Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


17/01/2018 12:00
Bupati Inhil Serahkan Penghargaan pada OPD dan Kecamatan Tertepat Laporan Fisik dan Keuangan TA 2017

17/01/2018 11:14
Bupati Inhil Ingatkan ASN Tingkatkan Kemampuan Pahami dan Taati Aturan

16/01/2018 15:47
Bupati Inhil Minta Rehabilitasi SDN 011 Desa Sungai Ambat, Enok Diprioritaskan

16/01/2018 15:27
Bupati Inhil Harapkan Kontribusi IKA UR Bantu Pembangunan sampai ke Desa-desa

15/01/2018 15:59
Digelar di Desa Sungai Ambat, Enok
Bupati Inhil Hadiri Haul Sultani Aulia Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani

  Senin, 11 September 2017 17:54
Bupati Inhil dan Delegasi APCC Melihat Proses Pengolahan Kelapa di Tempuling dan Kempas

Riauterkini-TEMBILAHAN-Field Trip ke lahan perkebunan kelapa merupakan salah satu rangkaian dalam Festival Kelapa Internasional (FKI) Tahun 2017. Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan dan para delegasi Asian Pacific Coconut Community (APCC) mengikuti kegiatan panen kelapa bersama warga di Parit Tanjung Pasir, Kelurahan Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Senin (11/9/17).

Sebelum proses memanen dimulai, Bupati Wardan tidak lupa mengajak peserta masyarakat dan para delegasi untuk memperagakan salam khas, salam lima jari, 'salam kelapa'.

“Salam kelapa, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kelapa yang ada disana langsung kita hanyutkan,” ujar Bupati Inhil memulai proses menghilirkan kelapa yang disambut riuh meriah delegasi dan masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan kegiatan tersebut.

Setelah kelapa hanyut dari hulu ke hilir menuju tempat yang telah dipersiapkan, kelapa yang berada di dalam kanal selanjutnya dinaikkan ke darat dengan cara ditombak untuk dimasukkan kedalam ambung atau keranjang yang biasanya di sandang di punggung.

Dalam proses menaikkan kelapa dari kanal, Bupati Inhil pun tak mau ketinggalan mencoba proses menombak kelapa tersebut, bersama Direktur Eksekutif APCC Mr Uron Neil Salum dan delegasi negara lainnya, Bupati Inhil dengan cekatan menombak kelapa di permukaan kanal.

Setelah ambung terisi penuh, selanjutnya kelapa dibawa ke tempat proses menyolak atau mengupas untuk kemudian diolah dengan dibawa ke pabrik.

Hampir seluruh delegasi dari berbagai negara tampak mencoba proses menyolak tersebut, seperti delegasi dari India yang tampak mahir dalam menyolak, begitu juga Edy Hariyanto Sindrang yang turut hadir dan tampak mahir melakukan proses tersebut.

Dalam kesempatan ini, dikatakan Wardan, dibawanya para tamu dari luar ini ditujukan untuk melihat langsung perkebunan kelapa dan menyaksikan kehidupan masyarakat yang bertani kelapa.

"Itulah kehidupan masyarakat kita, tempat yang kita kunjungi ini bukan tempat yang baik, masih ada yang lebih baik, kita bisa ke Pulau Burung, disana perkebunan sudah tertata dengan baik," katanya

Namun demikian, tamu yang dibawa Bupati Wardan itu merasa sangat puas dan senang telah berada dan menyaksikan langsung proses panen kelapa, seperti yang diungkapkan delegasi dari Belanda, Sjaak Dekleen, yang merasa sangat senang dengan perjalanan menuju kebun kelapa masyarakat serta bisa mengikuti dan mencoba setiap tahapan memanen kelapa.

"Saya sangat bahagia melihat antusias masyarakat disini, mungkin saya akan kembali, dan saya akan menceritakan kepada orang - orang di negara saya," ujarnya

Usai mengikuti serangkaian kegiatan memanen kelapa, Bupati Inhil bersama para delegasi dan rombongan lainnya pun beranjak menuju Perusahaan Industri Kelapa, PT Inhil Sarimas Kelapa di Kecamatan Kempas.***(adv/mar).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com