Berita Terhangat.. |
Kamis, 23 Mei 2013 06:23 Kapolres Kampar Resmikan Poslantas Polsek Tapung
Kamis, 23 Mei 2013 06:17 Ikut Pilbup Inhil, Wardan Siap Mundur dari Kadisdik Riau
Kamis, 23 Mei 2013 06:11 Tak Dukung Annas-Andi, Kader Golkar Riau Bakal Dipecat
Kamis, 23 Mei 2013 06:07 Polres Kepualuan Meranti Diresmikan 17 Agustus
Kamis, 23 Mei 2013 06:05 Polsek Kuok Kampar Tangkap Tiga Wanita Tengah Berjudi
Kamis, 23 Mei 2013 05:40 Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Kredit Macet BRK Bagansiapiapi Rp 5 Miliar
Rabu, 22 Mei 2013 19:59 Perbaikan Barakhir, KPU Dumai Masih Temukan DCS Bermasalah
|
|
|
|
Jum’at, 22 Juni 2012 17:44 KPK Angkut Sejumlah Dokumen dan Benda dari Rumah Kakak Neneng
Lebih dari enam jam penyidik KPK menggeledah rumah kakak Neneng. Saat pulang, sejumlah dokumen dan benda diangkut.
Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (22/6/12) para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan rumah Eny, kakan Neneng Sri Wahyuni di komplek Puskesmas Sail Jalan Kampung Kelapa RT 01/RW 03 Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sial, Kota Pekanbaru.
Itu berarti para penyidik KPK melakukan penggeledahan lebih dari 6 jam. Mereka mulai pada pukul 8.00 WIB dan hanya istirahat untuk makan siang dan sholat Jumat.
Saat sejumlah wartawan mencoba mencari informasi, para penyidik KPK tidak ada yang bersedia memberi penjelasan. Mereka hanya senyum tanpa berkata sambil memasukan sejumlah berkas yang dikemas dalam satu karton dan dua koper besar ke dalam tiga mobil Toyota Innova.
Sementara itu juru bicara KPK Johan Budi yang dihubungi riauterkinicom membenarkan adanya penggeledahan rumah keluarga Neneng di Pekanbaru. "Penyidik memang mencari bukti tambahan dalam kasus Neneng dengan melakukan penggeledahan rumah keluarganya di Pekanbaru," tuturnya.
Hanya saja Johan Budi tidak menjelaskan apa kaitan Eny dengan kasus yang tengah ditangani lembaganya tersebut. "Belum tahu kalau masalah itu. Penyidik hanya bilang menggeledah rumah keluarga Neneng di Pekanbaru. Itu saja," tukasnya.***(mad)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
low yer tutup aja kasusnya pak, kami mau pilgubri tahun depan....
orang pinggiran mana gerakan mahsiswa tu... nazarudin dan kluarganya tlah menyamun di Riau ni knp diam saje... usut aset2 mafia tu di Riau ne.. tolak Nasir sebagai anggota DPR RI dr Riau... apayg dilakukannya slama duduk empuk di senayan tu.. usir dari tanah %@!* ne...
hm. kidam pekanbaru pekanbaru makin terkenal aja.... !
|
|