Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


8/06/2018 14:37
Lihat Kesiapan Pembagian Zakat, Sekda Kunjungi Kantor BAZNas Inhil

7/06/2018 22:54
Pjs Bupati Inhil Buka Puasa Bersama Plh Gubri, Kapolda, Danrem 031/Wirabima dan Kabinda

5/06/2018 21:59
Pjs Bupati Inhil Lantik Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Jabatan Fungsional

5/06/2018 14:47
Pjs Bupati Inhil Hadiri Rapat Pemantapan Persiapan Pilkada Serentak 2018

5/06/2018 14:41
Pemkab Inhil, Polres Serta Kodim Persiapkan Kedatangan Kapolda Riau dan Danrem 031/Wirabima

4/06/2018 21:29
Sekdakab Inhil Buka Puasa Bersama Kwarcab Gerakan Pramuka

3/06/2018 11:38
Pjs Bupati Inhil Lantik Penjabat Kepala Desa 2 Kecamatan Sekaligus

2/06/2018 17:40
Pjs Bupati Inhil Lantik 5 Penjabat Kepala Desa Kecamatan Gaung

2/06/2018 15:01
Pjs Bupati Inhil Hadiri Peringatan Nuzul Al Qur'an di Masjid Agung Al Huda Tembilahan

2/06/2018 14:34
Pisah Sambut Kajari Inhil, Pjs Bupati Minta Peran Aktif Kejaksaan Wujudkan Good And Clean Governance

  Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Riauterkini-TEMBILAHAN-Menyambut datangnya Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 25 November, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan menyampaikan sebuah pesan tentang peran guru dalam pendidikan.

Beliau mengatakan, seorang guru memiliki peran penting untuk mencerdaskan anak bangsa dalam keberagaman yang ada, khususnya di Kabupaten Inhil. Di lingkungan sekolah, anak didik perlu diberikan pemahaman oleh seorang guru tentang keberagaman suku, agama, ras dan golongan sebagai sebuah kekayaan yang telah ada sejak zaman nenek moyang ratusan tahun silam.

"Sampaikan kepada anak didik, keberagaman bukan lah sebuah sekat pemisah, melainkan sebuah kekayaan yang tidak dimiliki semua daerah. Atas keberagaman yang ada, sudah sepatutnya mereka bersyukur," imbau Bupati melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/11/17).

Ragam suku, budaya dan agama yang menjadi khazanah daerah, dikatakan Bupati, harus dibarengi dengan toleransi yang tinggi dalam implementasi kehidupan sehari - hari. Setiap anak didik harus menghargai satu sama lain, meski memiliki perbedaan suku, budaya maupun agama.

"Berikan pemahaman akan pentingnya rasa saling menghargai sebagai wujud dari toleransi. Ini tugas seorang guru di sekolah. Imbau anak didik agar jangan mencela teman yang berbeda suku, budaya atau agamanya. Hargai mereka dengan adat dan tradisi yang mereka jalankan," pungkas Bupati.

Bagi guru yang mengajar di daerah pelosok Kabupaten Inhil, Bupati berpesan, agar jangan pernah menyerah dengan keadaan. Dia mengimbau untuk terus berjuang menyalurkan ilmu dan pengetahuan kepada generasi penerus bangsa.

"Terus berjuang, jangan menyerah dengan keadaan. Pengorbanan guru yang tiada tara ini, semoga akan di balas oleh Allah SWT. Di tangan seorang guru bergantung sebuah harapan besar akan lahirnya generasi terbaik bangsa, akan lahir seorang negarawan, akan lahir orang - orang sukses di masa yang akan datang kelak," imbuhnya.***(adv/mar).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com