Untitled Document
Senin, 6 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 24 Mei 2015 22:11
Beli Motor Honda Periode 1 Mei-31 Juli ,
Konsumen Berkesempatan Bertemu JKT48 + Ikut Grand Prize Mobil Xenia


Ahad, 24 Mei 2015 22:03
Dewan Juri Dibuat Kaget
Pekanbaru Rekor Peserta Terbanyak Honda Modif Contest 2015


Ahad, 24 Mei 2015 21:07
Karate-do Rohul Raih Juara Umum II di Kejurda Inkado III Riau

Ahad, 24 Mei 2015 20:46
Giliran Direktur Transportasi Bappenas kunjungi P4S

Ahad, 24 Mei 2015 20:37
Surati Kadis Bina Marga,
AKSI Nilai PT DAU Tak Layak Kerjakan Peningkatan Jalan Senilai Rp31,2 M


Ahad, 24 Mei 2015 20:24
Minimalisir Angka Kemiskinan, Pemkab Rohul Mengacu Hasil PBDT

Ahad, 24 Mei 2015 20:18
TNI Siap Kawal Pilkada Serentak Riau,
Danrem 031/WB: Konflik Rohul-Kampar Selesai




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 September 2012 07:55
Upika Inuman Kuansing Hanyutkan 30 PETI

Sebanyak 30 unit peralatan penambang emas tampa izin (PETI) dihanyutkan Upika Inuman, Kuantan Singingi. Penertipan dilakukan karena aktivitasnya ilegal dan bahayakan lingkungan hidup.

Riauterkini-KUANTAN SINGINGI-Maraknya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Inuman membuat Camat Inuman, Mastur Ismail dan masyarakat berang.

Senin (24/9/12), Camat bersama Upika Inuman lainnya dan seluruh unsur pemerintahan desa merazia puluhan kapal PETI. Dalam razia tersebut, Camat beserta rombongan berhasil menghanyutkan puluhan mesin kapal dompeng yang selama ini beraktivitas menambang emas secara ilegal.

“Banyak, sejauh ini sudah ada 30 kapal yang kami hanyutkan ke Sungai Kuantan. Ini baru di tiga desa (Pulau Panjang Hulu, Pulau Panjang Hilir dan Pasar Inuman, red),” jelas Camat Inuman Mastur Ismail SE kepada wartawan, Senin (24/9/12).

Sebelum puluhan kapal ini dihanyutkan, kata Mastur, pihaknya telah menertibkan sejumlah barang-barang yang bisa diangkat, dan sisanya ini hanyut bersama kapal.

Menurut Mastur, ia tidak peduli siapa yang punya kapal dan siapa yang berada dalam kapal. Akan tetapi, dirinya lebih mengedepankan keprihatinannya terhadap semakin rusaknya lingkungan di Inuman. “Tak peduli kita siapa yang mem-backing dan melakukan usaha PETI ini, semuanya kita sikat dan kita hanyutkan ke sungai,” tegasnya.

Sebelum melaksanakan razia ini, Mastur bersama sejumlah pihak lainnya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan, menyurati seluruh kepala desa dan menyebarkan imbauan kepada masyarakat supaya menghentikan aktivitas PETI ini.

“Tak ada yang harus kita sesali, karena sebelum kita melaksanakan razia ini, surat edaran berupa imbauan sudah dilayangkan kepada masyarakat dan pemerintah desa. Kalau masih ada yang beraktivitas di Sungai Kuantan, tentu kita sikat,” ujar Mastur.

Menurutnya, banyak dampak negatif dari aktivitas PETI ini. Di samping lingkungan yang tidak sehat, juga mengancam timbulnya penyakit kejiwaan di masyarakat yang telah memanfaatkan air sungai yang sudah tercemar terutama para generasi muda.

Bisa juga kata Mastur, hilangnya pendengaran dari para pekerja, karena setiap saat berkutat dengan kerasnya suara mesin. “Banyak sekarang masyarakat kami yang tuli akibat PETI ini, dan kita tidak menginginkan ini terjadi terus-terusan di Inuman. Kasihan dan iba kita melihat mereka. Makanya, aktivitas ilegal ini harus kita hentikan bersama-sama,” katanya.

Diakui Mastur, pihaknya tidak bisa menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk memberantas aksi ilegal ini. Pasalnya, juga diperlukan partisipasi dari pemerintah dan masyarakat. “Setelah ini hendaknya jangan ada lagi PETI di Inuman, kalau nanti masih kita temukan, kami siap ambil tindak lebih keras lagi,” tukasnya.***RPC




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra inuman
Ya,di hanyut kan,kta pak mastur ismail itu cma gyanya aja,spaya nma baiknya tdak tercmar.


Berita Hukum lainnya..........
- Siswi SMP Dicabuli di Semak Belukar di Tapung
- ‎Berduaan di Tempat Gelap, 45 Muda-mudi Diamankan Satpol PP Pekanbaru
- Bersih-bersih dari Narkoba, ‎Anggota Satpol PP Riau akan Jalani Tes Urine
- Bengkalis Peringkat ke- 3 Pengungkapan Kasus Narkoba di Riau
- Jadi Bandar Sabu, Seorang Oknum Sekuriti di Duri Diamankan Polisi
- Polres Dumai Gulung Dua Bandar Narkoba
- Simpan Setengah Kg Ganja di Pohon Sawit, Warga Inhu Ditangkap


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.7.134
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com