Untitled Document
Kamis, 24 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 21 Agustus 2014 15:08
Semester I 2014, Realisasi Penerimaan Pajak 43 Persen

Kamis, 21 Agustus 2014 14:57
Sektor Pertanian Bawang Merah, Bakal Tunjang Ekonomi Petani di Meranti

Kamis, 21 Agustus 2014 14:50
Polda Riau Gelar Sosialisasi E-KTA

Kamis, 21 Agustus 2014 14:13
LG Luncurkan AC Skincare Ultra Hybrid

Kamis, 21 Agustus 2014 14:03
Gelar Datuk Setia Amanah untuk Bupati Bengkalis Dinilai Salah Alamat

Kamis, 21 Agustus 2014 13:51
Pasca Lebaran, Harga Getah Karet dan Sawit di Bengkalis Anjlok

Kamis, 21 Agustus 2014 13:43
Tender Dimulai, Disdik Pelalawan Optimis Program 2014 Terlaksana



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Juni 2012 19:43
DPRD Riau Sesalkan Kasus Penembakan Warga Duri oleh Oknum BKO Brimob

Anggota DPRD Riau menyesalkan kasus penembakan warga Duri yang dilakukan BKO Brimob yang disiagakan PT Adei.

Riauterkini-PEKANBARU-Komisi A DPRD Riau yang membidangi masalah pemerintahan dan hukum sangat menyayangkan terjadi penembakan terhadap dua warga yang diduga dilakukan anggota BKO Brimob yang disiagakan PT Adei Plantations. Dua pemuda yang ditembak itu dituduh mencuri Tandan Buah Segar (TBS) di perusahaan tersebut.

Anggota Komisi A DPRD Riau, Riky Hariansyah kepada riauterkini.com, Kamis (7/6/12), di depan Kantin DPRD Riau. Menurut Riky, pihaknya menyayangkan insiden ini.

“Sungguh tragis apa yang dilakukan Brimob itu, semestinya mengikuti prosedurlah anggota Brimob itu, jangan asal tembak saja,” terangnya.

Menurut polisi dari PKB, jika memang pemuda itu terbukti mencuri maka ada mekanisme yang mesti penangkapan oleh anggota Brimob itu. Riky menambahkan kejadian ini sudah di luar batas yang tidak bisa ditelorir lagi.

“Lagipula yang dicuri itu tidak sebanding dengan harga nyawanya,” tuturnya.

Riky Hariansyah juga mendesak agar Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau bisa mengusut dan melakukan penyidikan terhadap hal ini. “Jangan lah permasalahan ini sampai berlarut terhadap penyelesaiannya,” ujarnya.***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mengkarong
NATO..... No Action Talk Only...... buat peraturannya pak..... kalau tidak besok mike keno tembak......

Bareta
Katanya Brimob Special Police, pny kemampuan khusus dan lebih dibandiing polisi biasa. masa menangani pencuri sawit saja main tembak. MANA PROSEDURNYA OM?? kayak gini nih anak kecil di kasih senjata. lupa daratan deh.. KAMU ITU POLISI (SIPIL YG DIPER

Rizal Lubis
Memang terasa sangat tak adil perlakuan Polri khususnya jajaran dPolda Riau ini terhadap Rakyat kecil, kenapa tidak, jika pihak Perusahaan yang mencuri dan menyerobot lahan warga / Masyarakat tak mau dia mengambil tindakan tegas secara Hukum demi keb


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Gelar Sosialisasi E-KTA
- Bebaskan 3 WN Malaysia Pembakar Lahan,
Pendemo Desak Hakim PN Pelalawan Diperiksa

- Pesta Sabu, Dua Warga dan Seorang Polisi Ditangkap Polres Pelalawan
- Petani Sawit di Tambang Ditemukan Mengapung di Sungai
- Banding, Direktur PT KITB Bantah Melawan Hukum
- Dugaan Pencabulan HAM,
Komnas PP Beri Pendampingi WW dan Janji Menuntaskan Laporannya

- Mantan Bendahara KPU Rohul Kembali jadi Terdakwa Perkara Korupsi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.230.76
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com