Berita Terhangat.. |
Sabtu, 18 Mei 2013 19:00 Bupati Inhil Mendukung ISG Dipindah ke Jakarta
Sabtu, 18 Mei 2013 18:48 Daihatsu Xenia X-Tra untuk Konsumen Riau Resmi Diluncurkan
Sabtu, 18 Mei 2013 18:46 33 Kelurahan di Dumai Bakal Dapat Rp 4 Miliar Dana PNPM
Sabtu, 18 Mei 2013 18:44 Sangat Rawan Penyelundupan, KPPBC Sebut Pelabuhan Dumai Seperti Ular
Sabtu, 18 Mei 2013 18:42 Penimbunan Solar Subsidi, Polres Dumai Panggil SPBU dan Lurah
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34 Pelaku Perusakan Mobil Diburu, Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI
Sabtu, 18 Mei 2013 13:47 RAPP Gelar Kompetisi Ketangkasan Memadamkan Api
|
|
|
|
Senin, 20 Agustus 2012 23:31 Pertanggungjawaban Dana Empat Desa di Kecamatan Pinggir Bermasalah
Pertanggungjawaban dana empat desa di Kecamatan Pinggir bermasalah. Dana tersebut tak bisa dicairkan karena perangkat desa tak mengerti membuat SPJ.
Riauterkini–PINGGIR-Anggaran Dana Desa (ADD) untuk empat desa di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis bermasalah dan tak bisa dicairkan karena perangkat desa mengaku tidak paham membuat Surat Pertanggung Jawaban (SPJ).
Di antara empat desa yang hingga kini masih bermasalah akan SPJ ADD tersebut adalah Desa Semunai, Balai Pungut, Tengganau dan Desa Melibur.
Hal tersebut diungkapkan Camat Pinggir, Kasmarni S.Sos, beberapa waktu yang lalu saat berbincang dengan
riauterkini.com diruang kerjanya.”Sampai sekarang SPJ ADD empat desa masih bermasalah dan tak kunjung rampung dan solusi sementara kita berikan pinjaman terlebih dahulu jelang Lebaran,” jelasnya.
Ketidakpahaman membuat laporan pertanggung jawaban tersebut sebenarnya sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat. Pihak Kecamatan Pinggir sendiri beberapa kali sudah melaksanakan pelatihan membuat SPJ yang akurat dan cepat namun setelah pelatihan tersebut usai maka juga berbarengan hilangnya ilmu yang didapat tersebut.
Tak bisa dipungkiri, bermasalahnya ADD ini dipastikan berdampaknya terhadap pembangunan di empat desa tersebut.***(hen)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|