Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Nopember 2018 18:16
Diterima Pemkab Siak,
BRK Serahkan CSR Berupa Asrama Tahfidz Al Alim dan 3 RKB SD Sains Tahfizh Islamic Center


Sabtu, 17 Nopember 2018 17:55
Walikota Pekanbaru Panen Pedet dan Luncurkan Agrotec Farm System di Kelurahan Agrowisata

Sabtu, 17 Nopember 2018 17:25
Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan

Sabtu, 17 Nopember 2018 16:51
Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:12
Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:06
‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul

Sabtu, 17 Nopember 2018 13:24
Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:35
Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:18
Reuni Perak Alumni SMPN 4 Pekanbaru, Donor Darah dan ke Panti Asuhan

Sabtu, 17 Nopember 2018 10:58
Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Menjadi yang Terbaik di Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 September 2014 20:41
Korban Dugaan Pencabulan, Wide Bersedia Damai dengan Gubri

Wide Wirawaty, korban dugaan pencabulan Gubri Annas Maamun terus berjuang menuntut keadilan. Meski demikian, tetap terbuka peluang berdamai, asal syaratnya terpenuhi.

Riauterkini-JAKARTA- Wide Wirawaty yang diduga korban pelecehan seksual Gubernur Riau Annas Maamun menyatakan secara tegas tidak ada kata damai. Meski demikian, putri mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Riau Soemardi Thaher tersebut tetap membuka pintu maaf dengan syarat semua permintaannya dipenuhi oleh Gubri Annas Maamun.

Dijelaskan Wide, jika Annas Maamun ingin berdamai maka dia harus menulis sendiri pernyataannya dengan tulis tangan dan bermaterai, bahwa dia benar-benar telah melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya.

"Jika Annas Maaamun mau damai dia wajib tulis tangan sendiri. "Saya Annas Maamun, Gubernur Riau memang benar telah membuka sendiri resleting celana saya dan mempertontonkan kemaluan saya dan menarik tangan Wide Wirawaty untuk memegangnya," kata Wide.

Selain itu, Wide mengatakan dalam persyaratan tertulis tersebut, Gubri Annas Maamun juga harus berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama kepada dirinya dan perempuan-perempuan lainnya.

"Dia juga harus menulis, dengan berjanji tidak akan melakukan lagi hal yang sama pada saya dan perempuan-perempuan lainnya," ungkapnya.

Setelah itu, Wide mewajibkan Annas Maamun melakukan konferensi pers untuk menyebarkan surat pernyataan tersebut keseluruh media lokal, nasional dan internasional. Dengan dipenuhinya syarat itu, maka dengan sendirinya, Annas Maamun akan berdamai dengan dirinya dan ia pun akan mencabut pengaduan ke Mabes Polri.

"Annas Maamun mesti konpress untuk sebarkan sendiri suratnya tersebut ke seluruh media lokal, nasional maupun internasional. Maka dengan begitu berdamailah Annas Maamun dengan pernyataan dia itu," ujarnya.***(jor)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid
- ‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul
- Hasil Selingkuh, Polsek Minas Tangkap Pasangan Peletak Mayat Bayi di Mobil Innova
- Satpolair Bengkalis Sosialisasi Kambtibmas Perairan
- Polsek Minas Terus Dalami Temuan Mayat Bayi Laki-laki Dalam Mobil Innova
- Termasuk Seorang Caleg dan Seorang PPK,
Penangguhan Penahanan Tersangka Judi di Pangkalan Lesung Ditolak

- Ditinggal Mandi di SPBU, Mobil Innova Ini Dititipi Mayat Bayi Laki-laki
- Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga

- Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan

- Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur

- Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja
- Tangkapan Tiga BNN di Pelalawan, Ringkus Dua Bandar dan Sita Narkoba Miliaran Rupiah
- 3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian

- Terjerat Korupsi Penanggulangan Karlahut,
Jaksa Batal Tuntut Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya

- Hina Bupati Kuansing, Pemilik Akun Wandi Ajo Nye Dilaporkan ke Polisi
- Tiga Pelaku Diringkus dalam Penggrebekan Narkoba di Pelalawan
- Seorang lagi Meninggal, Korban Jiwa Tembok SDN 141 Bukitraya Roboh Dua Jiwa
- Disaksikan Puluhan Warga, BNNP Riau Tangkap Bandar Ribuan Butir Ekstasi di Pelalawan
- Sudah Dipasang Peringatan, Tembok SDN 141 Pekanbaru Miring Sebelum Roboh
- Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com