Berita Terhangat.. |
Ahad, 19 Mei 2013 16:51 Galeri Foto Pembukaan MTQ Kabupaten Bengkalis di Bukit Batu
Ahad, 19 Mei 2013 16:38 Jon Erizal Kumpulkan 561 Bacaleg PAN
Ahad, 19 Mei 2013 16:30 Digelar, Honda Oto Contest Series Pekanbaru 2013
Ahad, 19 Mei 2013 16:22 Dimeriahkan Kesenian Tradisional, Erwin Agus Terpilih Pimpin HKTM Pekanbaru
Ahad, 19 Mei 2013 16:20 Kapal Angkut Sayur dan Buah Terbakar dan Tenggelam di Bengkalis
Ahad, 19 Mei 2013 16:18 Pameran di Giant Panam, Proton Sediakan Cahs Back dan Hadiah Langsung
Ahad, 19 Mei 2013 15:17 Demo di Polresta, KPPA Minta Klewang Dihukum Berat
|
|
|
|
Rabu, 1 Agustus 2012 16:47 Semester I 2012, Pengajuan Paspor di Pekanbaru Meningkat
Angka pengajuan paspor di kantor Imigrasi Pekanbaru sejak Januari hingga Juni 2012 meningkat. Namun menjelang puasa pengajuan paspor menurun drastis.
Riauterkini-PEKANBARU-Kepala seksi Informasi Imigrasi Pekanbaru, Agustianur Rabu (1/8) mengatakan bahwa pengajuan pengurusan paspor di Imigrasi Pekanbaru di semester I 2012 meningkat di setiap bulannya. Kenaikan tidak terlalu signifikan.
Menurut Agustianur, pada Januari tercatat pengurusan paspor mencapai 1.984, Februari sebanyak 2.491, Maret sebanyak 3.402, April mencapai 3.241, Mei meningkat menjadi 3.871 dan Juni pengurusan paspor mencapai 3.847. Jika diakumulasikan sepanjang tahun 2012 pengurusan paspor sebanyak 18.836.
Dari jumlah pengurusan paspor tersebut, tambah Agustianur, melancong atau berlibur dan berobat merupakan tujuan pengurusan paspor yang dominan. Artinya, banyak warga Pekanbaru yang ingin bepergian ke luar negeri adalah dengan tujuan berobat dan liburan.
Kendati jumlah pengurusan paspor mengalani peningkatan sejak awal tahun, namun menjelang Ramadhan jumlah pengurusan paspor mengalami penurunan. Penurunan mencapai hingga 50 persen di bandingkan dengan hari biasa.
"Jika hari biasa pengurusan paspor bisa sebanyak 60-100 pengajuan perharinya, menjelang Ramadhan kemarin pengurusan paspor hanya sebanyak 30-40 pengajuan saja," terangnya.
Disinggung mengenai penyebabnya, Agustianur mengatakan bahwa berkemungkinan besar warga Pekanbaru khususnya dan Riau umumnya menganggap Ramadhan merupakan bulan yang sakral untuk bepergian. Jadi warga lebih fokus untuk menjalankan ibadah puasa dibandingkan untuk bepergian.***(H-we)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|