Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


5/02/2019 13:12
Musrenbang RPJMD Inhil 2018-2023,
Bupati Tekankan Progam Peningkatan Ekonomi Dan Kualitas Infrastruktur

1/02/2019 11:48
Kunjungi Pasar Terapung Tembilahan,
Wabup Inhil Sebut Akan Segera Relokasi Pedagang ke Tempat yang Lebih Aman

31/01/2019 19:45
Bupati Launching Perizinan Online

29/01/2019 15:19
3 Tahun Restorasi Gambut,
Bupati Inhil Nyatakan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Lahan Gambut

28/01/2019 21:31
Bupati Inhil Terima Rapor SAKIP 2018, Bobot Penilaian Alami Kenaikan

27/01/2019 16:17
Wakil Bupati Inhil Hadiri Peresmian Kantor Polsek Batang Tuaka

24/01/2019 17:12
Bupati Inhil Koordinasikan Rencana Pembangunan Gedung Pos SAR Tembilahan

23/01/2019 21:50
Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati Inhil Ungkap Telah Siapkan Berbagai Terobosan

22/01/2019 21:14
Bupati Inhil Lepas Ekspor Perdana Siput Menuju Negeri Jiran, Malaysia

22/01/2019 21:11
DMIJ Plus Terintegrasi, Role Model Pembangunan Ekonomi Kawasan Perdesaan

  Kamis, 8 Pebruari 2018 07:45
Sekda Inhil Hadiri Rakornas Pengendalian Karhutla di Istana Negara

Digelar Rakornas Pengendalian Karhutla di Istana Negara dipimpin Presiden Jokowi. Sekdakab Inhil menjadi peserta kegiatan penting tersebut.

Riauterkini-JAKARTA-Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir H Said Syarifuddin menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/2/18).

Kehadiran Sekda Inhil, H Said Syarifuddin mewakili Bupati Inhil, HM Wardan ini juga didampingi oleh Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra dan Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Andrian Siregar.

Sekda Inhil H Said Syarifuddin menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Inhil untuk membebaskan Kabupaten Inhil dari asap akibat Kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2018.

"Untuk merealisasikan komitmen tersebut Pemerintah Daerah sangat mengharapkan dukungan semua pihak, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah pertanian dan perkebunan maupun perusahaan yang mempunyai atau memiliki lahan di Kabupaten Inhil," ungkap Sekda.

Pada tahun 2017 lalu dengan komitmen yang sama, Pemerintah Kabupaten Inhil berhasil meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga dapat dikatakan tidak ada kabut asap seperti tahun 2016 silam.

“Capaian ini merupakan buah dari komitmen serta kerja keras dan usaha kita bersama, terutama masyarakat yang saling bersinergi dengan Pemerintah Daerah," ujarnya.

Menindaklanjuti arahan dari Presiden RI, Pemerintah Kabupaten Inhil melalui instansi terkait akan terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya peran semua pihak dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Inhil.

Menurut Sekda, Kabupaten Inhil yang memiliki luas lahan gambut yang begitu luas dengan gambutnya yang dalam sangat rentan akan bahaya kebakaran.

“Jadi, masyarakat harus menyadari dan memahami bahwa dampak dari membakar hutan terutama untuk membuka lahan itu sangat merugikan,” pungkasnya.***(adv/mar)

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com