Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 30 Agustus 2016 21:46
Asap Karlahut Menipis, Ratusan KK Pengungsi di Bonai Rohul Pulang ke Rumah

Selasa, 30 Agustus 2016 21:20
Pasca Penertiban PKL Pasar Senggol,
600 Pedagang Bakal 'Geruduk' Rumah Walikota Dumai


Selasa, 30 Agustus 2016 21:14
Inhil Raih Juara Pertama Gebyar PAUD Provinsi Riau

Selasa, 30 Agustus 2016 21:10
Kepala BNPB Klaim Sudah Berhasil Padamkan Api Karlahut

Selasa, 30 Agustus 2016 21:05
GPMR Minta Hakim PN Dumai Tidak Lindungi Perampas Tanah Rakyat

Selasa, 30 Agustus 2016 21:02
Pengangkatan Calon Ketua DPRD Riau,
Surat Permohonan Masih Proses Administrasi di Gubenur


Selasa, 30 Agustus 2016 20:38
Reses DPRD Riau,
Perangkat Desa di Inhu Keluhkan Tidak Ada Dana Desa dari Pemprov




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Juni 2012 19:43
DPRD Riau Sesalkan Kasus Penembakan Warga Duri oleh Oknum BKO Brimob

Anggota DPRD Riau menyesalkan kasus penembakan warga Duri yang dilakukan BKO Brimob yang disiagakan PT Adei.

Riauterkini-PEKANBARU-Komisi A DPRD Riau yang membidangi masalah pemerintahan dan hukum sangat menyayangkan terjadi penembakan terhadap dua warga yang diduga dilakukan anggota BKO Brimob yang disiagakan PT Adei Plantations. Dua pemuda yang ditembak itu dituduh mencuri Tandan Buah Segar (TBS) di perusahaan tersebut.

Anggota Komisi A DPRD Riau, Riky Hariansyah kepada riauterkini.com, Kamis (7/6/12), di depan Kantin DPRD Riau. Menurut Riky, pihaknya menyayangkan insiden ini.

“Sungguh tragis apa yang dilakukan Brimob itu, semestinya mengikuti prosedurlah anggota Brimob itu, jangan asal tembak saja,” terangnya.

Menurut polisi dari PKB, jika memang pemuda itu terbukti mencuri maka ada mekanisme yang mesti penangkapan oleh anggota Brimob itu. Riky menambahkan kejadian ini sudah di luar batas yang tidak bisa ditelorir lagi.

“Lagipula yang dicuri itu tidak sebanding dengan harga nyawanya,” tuturnya.

Riky Hariansyah juga mendesak agar Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau bisa mengusut dan melakukan penyidikan terhadap hal ini. “Jangan lah permasalahan ini sampai berlarut terhadap penyelesaiannya,” ujarnya.***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mengkarong
NATO..... No Action Talk Only...... buat peraturannya pak..... kalau tidak besok mike keno tembak......

Bareta
Katanya Brimob Special Police, pny kemampuan khusus dan lebih dibandiing polisi biasa. masa menangani pencuri sawit saja main tembak. MANA PROSEDURNYA OM?? kayak gini nih anak kecil di kasih senjata. lupa daratan deh.. KAMU ITU POLISI (SIPIL YG DIPER

Rizal Lubis
Memang terasa sangat tak adil perlakuan Polri khususnya jajaran dPolda Riau ini terhadap Rakyat kecil, kenapa tidak, jika pihak Perusahaan yang mencuri dan menyerobot lahan warga / Masyarakat tak mau dia mengambil tindakan tegas secara Hukum demi keb


Berita Hukum lainnya..........
- Sempat Kejar Pelaku, Mahasiswi di Kota Tembilahan Jadi Korban Penjambretan
- Tuntut Ganti Kerugian,,
Kuasa Hukum Petani Sungai Bela, Inhil Somasi PT IJA

- Terekam CCTV, Polres Rohul Terus Buru Komplotan Pencuri Dump Truk
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Mandiri,
Mantan Kepala BPMPD Diperiksa Tipidkor Polres Inhil

- Tahanan Kabur Jelang Sidang, Kejati Riau Akan Panggil Kejari Dumai
- Kapolri Persilahkan SP3 15 Perusahaan Terduga Pembakar Lahan Digugat
- Disperindag Pekanbaru Pastikan Semua Gudang Lakukan Pelanggaran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.22.55.73
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com