Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


11/03/2019 14:52
Jajaran Pemkab Inhil Ikuti Bimtek SAKIP

9/03/2019 18:36
Bupati Inhil Ziarahi Makam Syech Mohammad Arsyad Albanjari dan Datuk Landak

9/03/2019 13:46
Bupati Inhil Audiensi Bersama Kemendag RI Bahas Peluang Investasi dan Ekspor Kelapa

7/03/2019 17:32
Puncak Peringatan HUT Damkar dan Satpol PP,
Bupati Inhil Berpesan Junjung Tinggi Pancasila

6/03/2019 14:55
Bupati Beri Tanggapan padda Pandangan Umum Fraksi tentang Ranperda Kabupaten Inhil

6/03/2019 07:27
Paripurna Ke-3 Masa Persidangan 1, Bupati Inhil Sampaikan 4 Ranperda

3/03/2019 20:46
Bupati Inhil Berharap Kedatangan Menko Kemaritiman Membawa Dampak Positif

2/03/2019 12:55
Bupati Inhil Serahkan SK Kepada 329 CPNS

1/03/2019 13:57
Puncak Rakornas PKK 2019, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Dialog Interaktif Bersama Presiden dan Ibu Negara

27/02/2019 15:29
Bupati Inhil Orasi Ilmiah 'Kampung Qur'an' Pada Wisuda UIN Suska Riau

  Ahad, 29 April 2018 14:18
Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan

inilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil, Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek

Riauterkini-BANTEN-Dinilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil, Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/18).

Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia dan Pekan Imunisasi Dunia Di Gedung Shohibul Barokah, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Provinsi Banten

Pjs Bupati Inhil yang diwakili Asisten 1 Darussalam mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi penyakit malaria.

Darussalam juga dalam hal ini berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek SpM.

"Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria," kata Darussalam.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin menyatakan, eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.

Selama ini, lanjut Zainal Arifin, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria.

"Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil," ujarnya.

Ternyata, upaya yang rutin dilakukan selama ini mampu mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil.

Diharapkan, masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih

"Kemudian, kita mengusulkan 2017 ke Kemenkes agar Inhil dinilai. Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria," jelas Zainal Arifin.***(adv/mad).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com