Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


7/05/2018 20:41
Upaya Pemkab Inhil Sudah Maksimal Bagi Perbaikan Harga Kelapa

4/05/2018 06:54
Pjs Bupati Inhil Serahkan SK Guru Honor di Kecamatan Keritang

3/05/2018 17:19
Pjs Bupati Inhil Hadiri Penutupan TMMD ke-101 di Keritang

2/05/2018 16:45
Sekda Lantik Pengurus HNSI dan IKA UNRI Kecamatan Gaung

2/05/2018 16:37
Pjs Bupati Inhil Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas ke-110

30/04/2018 22:28
Pemkab Inhil Taja Sosialisasi Perbup Nomor 19 Tahun 2017 dan Permendagri Tentang Hibah dan Bansos

29/04/2018 14:18
Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan

28/04/2018 16:38
Pjs Bupati Inhil Sambut Kedatangan dan Pasangkan Tanjak Kepada Pati Mabes TNI

27/04/2018 14:25
Sekda Harapkan Lombe Selodang Jadi Iven Wisata Tingkat Kabupaten

27/04/2018 06:35
Sekda Inhil Hadiri Istighotsah di Kecamatan Gaung

  Selasa, 18 April 2017 16:34
Soroti Permasalahan Jalan,
Bupati Instruksikan Dishub Batasi Mobil Tonase Tinggi Lewat di Inhil


Riauterkini-TEMBILAHAN-Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menyoroti persoalan perhubungan darat dan lalu lintas darat yang terdapat di beberapa titik di Kabupaten Inhil.

Hal ini diungkapkan Bupati Wardan dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Inhil yang diselenggarakan di Aula Kantor Bupati, Senin (17/4/17).

Dalam rapat tersebut, Bupati Wardan menyampaikan terdapat beberapa ruas jalan yang kembali rusak meski baru saja dibangun. Salah satu contohnya, ruas jalan Sungai Ara menuju Kilometer 8.

"Tepatnya di Simpang Ara hingga Sungai Gergaji hanya beberapa bulan saja (dibangun, red) sudah berlubang. Padahal, awalnya di daerah tersebut sudah dipasang portal agar kendaraan bermuatan berat tidak melewati jalan tersebut. Tapi, nampaknya belum lama dipasang, portal itu sudah dibuka kembali," katanya.

Kepada Dinas Perhubungan Inhil dan instansi terkait lainnya, Bupati meminta, agar dapat menyelesaikan persoalan ini. Menurutnya, akar permasalahan kerusakan jalan tersebut adalah kendaraan bertonase besar yang kerap melalui jalur tersebut.

"Kemungkinan mobil yang melewati jalan tidak sesuai dengan bebannya lagi. Seharusnya, hanya 10 ton akan tetapi yang melewati bisa sampai 50 ton. Maka, dari itu habislah jalan kita menjadi rusak. Jalan–jalan yang sudah di bangun diharapkan agar dipelihara, dengan itu jalan menjadi tetap bagus," tukasnya.

Selain ruas jalan di Sungai Ara hingga Kilometer 8, disebutkan Bupati Wardan, kerusakan pada ruas jalan yang baru saja dibangun mayoritas terjadi di wilayah perkotaan di Kabupaten Inhil.

"Salah satunya jalan yang di depan SMKN 1 (Jalan Sungai Beringin, red) Tembilahan, disitu bisa kita lihat jalannya berlubang, jika lambat menanggulanginya maka semakin besar. Seminggu yang lalu belum begitu besar, tapi kemarin sore saya lewat di jalan itu, lubangnya sudah semakin besar," katanya.

Untuk ruas jalan yang mengalami kerusakan, seperti halnya yang terjadi pada ruas jalan Sungai Beringin, Wardan meminta, agar instansi terkait segera melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi untuk sesegera mungkin dilakukan perbaikan.

"Kita harus gerak cepat. Meski jalan tersebut, bukan kewenangan Kabupaten, melainkan Provinsi, tapi bagai mana harus bisa dikoordinasikan kepada yang berwenang. Agar lalu lintas disekitarnya dapat berjalan tertib," ujarnya.

Tidak hanya membahas persolan perhubungan darat dan lalu lintas darat, dalam Rapat Koordinasi yang digelar tersebut, juga dilakukan pembahasan tentang 3 hal lainnya yang juga sempat menyita perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil untuk kemudian dapat segera diselesaikan.***(adv/diskominfo/mar).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com