Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


12/10/2017 16:13
Bupati Inhil Komit Lakukan Pencegahan Tipikor terhadap Seluruh Jajaran

12/10/2017 10:46
Bupati Wardan Kunjungi Ponpes Yasin dan Hadiri Haul ke-30 KH Muhammad Rafa'i

12/10/2017 07:20
Bupati Inhil.Harap.Keberadaan Konsul GenRe jadi Langkah Optimal Pembinaan Remaja

11/10/2017 07:34
Muslimat NU Yakin Pelatihan Aswaja Bantu Bangun Karakter Masyarakat Agamis di Inhil

10/10/2017 10:15
Berkunjung ke Concong, Bupati Inhil Ajak Warga Berpartisipasi Sukseskan Program Prioritas

  Jum’at, 19 Mei 2017 17:09
Gandeng Akademisi,
Bupati Wardan Fokuskan Pengembangan Home Industri Kelapa


Riauterkini-TEMBILAHAN-Dalam upaya mengembangkan potensi industri kelapa skala rumah tangga (home industry), Pemerintah Kabupaten Indragiri menggandeng kalangan akademisi melakukan riset.

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menyampaikan, sebagai kawasan yang memiliki potensi kelapa terbesar di Indonesia, maka sudah seharusnya dikembangkan penanaman bibit kelapa unggul asli Inhil, yang kemudian dari turunan kelapa ini dapat menumbuh-kembangkan industri rumah tangga di daerah ini.

"Penelitian yang dilakukan (kalangan akademisi) guna menciptakan home industry berbasis kelapa dapat diawali dengan meneliti bibit kelapa untuk mengindentifikasi kualitas bibit yang unggul," ungkap Wardan, baru-baru ini. Selain itu, penelitian juga dapat berfokus pada produk turunan kelapa.

Diterangkan, setelah riset bibit dilakukan, barulah fokus dengan penelitian pada sub-bidang ekonomi, seperti penelitian terkait potensi keekonomian. Semuanya dilakukan tidak terlepas dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dijelaskan, pembangunan ekonomi, memang sudah semestinya dimulai dengan peningkatan pendapatan perkapita masyarakat. Hal ini harus dilakukan melalui pengembangan potensi sumber daya sektoral yang ada di suatu daerah, seperti halnya Kabupaten Inhil dengan potensi pada sektor perkebunan kelapa.

"Jadi, masyarakat pekebun kelapa di Inhil tidak hanya menghasilkan bahan mentah sebagai bahan baku berupa kelapa bulat saja, melainkan juga bisa memproduksi komoditas olahan yang berbahan baku kelapa dari kebun kelapa mereka," terangnya.

Tentunya, ini dapat menciptakan nilai ekonomis yang lebih lagi dibandingkan dengan hanya menjual hasil kebun berupa kelapa bulat saja.

Terakhir, Bupati Wardan juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar dapat lebih serius lagi menindaklanjuti rencana industrialisasi kelapa berskala rumah tangga ini dengan cara melakukan pembinaan dini terhadap masyarakat pekebun kelapa dan lain sebagainya.

"Kami bersyukur yang datang Rektornya (Rektor Universitas Riau, red) langsung. Ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Universitas Riau terhadap kemajuan Kabupaten Inhil. Perhatian dan kepedulian ini sudah semestinya di respons dengan keseriusan, tidak hanya oleh masyarakat melainkan juga oleh Pemerintah Kabupaten Inhil melalui OPD terkait," tandas Wardan.***(adv/diskominfo/mar).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com