Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 1 September 2014 21:13
Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid

Senin, 1 September 2014 20:23
Dandim 0313 KPR Buka Karya Bhakti di Bangunpurba, Rohul

Senin, 1 September 2014 20:12
Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Tiga Mantan Pejabat BNI 46 Dituntut 16 Tahun Penjara


Senin, 1 September 2014 20:05
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pusat Perdagangan Panipahan Rohil

Senin, 1 September 2014 20:01
FPPIU Dinilai Tak Akomodir Semua Elemen Masyarakat Inhil Utara

Senin, 1 September 2014 19:59
Permintaan Elpiji 12 Kg di Dumai Meningkat

Senin, 1 September 2014 19:51
Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Serahkan Hadiah Sinar Tebar Milyar 2014



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Juni 2012 19:43
DPRD Riau Sesalkan Kasus Penembakan Warga Duri oleh Oknum BKO Brimob

Anggota DPRD Riau menyesalkan kasus penembakan warga Duri yang dilakukan BKO Brimob yang disiagakan PT Adei.

Riauterkini-PEKANBARU-Komisi A DPRD Riau yang membidangi masalah pemerintahan dan hukum sangat menyayangkan terjadi penembakan terhadap dua warga yang diduga dilakukan anggota BKO Brimob yang disiagakan PT Adei Plantations. Dua pemuda yang ditembak itu dituduh mencuri Tandan Buah Segar (TBS) di perusahaan tersebut.

Anggota Komisi A DPRD Riau, Riky Hariansyah kepada riauterkini.com, Kamis (7/6/12), di depan Kantin DPRD Riau. Menurut Riky, pihaknya menyayangkan insiden ini.

“Sungguh tragis apa yang dilakukan Brimob itu, semestinya mengikuti prosedurlah anggota Brimob itu, jangan asal tembak saja,” terangnya.

Menurut polisi dari PKB, jika memang pemuda itu terbukti mencuri maka ada mekanisme yang mesti penangkapan oleh anggota Brimob itu. Riky menambahkan kejadian ini sudah di luar batas yang tidak bisa ditelorir lagi.

“Lagipula yang dicuri itu tidak sebanding dengan harga nyawanya,” tuturnya.

Riky Hariansyah juga mendesak agar Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau bisa mengusut dan melakukan penyidikan terhadap hal ini. “Jangan lah permasalahan ini sampai berlarut terhadap penyelesaiannya,” ujarnya.***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mengkarong
NATO..... No Action Talk Only...... buat peraturannya pak..... kalau tidak besok mike keno tembak......

Bareta
Katanya Brimob Special Police, pny kemampuan khusus dan lebih dibandiing polisi biasa. masa menangani pencuri sawit saja main tembak. MANA PROSEDURNYA OM?? kayak gini nih anak kecil di kasih senjata. lupa daratan deh.. KAMU ITU POLISI (SIPIL YG DIPER

Rizal Lubis
Memang terasa sangat tak adil perlakuan Polri khususnya jajaran dPolda Riau ini terhadap Rakyat kecil, kenapa tidak, jika pihak Perusahaan yang mencuri dan menyerobot lahan warga / Masyarakat tak mau dia mengambil tindakan tegas secara Hukum demi keb


Berita Hukum lainnya..........
- Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid
- Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Tiga Mantan Pejabat BNI 46 Dituntut 16 Tahun Penjara

- Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pusat Perdagangan Panipahan Rohil
- Kanit Binmas Irup di SMAN 2 Bagansinembah, Rohil
- Pengakuan Saksi di PN Tipikor Pekanbaru,
Stadion Mini Pelalawan Hanya Tuntas 80 Persen

- Polisi Dalami Dugaan ISIS Masuk ke Pekanbaru
- Rokok Tanpa Cukai Beredar di Duri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.103.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com