Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


4/05/2018 06:54
Pjs Bupati Inhil Serahkan SK Guru Honor di Kecamatan Keritang

3/05/2018 17:19
Pjs Bupati Inhil Hadiri Penutupan TMMD ke-101 di Keritang

2/05/2018 16:45
Sekda Lantik Pengurus HNSI dan IKA UNRI Kecamatan Gaung

2/05/2018 16:37
Pjs Bupati Inhil Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas ke-110

30/04/2018 22:28
Pemkab Inhil Taja Sosialisasi Perbup Nomor 19 Tahun 2017 dan Permendagri Tentang Hibah dan Bansos

29/04/2018 14:18
Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan

28/04/2018 16:38
Pjs Bupati Inhil Sambut Kedatangan dan Pasangkan Tanjak Kepada Pati Mabes TNI

27/04/2018 14:25
Sekda Harapkan Lombe Selodang Jadi Iven Wisata Tingkat Kabupaten

27/04/2018 06:35
Sekda Inhil Hadiri Istighotsah di Kecamatan Gaung

25/04/2018 18:55
Asisten I Inhil Buka Tatap Muka Tim Pengawasan Evaluasi TMMD ke-101

  Ahad, 29 April 2018 14:18
Bupati Inhil Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan

Riauterkini-BANTEN-Dinilai bebas dari penyakit malaria di Kabupaten Inhil, Bupati Inhil menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, Minggu (29/4/18).

Sertifikat itu diserahkan Menkes kepada sejumlah kepala daerah pada saat peringatan Hari Malaria Sedunia dan Pekan Imunisasi Dunia Di Gedung Shohibul Barokah, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Provinsi Banten

Pjs Bupati Inhil yang diwakili Asisten 1 Darussalam mengaku senang dan bangga, karena prestasi yang diterima ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Inhil dalam mengantisipasi penyakit malaria.

Darussalam juga dalam hal ini berkesempatan hadir mengikuti acara peringatan hari malaria sedunia ini sekaligus menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek SpM.

"Alhamddulilah, sertifikat ini milik masyarakat yang begitu peduli dengan kesehatan lingkungan, sehingga Kabupaten Inhil bebas dari penyakit malaria," kata Darussalam.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin menyatakan, eliminasi malaria merupakan program pemerintah pusat, dimana Indonesia bebas malaria tahun 2020 mendatang.

Selama ini, lanjut Zainal Arifin, Kabupaten Inhil selalu rutin melakukan pendataan terhadap warga yang menderita penyakit malaria.

"Apabila ditemukan warga yang positif terjangkit penyakit malaria, langsung kita obati sampai sembuh. Semua obat dan laboratorium sudah kita siapkan di Puskesmas yang ada di Inhil," ujarnya.

Ternyata, upaya yang rutin dilakukan selama ini mampu mengantisipasi menyebarnya penyakit malaria di Inhil.

Diharapkan, masyarakat bersama tenaga kesehatan tetap berkoordinasi dalam upaya pencegahan timbulnya lagi penyakit malaria, serta menjaga lingkungan tetap bersih

"Kemudian, kita mengusulkan 2017 ke Kemenkes agar Inhil dinilai. Sekitar bulan Februari 2018 lalu, tim dari Kemenkes datang ke Inhil, hasilnya memang Inhil bebas dari malaria," jelas Zainal Arifin.***(adv/mad).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com