Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


6/03/2019 07:27
Paripurna Ke-3 Masa Persidangan 1, Bupati Inhil Sampaikan 4 Ranperda

3/03/2019 20:46
Bupati Inhil Berharap Kedatangan Menko Kemaritiman Membawa Dampak Positif

2/03/2019 12:55
Bupati Inhil Serahkan SK Kepada 329 CPNS

1/03/2019 13:57
Puncak Rakornas PKK 2019, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Dialog Interaktif Bersama Presiden dan Ibu Negara

27/02/2019 15:29
Bupati Inhil Orasi Ilmiah 'Kampung Qur'an' Pada Wisuda UIN Suska Riau

27/02/2019 13:38
Ketua TP PKK Inhil Ikuti Rakornas PKK Tahun 2019 di Jakarta

26/02/2019 19:38
Pemuncak Penilaian Renaksi 2018,
Bupati Inhil: Ini Peningkatan Prestasi

26/02/2019 07:41
Hadiri Pisah Sambut, Bupati Inhil Siap Dukung Program Gubri Majukan Riau

24/02/2019 17:42
Wakil Bupati Yakin IKASI Inhil Mampu Berkembang dan Maju Pesat

23/02/2019 19:00
Bupati Komitmen Pertahankan Predikat Kabupaten Inhil Sebagai Lumbung Padi Riau

  Ahad, 15 April 2018 22:27
Targetkan Selesai Mei,
Disdukcapil Inhil Miliki Persediaan 12 Ribu Keping Blanko e-KTP


Setelah mendapatkan tambahan blangko e-KTP sebanyak 20.000 keping pada akhir Maret lalu, saat ini Disdukcapil Inhil memiliki persediaan blangko sebanyak 12.468 keping.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Setelah mendapatkan tambahan blangko e-KTP sebanyak 20.000 keping pada akhir Maret lalu, saat ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Inhil memiliki persediaan blangko sebanyak 12.468 keping.

Hal itu Dikatakan Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hilir M Nursal, menurutnya, saat ini persediaan blangko Disdukcapil tidak akan khawatir lagi.

"Komitmen Disdukcapil segera akan merealisasikan pencetakan e-KTP milik masyarakat dengan sesegera mungkin sehingga masyarakat secepatnya memperoleh hak mereka dan dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan mereka," ujar mantan Kabag Humas Pemkab Inhil ini.

Untuk merealisasikannya, Disdukcapil Inhil telah membentuk tim percepatan sejak awal tahun 2018 yang lalu, selama bekerja tim percepatan ini telah dapat mencetak sebanyak 48.476 e-KTP.

Disebutkan, pada bulan Januari 16.774 keping, Februari 14.398 keping, Maret 11.952 keping dan April sampai dengan tanggal 13 yang lalu sudah tercetak 5.352 keping.

"Sedangkan target di bulan April ini akan dicetak sebanyak 20.575 keping secara bertahap, Insya Allah target tersebut akan dapat direalisasikan," ujarnya optimis.

Sementara itu menurut evaluasi pihak provinsi melalui sistem administrasi kependudukan di akhir Maret lalu, Inhil sudah mencapai angka 98,55 persen dalam merealisasikan target perekaman wajib e-KTP.

Dari wajib e-KTP Inhil yang sudah terdaftar di sistem dan sudah memiliki Kartu Keluarga (KK) masih terdapat 6.457 wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman.

"Kami akan kejar terus dengan strategi jemput bola ke lapangan, di samping juga ada masyarakat yang langsung datang ke Disdukcapil untuk direkam data dirinya agar terdata di sistem administrasi kependudukan ini. Kami targetkan selesai pada pertengahan bulan Mei nanti," sebutnya.

Sedangkan, bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman, tetapi belum bisa mendapatkan e-KTP secara fisiknya, maka kepada mereka dapat diberikan Surat Keterangan Perekaman.

Sejak awal tahun 2018 ini, Disdukcapil Inhil sudah mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) sebanyak 2.641 lembar, dengan rincian di bulan Januari 949, Februari 785 lembar, Maret 533 lembar dan di bulan April sampai dengan tanggal 13 lalu sudah tercatat 374 lembar.

Hal tersebut sesuai dengan penegasan dari Dirjen Dukcapil melalui suratnya Nomor 471.13/6398/DUKCAPIL tanggal 6 April 2018 lalu, bahwa Surat keterangan perekaman dapat diberikan sebagai pengganti e-KTP sejauh wajib KTP tersebut sudah melakukan perekaman data dirinya dan sudah tercatat di data base sistem administrasi kependudukan.

"Kami sangat berharap dengan semua pihak, mari kita sama-sama menghimbau dan memotivasi masyarakat kita bagi yang belum melakukan perekaman data dirinya, agar segera melakukan perekaman dengan syarat hanya mempersiapkan foto copy KK," harapnya.

Apalagi tak lama akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu Pilkada Gubernur Riau dan Pilkada Bupati Inhil pada tanggal 27 Juni 2018, dimana e-KTP atau Suket merupakan persyaratan untuk dapat ikut berpartisipasi dalam momen pesta demokrasi tersebut.

"Melalui RT, RW, Kepala Dusun, Pak Lurah, Kades dan Camat serta semua pihak yang tidak dapat kami sebut satu persatu untuk memotivasi masyarakat kita dan selanjutnya memberikan informasi kepada pihak Disdukcapil. Jika masih ada warga masyarakat kita yang sudah wajib KTP tapi belum melakukan perekaman sehingga kami dapat dengan segera menurunkan tim ke lokasi tersebut," tandasnya.***(adv/mar).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com