Untitled Document
Kamis, 31 Ramadhan 1431 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 9 September 2010 04:04
Empat Penakik Karet di Rohul Korban Serangan Beruang

Rabu, 8 September 2010 18:05
Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar

Rabu, 8 September 2010 18:03
Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan

Rabu, 8 September 2010 17:42
Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan

Rabu, 8 September 2010 16:01
PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir

Rabu, 8 September 2010 15:57
11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran


Rabu, 8 September 2010 14:19
Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 17 Maret 2010 14:27
Dibiarkan Bermain Api, Dua Bocah Tembilahan Terbakar

Dua orang bocah dibiarkan bermain api. Akibatnya fatal. Api berkobar dan menyulut tubuh keduanya hingga melempuh sekujur badan.

Riauterkini-TEMBILAHAN- Gara-gara bermain api, dua orang bocah, yakni Arbi (9) dan rekannya Junita (7) menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya, Rabu (17/3) sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa ini terjadi di depan rumah korban di Jalan Telaga Biru, persis depan Pasar Pagi Tembilahan.

Menurut penuturan seorang pemilik warung, Uniang (50) beberapa hari belakangan ini memang korban Junita sering membeli korek api ke warungnya.

“Memang seorang diantara korban yang cewek sering beli korek api di warung saya, ketika ditanya untuk apa, ia menjawab disuruh orang tuanya,” ujar Uniang usai peristiwa ini terjadi.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, saat itu disaat orang sedang ramai, warga dikagetkan dengan munculnya dua bocah tersebut dalam kondisi tubuh telah berapi, karena pakaian mereka sudah dimakan api.

Saat itu mereka berteriak-teriak kesakitan dan minta tolong. Saat kejadian mereka diduga sedang bermain api di depan Bengkel Prima Service di Jalan Telaga Biru Tembilahan.

Menyaksikan peristiwa memilukan ini warga yang ada di lokasi kejadian langsung berusaha memadamkan api yang membakar pakaian kedua korban dan tak berapa lama api berhasil dipadamkan kedua korban pun langsung dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

“Saya mendapatkan kabar anak saya terbakar setelah diberitahu tetangga, saat itu saya sedang bekerja,” ungkap Dedi (35), ayah dari korban Arbi.

Berdasarkan pemantauan di Unit Gawat Darurat (UGD) RUSUD Puri Husada Tembilahan terlihat kedua korban terus berteriak-teriak kesakitan. Kedua korban tampak seluruh rambutnya hangus terbakar, korban Junita terlihat yang paling parah. Sampai berita ini ditulis kedua korban masih dalam perawatan intensif petugas medis.***(mar)



Beri tanggapan | Baca tanggapan

Berita Hukum lainnya..........
- Empat Penakik Karet di Rohul Korban Serangan Beruang
- Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar
- Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan
- Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan
- 11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran

- Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil

- Kunjungi Rohul,
Kapolda Ingatkan Kapolres Tangani Masalah dengan Bijak



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.89
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com