Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


1/07/2018 16:33

1/07/2018 16:33
Bupati Inhil Hadiri Puncak Peringatan Harlah Muslimat NU ke-72

30/06/2018 10:46
Sempena Harganas Ke-25, Sekda Inhil Melepas Gerak Jalan Santai Forum GenRe Inhil

29/06/2018 21:13
Sempena Harganas Ke-25, Sekda Inhil Melepas Gerak Jalan Santai Forum GenRe Inhil

28/06/2018 18:28
Menang Pilkada Versi Quick Count,
Bupati Inhil Gelar Press Conference dengan Insan Pers

28/06/2018 09:22
Peroleh 51,98 Persen Suara, HM Wardan 'Ungguli' Para Pesaingnya

27/06/2018 17:21
Hari Pemungutan Suara,
Bupati Inhil Laporkan Kejadian 'Aneh Bin Ajaib' kepada Wagubri

26/06/2018 19:07
Bupati Inhil Tinjau Lokasi Jalan Longsor Parit 6 Tembilahan Hulu

25/06/2018 16:20
Hari Pertama Kerja, Bupati Pimpin Rakor Stabilitas Harga Kelapa

25/06/2018 16:14
Bupati Inhil Pimpin Upacara Pencanangan Penguatan Muatan Lokal Budaya Melayu

  Ahad, 29 April 2018 14:18
Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan

Riauterkini-BANTEN-Dinilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil, Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/18).

Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia dan Pekan Imunisasi Dunia Di Gedung Shohibul Barokah, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Provinsi Banten

Pjs Bupati Inhil yang diwakili Asisten 1 Darussalam mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi penyakit malaria.

Darussalam juga dalam hal ini berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek SpM.

"Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria," kata Darussalam.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin menyatakan, eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.

Selama ini, lanjut Zainal Arifin, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria.

"Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil," ujarnya.

Ternyata, upaya yang rutin dilakukan selama ini mampu mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil.

Diharapkan, masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih

"Kemudian, kita mengusulkan 2017 ke Kemenkes agar Inhil dinilai. Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria," jelas Zainal Arifin.***(adv/mad).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com