Berita Terhangat.. |
Sabtu, 18 Mei 2013 19:00 Bupati Inhil Mendukung ISG Dipindah ke Jakarta
Sabtu, 18 Mei 2013 18:48 Daihatsu Xenia X-Tra untuk Konsumen Riau Resmi Diluncurkan
Sabtu, 18 Mei 2013 18:46 33 Kelurahan di Dumai Bakal Dapat Rp 4 Miliar Dana PNPM
Sabtu, 18 Mei 2013 18:44 Sangat Rawan Penyelundupan, KPPBC Sebut Pelabuhan Dumai Seperti Ular
Sabtu, 18 Mei 2013 18:42 Penimbunan Solar Subsidi, Polres Dumai Panggil SPBU dan Lurah
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34 Pelaku Perusakan Mobil Diburu, Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI
Sabtu, 18 Mei 2013 13:47 RAPP Gelar Kompetisi Ketangkasan Memadamkan Api
|
|
|
|
Jum’at, 6 Juli 2012 17:12 Pelayan Cafe di Mandau Tewas Tergantung
Kasus bunuh diri kembali terjadi di Mandau, Bengkalis. Seorang wanita pelayan cafe ditemukan tergantung di dalam kamar.
Riauterkini - DURI - Penghuni salah satu Cafe yang terletak dijalan Lintas
Duri - Dumai Kilometer 9 Desa Sebangar, Kecamatan Mandau, Kabupaten
Bengkalis, pada jum'at (6/7/12) sekitar pukul 11.30 WIB atau sebelum ibadah
sholat Jum'at dilaksanakan sontak geger dengan ditemukannya sesosok tubuh
wanita disalah satu kamar dalam keadaan tergantung dan tidak bernyawa lagi.
Fitri Damanda Sari Boru Simanjuntak (20) ditemukan rekan sesama kerjanya
tergantung dengan kondisi lidah menjulur keluar.
Dari data yang diperoleh riauterkini.com, pada Jum'at (6/7/12) pagi, rekan
korban bernama Ika berniat mengajak korban sarapan pagi bersama. Namun saat
pintu kamar diketuk beberapa kali korban tidak kunjung menyahut panggilan
tersebut, rasa curigapun mulai membayangi Ika.
Tidak putus asa, Ika lalu memberitahukan perihal tersebut kepada pemilik
Cafe bernama Sanwa Bangun alias Teger untuk membangunkan bersama sama namun
tidak membuahkan hasil, Kecurigaan pun semakin menghantui. AKhirnya
keduanya sepakat untuk mendobrak kamar dimana korban tidur dan benar saja,
korban sudah tergantung tidak bernyawa dengan menggunakan tali selendang
yang diikatkan pada kayu broti dengan lidah menjulur keluar.
Sekitar pukul 12.00 WIB kejadian tersebut dilaporkan ke Mapolsek Mandau,
saat melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Personil
Polsek yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Pinten Bagus
menurunkan jenazah korban dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Duri guna dilakukan Visum.
Dari hasil Visum, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan disekujur tubuh
korban."Benar, setelah kita menerima laporan dari pemilik Cafe, kita
langsung turun ke TKP dan menurunkan jenazah serta membawanya ke RSUD Duri
guna menjalani Visum namun hasil Visum tidak ditemukan tanda tanda adanya
kekerasan disekujur tubuh korban,"terang Kapolsek Mandau Kompol Danny
Ardiantara melalui Kanit Reskrim Ipda Pinten Bagus.
Menurut sejumlah saksi sebelum tubuh korban ditemukan tergantung, korban
sempat berkeluh kesah dengan sedikit sedih bahwasannya korban mengalami
keguguran. Saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Duri sambil
menunggu kedatangan keluarganya.***(hen)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|