Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


12/10/2017 16:13
Bupati Inhil Komit Lakukan Pencegahan Tipikor terhadap Seluruh Jajaran

12/10/2017 10:46
Bupati Wardan Kunjungi Ponpes Yasin dan Hadiri Haul ke-30 KH Muhammad Rafa'i

12/10/2017 07:20
Bupati Inhil.Harap.Keberadaan Konsul GenRe jadi Langkah Optimal Pembinaan Remaja

11/10/2017 07:34
Muslimat NU Yakin Pelatihan Aswaja Bantu Bangun Karakter Masyarakat Agamis di Inhil

10/10/2017 10:15
Berkunjung ke Concong, Bupati Inhil Ajak Warga Berpartisipasi Sukseskan Program Prioritas

  Senin, 19 Juni 2017 15:19
Bupati Wardan Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Siak 2017

Riauterkini-TEMBILAHAN-Bupati Inhil H Muhammad Wardan memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Siak 2017, Senin (19/6/17).

Kegiatan Apel Gelar Pasukan yang digelar di Lapangan Jalan Gajam Mada Tembilahan ini diikuti juga Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Inhil.

Dimulainya Operasi Ramadniya Siak 2017 di Kabupaten Indragiri Hilir ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel yang terlibat operasi.

Bupati membacakan sambutan tertulis Kapolri Jendral Polisi M Tito Karnavian yang antara lain berbunyi bahwa apel gelar Pasukan ini adalah sebagai wujud kesiapan Polri dalam kegiatan pengamanan Idul Fitri 1438 H, dan sebagai sarana konsolidasi dan pengecekan personel dan sarpras, sebelum melaksanakan pengamanan di lapangan.

Dalam kegiatan pengamanan ini, ada 3 hal yang menjadi perhatian Presiden RI, yaitu stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif dan keamanan, kelancaran dan kenyamanan arus mudik dan arus balik.

Menyikapi hal tersebut Polri telah melakukan langkah - langkah berupa pembentukan Satgas Pangan dan mengiatkan patroli serta deteksi dini terhadap kerawanan, dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas dan Intelijen.

"Bagi kelancaran arus lalu lintas, ditekankan kepada semua personel untuk memberikan pelayanan secara all out, berikan atensi penuh pada daerah rawan laka dan rawan macet, terutama pada puncak arus mudik H - 2 dan puncak arus balik H + 5," pesan Kapolri yang dibacakan Bupati Wardan.

Dalam operasi terpusat Ramadniya 2017 ini yang dilaksanakan selama 16 hari, Polri menurunkan 187.012 personel ditambah dari stakeholder terkait yaitu mulai dari unsur TNI sampai jajaran Pemda. Pada pelaksanaan operasi tahun 2016, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa, namun dalam kasus gangguan kamtibmas dan tindak kejahatan, terjadi peningkatan.

Untuk itu, diharapkan personel bisa bekerja secara optimal terutama pada 3 hal yang menjadi fokus Presiden, dan ciptakan harmonisasi dengan stakeholder terkait lainnya.

Terakhir Kapolri mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H, dan Mohon maaf lahir dan Bathin, kepada seluruh anggota Polri dan seluruh elemen pengamanan, dimana pun berada.

Dalam operasi ini, Polres Inhil menerjunkan sebanyak 286 orang personel, ditambah bantuan dari TNI, Sat Pol PP, Dishub, Diskes, dan Bina Marga sebanyak 81 personel.

"Personel-personel tersebut akan disebar pada 3 Pos Pengamanan masing - masing di Jalan Sudirman Tembilahan, Kuala Rumbai Kempas dan Selensen Kemuning dan 2 Pos Pelayanan di Pelabuhan Pelindo Tembilahan dan Sungai Guntung Kateman," jelas Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK.

Setelah pelaksanaan apel gelar pasukan, dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan berupa Narkoba, Miras/Mitras, dan petasan.

Adapun barang bukti narkoba yang dimusnahkan sebanyak 82.1 gram, Miras berbagai merek sebanyak 814 kaleng, dan Miras jenis tuak sebanyak 540 liter serta mercon sebanyak 5.324 batang dengan berbagai ukuran.***(adv/diskominfo/mar).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com