang, Mobil yang Terparkir di duri Jadi Sasaran Pencuri
- Kisruh Pilkades Kesumbo Ampai, Bengkalis Berujung Demo, Minta Tahapan Dilanjutkan  
- Terlindas Truk, Karyawan Leasing di Duri Tewas Mengenaskan
- Tunggu Pembeli di Jembatan, Pengedar Sabu di Desa Rambah Tengah Barat Ditangkap Polisi Rohul
- Kebakaran 12 Rumah dan Satu Vihara di Rohil Tewaskan Dua Warga
- Bus PMTOH Terbalik di Kuansing, 7 Korban Tewas dan Belasan Luka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com