Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


23/10/2018 12:40
Bupati Inhil dan Ketua TP PKK Hadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia

15/10/2018 10:57
Bupati Inhil Harapkan Prestasi Qori dan Qoriah di Ajang MTQ Riau Mendatang

14/10/2018 09:51
Bupati Inhil Buka Penyelenggaraan MTQ Ke - 48 Tahun 2018

13/10/2018 14:56
Bupati Lepas Defile Pawai Ta'ruf dan Bazar MTQ ke-48 Kabupaten Inhil di Kecamatan GAS

12/10/2018 14:03
Bupati Inhil Lantik 6 Penjabat Kepala Desa Sekaligus

9/10/2018 20:43
Pembangunan Turab di Parit 6 Inhil, Warga Sekitar Lakukan Pembongkaran Rumah

9/10/2018 07:33
Bupati Inhil Hadiri Grebek Suro dan Kirab Budaya di Kecamatan Kempas

7/10/2018 13:52
Tinjau Infrastruktur, Bupati Inhil Dampingi Gubernur Riau Terpilih

4/10/2018 15:59
Bupati Serahkan Bantuan 25 Pompong Fiber dan Alat Tangkap Buat Nelayan di Inhil

3/10/2018 21:53
Sekda Inhil Launching Sistem Informasi e-Office Berbasis Web di Lingkungan Setda

  Ahad, 29 April 2018 14:18
Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan

inilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil, Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek

Riauterkini-BANTEN-Dinilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil, Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/18).

Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia dan Pekan Imunisasi Dunia Di Gedung Shohibul Barokah, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Provinsi Banten

Pjs Bupati Inhil yang diwakili Asisten 1 Darussalam mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi penyakit malaria.

Darussalam juga dalam hal ini berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek SpM.

"Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria," kata Darussalam.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin menyatakan, eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.

Selama ini, lanjut Zainal Arifin, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria.

"Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil," ujarnya.

Ternyata, upaya yang rutin dilakukan selama ini mampu mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil.

Diharapkan, masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih

"Kemudian, kita mengusulkan 2017 ke Kemenkes agar Inhil dinilai. Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria," jelas Zainal Arifin.***(adv/mad).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com