Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 13:26
Penyidik KPK di Pekanbaru juga Dalami Suap Pengesahan APBD Riau 2015

Kamis, 23 Oktober 2014 13:13
Proyek Menara Masjid Agung Pasirpangaraian,
PT TBP Dinilai Abaikan Standar Keselamatan Pekerja


Kamis, 23 Oktober 2014 11:43
Dilantik Bersama Tiga Wakil, Dani Resmi Ketua DPRD Inhil

Kamis, 23 Oktober 2014 11:38
Pemprov Riau Berkemugkinan Lanjutkan Program UED-SP

Kamis, 23 Oktober 2014 11:36
Demo, GERTAK Ungkapkan Kekecewaan pada Kinerja Wako Firdaus

Kamis, 23 Oktober 2014 11:34
KUA dan PPAS APBDP Rohul 2014 Disepakati Rp1.449 Triliun

Kamis, 23 Oktober 2014 11:30
Rp66 Miliar Bansos dan Dana Hibah Pemkab Pelalawan Siap Dicairkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Juni 2012 19:43
DPRD Riau Sesalkan Kasus Penembakan Warga Duri oleh Oknum BKO Brimob

Anggota DPRD Riau menyesalkan kasus penembakan warga Duri yang dilakukan BKO Brimob yang disiagakan PT Adei.

Riauterkini-PEKANBARU-Komisi A DPRD Riau yang membidangi masalah pemerintahan dan hukum sangat menyayangkan terjadi penembakan terhadap dua warga yang diduga dilakukan anggota BKO Brimob yang disiagakan PT Adei Plantations. Dua pemuda yang ditembak itu dituduh mencuri Tandan Buah Segar (TBS) di perusahaan tersebut.

Anggota Komisi A DPRD Riau, Riky Hariansyah kepada riauterkini.com, Kamis (7/6/12), di depan Kantin DPRD Riau. Menurut Riky, pihaknya menyayangkan insiden ini.

“Sungguh tragis apa yang dilakukan Brimob itu, semestinya mengikuti prosedurlah anggota Brimob itu, jangan asal tembak saja,” terangnya.

Menurut polisi dari PKB, jika memang pemuda itu terbukti mencuri maka ada mekanisme yang mesti penangkapan oleh anggota Brimob itu. Riky menambahkan kejadian ini sudah di luar batas yang tidak bisa ditelorir lagi.

“Lagipula yang dicuri itu tidak sebanding dengan harga nyawanya,” tuturnya.

Riky Hariansyah juga mendesak agar Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau bisa mengusut dan melakukan penyidikan terhadap hal ini. “Jangan lah permasalahan ini sampai berlarut terhadap penyelesaiannya,” ujarnya.***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mengkarong
NATO..... No Action Talk Only...... buat peraturannya pak..... kalau tidak besok mike keno tembak......

Bareta
Katanya Brimob Special Police, pny kemampuan khusus dan lebih dibandiing polisi biasa. masa menangani pencuri sawit saja main tembak. MANA PROSEDURNYA OM?? kayak gini nih anak kecil di kasih senjata. lupa daratan deh.. KAMU ITU POLISI (SIPIL YG DIPER

Rizal Lubis
Memang terasa sangat tak adil perlakuan Polri khususnya jajaran dPolda Riau ini terhadap Rakyat kecil, kenapa tidak, jika pihak Perusahaan yang mencuri dan menyerobot lahan warga / Masyarakat tak mau dia mengambil tindakan tegas secara Hukum demi keb


Berita Hukum lainnya..........
- Penyidik KPK di Pekanbaru juga Dalami Suap Pengesahan APBD Riau 2015
- Demo, GERTAK Ungkapkan Kekecewaan pada Kinerja Wako Firdaus
- Istri dan Anak-anak Urus Izin Jenguk Gubri Nonaktif di Rutan Guntur
- KPK Periksa Mantan Kadishut dan Tiga Petinggi PT Duta Palma di SPN
- Diduga Mabuk,
Warga Rumbai Jaya, Inhil Tewas dalam Lakalantas Tunggal

- Dua Pejabat Tak Hadiri Pemeriksaan KPK,
Zulher: Saya Belum Terima Surat Pemanggilan

- Pedagang Ikan di Pekanbaru Jual Sabu-Sabu Rp300 Juta


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.123.2
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com