Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


5/06/2018 14:41
Pemkab Inhil, Polres Serta Kodim Persiapkan Kedatangan Kapolda Riau dan Danrem 031/Wirabima

4/06/2018 21:29
Sekdakab Inhil Buka Puasa Bersama Kwarcab Gerakan Pramuka

3/06/2018 11:38
Pjs Bupati Inhil Lantik Penjabat Kepala Desa 2 Kecamatan Sekaligus

2/06/2018 17:40
Pjs Bupati Inhil Lantik 5 Penjabat Kepala Desa Kecamatan Gaung

2/06/2018 15:01
Pjs Bupati Inhil Hadiri Peringatan Nuzul Al Qur'an di Masjid Agung Al Huda Tembilahan

2/06/2018 14:34
Pisah Sambut Kajari Inhil, Pjs Bupati Minta Peran Aktif Kejaksaan Wujudkan Good And Clean Governance

31/05/2018 13:03
Pjs Bupati Inhil Hadiri Ulang Tahun BPKP dan Terima Penghargaan APIP Level 2

30/05/2018 18:02
Buka Puasa Bersama KKIH, Rudyanto: Meskipun Berada di Kampung Orang, Tetaplah Punya Motivasi Tinggi untuk Memajukan Kampung Halaman

29/05/2018 16:58
Penerapan Sistem Informasi Terintegrasi Berbasis Aplikasi Mobile

28/05/2018 13:41
Pemkab Inhil Buka Puasa Bersama Pengurus KKIH di Jakarta

  Rabu, 11 Oktober 2017 07:34
Muslimat NU Yakin Pelatihan Aswaja Bantu Bangun Karakter Masyarakat Agamis di Inhil

Riauterkini-TEMBILAHAN-Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) Kabupaten Indragiri Hilir Hj Zulaikhah Wardan menyatakan kegiatan pembinaan keorganisasian dan pembekalan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (Aswaja) memiliki peran strategis dalam pembentukan kader Muslimat NU yang berkualitas.

Hal tersebut diutarakan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan dalam sambutan yang diberikan dalam pembukaan kegiatan pembinaan keorganisasian dan pembekalan Aswaja Muslimat NU Kabupaten Inhil di aula Lantai V Kantor Bupati Inhil, Selasa (10/10/17).

"Karena memiliki peran strategis, maka kegiatan pembinaan dan pembekalan ini dianggap penting untuk dilaksanakan dan telah ditetapkan menjadi salah satu kegiatan prioritas Muslimat NU," ujar Zulaikha Wardan yang juga adalah Ketua TP PKK Kabupaten Inhil sembari mengatakan, kegiatan akan dilangsungkan selama 3 hari, sejak 9 sampai 11 Oktober mendatang.

Selain dinilai memiliki peran yang strategis, penyelenggaraan kegiatan pembinaan dan pembekalan ini, menurut Zulaikha Wardan, dilatarbelakangi oleh ketidaktahuan mayoritas masyarakat di sejumlah Kecamatan tentang organisasi yang telah berdiri sejak 81 tahun silam ini.

"Sewaktu saya melantik pengurus di beberapa Kecamatan, saya mendengar selentingan pertanyaan tentang apa itu Muslimat NU. Bahkan, yang lebih memprihatinkan, ada sebagian kalangan yang bertanya, "Organisasi Politik baru ya?," ungkap Zulaikhah Wardan.

Dengan begitu, Zulaikha mengaku sangat sedih atas ketidaktahuan tersebut. Oleh karenanya, dia bersama jajarannya berinisiatif untuk menaja kegiatan pembinaan dan pembekalan ini.

"Pada kegiatan ini nantinya, para pengurus akan diberikan pengetahuan seputar organisasi Muslimat NU. Dari mereka (Pengurus, red) informasi tentang Muslimat NU ini diharapkan dapat tersebar ke seluruh kalangan masyarakat sehingga tidak ada lagi ketidaktahuan masyarakat tentang apa itu Muslimat NU," paparnya.

Disamping alasan tersebut, dikatakan Zulaikhah Wardan, fungsi dari penyelenggaraan kegiatan ialah sebagai sarana untuk memberikan pengetahuan bagi pengurus Muslimat NU tentang pola pendidikan bagi generasi muda yang saat ini berada dalam kondisi cukup memprihatinkan akibat pengaruh pergaulan bebas.

"Di pundak perempuan, masa depan generasi muda kita menjadi tanggung jawab sehingga pembekalan dan pembinaan ini memang sangat urgen untuk dilaksanakan. Tentunya, demi masa depan yang cerah bagi anak - anak kita. Apa yang didapat merupakan bekal untuk diaplikasikan di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda," tukasnya.

Untuk itu, ia berpesan agar segenap pengurus yang menjadi peserta kegiatan pembinaan dan pembekalan, dapat mengikuti setiap tahapan penyampaian materi dengan serius dan menyerap pengetahuan yang diberikan.

"Meski berat meninggalkan anak dan suami, namun dalam kesempatan ini apa yang akan diperoleh akan sangat berarti dan menjadi bekal dalam kehidupan kita. Semoga apa yang menjadi tujuan kegiatan dapat terealisasi," tutup Zulaikha

Sebagaimana diketahui, sejak dilangsungkan semalam, terdapat serangkaian kegiatan yang telah dilalui oleh para peserta, diantaranya ialah, shalat maghrib berjama'ah, dzikir bersama ba'da maghrib dan ditutup dengan shalat Isya' berjama'ah di Masjid Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila, Tembilahan.

Seusai pembukaan, para peserta kegiatan pun bergeser ke salah satu penginapan di Kota Tembilahan untuk memperoleh presentasi sejumlah materi oleh beberapa narasumber yang telah ditentukan pihak panitia pelaksana.***(adv/mar). Attachmentsuntitled-[1.2].htmltext/html5.2 KiBDownload  |  ViewIMG-20171010-WA0066.jpg

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com