Untitled Document
Senin, 10 Rajab 1434 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 20 Mei 2013 21:11
Demo, Mahasiswa Desa Kadisduk Capil Kampar Dipecat

Senin, 20 Mei 2013 19:34
BUMD Kampar Hadirkan Sejumlah Wahana di Stanum

Senin, 20 Mei 2013 19:26
PT SRL-Dekranasda Meranti Launching Sirup Mangrove Lestari

Senin, 20 Mei 2013 19:25
Keputusan DPP Golkar,
Annas-Andi Jago Pilgubri dan Wardan-Rosman Pilbup Inhil


Senin, 20 Mei 2013 19:24
Jon Erizal Hadiri Ulang Tahun Ikatan Mantan Personil Arhanudse 13

Senin, 20 Mei 2013 19:20
Tumpal Hutabarat segera Dikukuhkan Sebagai Ketua IKBR

Senin, 20 Mei 2013 19:18
DRPD Rohil Panggil Inspektorat, Terkait Kades Jarang Ngantor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Agustus 2012 18:38
Spanduk Pembentukan Kabupaten Mandau Kembali Marak di Duri

Spanduk-spanduk yang berisikan persiapan Kabupaten Mandau kembali marak di Kota Duri, ibukota Kecamatan Mandau, Bengkalis.

Riauterkini -DURI-Spanduk-spanduk yang berisikan persiapan menuju Kabupaten Mandau kembali marak di Kota Duri, ibukota Kecamatan Mandau. Salah satunya dari Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Mandau (KP2KM) yang terpasang di median Jalan Jenderal Sudirman.

Pantauan riauterkini.com, Selasa (21/8/12), spanduk ukuran 5 meter dan lebar 1 meter yang terpasang di pagar pembatas jalan dibawah jembatan penyeberangan itu berisikan ancaman "Jika Mandau tidak disahkan dalam setahun ini, boikot Pilkada, Pilgub dan Pilpres".

Spanduk berisi ancaman itu mendapat perhatian dari warga setempat. Warga yang melintas di jalan itu berhenti sejenak untuk sekadar membaca pesan yang terpampang dalam spanduk itu. Selain spanduk yang berisikan nada boikot sejumlah pemilu tersebut, spanduk berisikan nada ancaman juga dimenghiasi salah spanduk yang lain dengan isi "Jika Mandau tidak disahkan pada tahun 2012, PT Chevron akan dibumi hanguskan".

Menurut pengakuan salah seorang tukang parkir yang tidak ingin identitasnya disebutkan menjelaskan bahwasannya spanduk tersebut sudah sejak malam takbir terpasang tanpa tahu siapa gerangan yang memasang spanduk yang dianggap sebahagian masyarakat sebagai aksi provokasi.

"Tidak tahu Bang siapa yang memasang, setahu saya spanduk ini sudah terpasang sejak malam Takbir," katanya dengan raut wajah pucat saat riauterkini.com menyambangi dan mencoba menanyakan perihal spanduk tersebut.

Saat riauterkini coba mengontak salah seorang dari pengurus KP2KM terkait spanduk yang beredar atas nama KP2KM tersebut, namun tidak satupun yang tersambung.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Demo, Mahasiswa Desa Kadisduk Capil Kampar Dipecat
- Copet, Ibu Beranak Sepuluh Ditahan Polisi
- Dipicu Kicauan di Facebook, Pelajar Keroyok Temannya
- Menyingkap Tabir Perkara Bioremediasi CPI
- Positif Narkotika, Dua Personil Satpol PP Pekanbaru Dipecat
- Dana Operasional BNK Rohul tak Kunjung Cair
- Keluarga Minta Penganiaya Anak Yatim di Rumbai jadi Tersangka


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.186.38
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com