Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 26 Juni 2016 08:59
Gubri dan Bupati Meranti Safari Ramadhan di Masjid Istiqomah Alah Air

Ahad, 26 Juni 2016 07:59
Seorang Nelayan Teluk Kiambang, Inhil Hilang Saat Sedang Menjaring di Sungai Indragiri

Ahad, 26 Juni 2016 07:57
Buka Bersama Alumni SMA Tri Bhakti 2000 Ajang Kangen Setelah Terpisah 16 Tahun

Ahad, 26 Juni 2016 07:53
Masjid Al Inayah Mandah, Inhil Rutin Gelar Pemilihan Dai Cilik Setiap Ramadhan

Sabtu, 25 Juni 2016 22:54
Buka Bersama PMI Inhil Diisi Pembagian Santunan Buat Warga

Sabtu, 25 Juni 2016 22:48
Sambil Bantu Urai Kemacetan,
Karang Taruna Delima, Pekanbaru Bagikan 120 Paket Takjil


Sabtu, 25 Juni 2016 22:44
Sekdaprov, Gubri Menunggu Putusan Mendagri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Juni 2012 19:43
DPRD Riau Sesalkan Kasus Penembakan Warga Duri oleh Oknum BKO Brimob

Anggota DPRD Riau menyesalkan kasus penembakan warga Duri yang dilakukan BKO Brimob yang disiagakan PT Adei.

Riauterkini-PEKANBARU-Komisi A DPRD Riau yang membidangi masalah pemerintahan dan hukum sangat menyayangkan terjadi penembakan terhadap dua warga yang diduga dilakukan anggota BKO Brimob yang disiagakan PT Adei Plantations. Dua pemuda yang ditembak itu dituduh mencuri Tandan Buah Segar (TBS) di perusahaan tersebut.

Anggota Komisi A DPRD Riau, Riky Hariansyah kepada riauterkini.com, Kamis (7/6/12), di depan Kantin DPRD Riau. Menurut Riky, pihaknya menyayangkan insiden ini.

“Sungguh tragis apa yang dilakukan Brimob itu, semestinya mengikuti prosedurlah anggota Brimob itu, jangan asal tembak saja,” terangnya.

Menurut polisi dari PKB, jika memang pemuda itu terbukti mencuri maka ada mekanisme yang mesti penangkapan oleh anggota Brimob itu. Riky menambahkan kejadian ini sudah di luar batas yang tidak bisa ditelorir lagi.

“Lagipula yang dicuri itu tidak sebanding dengan harga nyawanya,” tuturnya.

Riky Hariansyah juga mendesak agar Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau bisa mengusut dan melakukan penyidikan terhadap hal ini. “Jangan lah permasalahan ini sampai berlarut terhadap penyelesaiannya,” ujarnya.***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mengkarong
NATO..... No Action Talk Only...... buat peraturannya pak..... kalau tidak besok mike keno tembak......

Bareta
Katanya Brimob Special Police, pny kemampuan khusus dan lebih dibandiing polisi biasa. masa menangani pencuri sawit saja main tembak. MANA PROSEDURNYA OM?? kayak gini nih anak kecil di kasih senjata. lupa daratan deh.. KAMU ITU POLISI (SIPIL YG DIPER

Rizal Lubis
Memang terasa sangat tak adil perlakuan Polri khususnya jajaran dPolda Riau ini terhadap Rakyat kecil, kenapa tidak, jika pihak Perusahaan yang mencuri dan menyerobot lahan warga / Masyarakat tak mau dia mengambil tindakan tegas secara Hukum demi keb


Berita Hukum lainnya..........
- Seorang Nelayan Teluk Kiambang, Inhil Hilang Saat Sedang Menjaring di Sungai Indragiri
- Polsek XIII Koto Kampar Ringkus Perampokan Setelah Kabur 1 Bulan
- Kapolres Kampar Imbau Warga Mencegah dan Menghindari Pelaku Kejahatan ‪
- Maling Gondol Honda Beat dari Parkiran Kantor Camat Ujungbatu, Rohul
- Melaut di Perairan RI, 19 Nelayan Rohil Ditangkap Polisi Malaysia
- Rp170 Juta Direbut, Toke Sawit Asal Rohul Tewas Ditembak Rampok di Kampar
- Seorang lagi Tersangka Korupsi Cetak Sawat Ditahan Poles Inhu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.98.172
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com